Warga Desa Lamolori Butuh Perhatian Pemerintah Daerah, Ratusan Hektare Sawah Terancam Kekeringan
Warga Desa Lamolori Butuh Perhatian Pemerintah Daerah, Ratusan Hektare Sawah Terancam Kekeringan
Konawe Selatan, Sultra – 20 Januari 2026
Warga Desa Lamolori, Kecamatan Mowila, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, mendesak perhatian serius dari pemerintah daerah. Pasalnya, ratusan hektare lahan persawahan di desa tersebut dilaporkan mengalami kekeringan akibat rusaknya infrastruktur pengairan.
Berdasarkan pantauan Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia (KGSAI) di lapangan, jaringan irigasi yang selama ini menjadi sumber utama pasokan air ke area persawahan dilaporkan jebol dan tidak lagi berfungsi optimal. Kondisi tersebut dibenarkan oleh Kepala Desa Lamolori saat dikonfirmasi.
“Kondisinya sangat serius. Jika tidak segera ditangani, petani terancam gagal panen,” ungkap Kepala Desa Lamolori.
Kerusakan irigasi ini menyebabkan terhentinya suplai air ke lahan pertanian, sehingga tanaman padi tidak dapat tumbuh maksimal. Akibatnya, ratusan hektare sawah kini berada dalam ancaman puso (gagal panen), yang berpotensi menurunkan pendapatan petani dan mengganggu ketahanan pangan masyarakat setempat.
Penyebab dan Dampak
KGSAI mencatat, penyebab utama kekeringan adalah kerusakan jaringan irigasi dan tanggul penyuplai air ke area persawahan. Dampaknya tidak hanya dirasakan petani, tetapi juga mengancam stabilitas ekonomi desa yang mayoritas warganya bergantung pada sektor pertanian.
Kebutuhan Mendesak
Petani Lamolori saat ini sangat membutuhkan:
- Rehabilitasi jaringan irigasi yang rusak
- Bantuan pompa air untuk mengambil air dari sumber terdekat
- Perbaikan tanggul dan saluran air secara permanen
Harapan kepada Pemerintah Daerah
KGSAI berharap Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan, khususnya melalui Dinas Pertanian dan Dinas Pekerjaan Umum, segera turun langsung ke lokasi untuk melakukan peninjauan dan penanganan cepat.
Dalam beberapa kasus serupa di wilayah Konawe Selatan, pemerintah daerah bersama dinas terkait maupun Balai Wilayah Sungai diketahui pernah melakukan rehabilitasi irigasi sebagai solusi jangka menengah dan panjang.
Warga Desa Lamolori berharap langkah serupa dapat segera dilakukan agar musim tanam padi dapat kembali berjalan normal dan ancaman gagal panen dapat dihindari.
Liputan: (SAM/KAMA)
