Warga Desa Telentam Keluhkan Sulitnya Mendapatkan Pelayanan, Kantor Desa Diduga Jarang Dibuka
BUNGO JAMBI – Masyarakat Desa Telentam, Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, mengeluhkan sulitnya mendapatkan pelayanan administrasi maupun pelayanan umum dari pemerintah desa. Keluhan tersebut muncul karena kantor Desa Telentam diduga jarang dibuka sehingga masyarakat merasa kesulitan saat membutuhkan berbagai keperluan administrasi dan pelayanan dari pihak desa.
Sejumlah warga mengaku kecewa karena ketika datang ke kantor desa untuk mengurus surat menyurat, administrasi kependudukan, pengantar bantuan, hingga berbagai kebutuhan lainnya, kantor desa dalam keadaan tutup dan tidak ada perangkat desa yang berjaga. Kondisi tersebut dinilai sangat menghambat aktivitas masyarakat, terlebih bagi warga yang membutuhkan pelayanan dengan segera.
Menurut keterangan beberapa warga, keadaan ini sudah berlangsung cukup lama dan membuat masyarakat merasa bingung harus mengadu kepada siapa. Mereka menilai pelayanan publik di desa seharusnya menjadi prioritas utama karena kantor desa merupakan tempat masyarakat memperoleh berbagai kebutuhan administrasi maupun informasi terkait pemerintahan desa.
“Sebagai masyarakat kami sangat membutuhkan pelayanan dari desa. Tetapi ketika datang ke kantor desa, sering kali kantor tutup dan tidak ada pelayanan. Kami berharap pemerintah terkait bisa memperhatikan kondisi ini,” ungkap salah seorang warga.
Warga juga berharap agar pemerintah kecamatan maupun pihak terkait lainnya dapat segera turun tangan untuk melakukan evaluasi dan pembinaan terhadap pelayanan pemerintahan Desa Telentam. Menurut mereka, keberadaan kantor desa sangat penting karena menjadi pusat pelayanan masyarakat di tingkat paling bawah.
Selain itu, masyarakat menilai pelayanan desa yang tidak berjalan maksimal dapat berdampak pada banyak hal, mulai dari terhambatnya pengurusan administrasi, kebutuhan bantuan sosial, surat pengantar, hingga berbagai kepentingan masyarakat lainnya. Warga pun berharap kantor desa dapat aktif kembali sebagaimana mestinya layaknya desa-desa lain yang memberikan pelayanan rutin kepada masyarakat.
Kondisi ini juga menjadi sorotan masyarakat luas dan menimbulkan tanda tanya besar mengenai pengawasan dari pihak-pihak terkait selama ini. Warga mempertanyakan sejauh mana fungsi pengawasan dan pembinaan terhadap jalannya pemerintahan desa dilakukan, mengingat keluhan masyarakat disebut sudah cukup lama dirasakan.
Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Bungo, pihak Kecamatan Tanah Sepenggal, hingga instansi terkait lainnya dapat segera menindaklanjuti persoalan tersebut agar pelayanan publik di Desa Telentam kembali berjalan normal dan masyarakat bisa mendapatkan hak pelayanan secara layak, cepat, dan maksimal.
Warga menegaskan bahwa mereka tidak menginginkan konflik ataupun persoalan berkepanjangan, namun hanya berharap adanya perhatian serius dari pemerintah agar pelayanan kepada masyarakat dapat kembali berjalan sebagaimana mestinya demi kepentingan bersama dan kemajuan Desa Telentam ke depannya.
waetawan doni jambi
