Tangki Solar 30 Ton Meledak dan Terbakar di Sebuku, Damkar Gunakan Deterjen Padamkan Api
Tangki Solar 30 Ton Meledak dan Terbakar di Sebuku, Damkar Gunakan Deterjen Padamkan Api
LKGSAI monitoring kebakaran hebat yang terjadi di Desa Pembeliangan RT 01, Kecamatan Sebuku, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Sabtu malam (9/5/2026). Satu unit tangki penampungan solar berkapasitas 30 ton milik warga bernama Ruslan ludes terbakar setelah terdengar ledakan keras.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar malam hari dan sempat membuat warga sekitar panik. Menurut keterangan penjaga tangki, Syahit Hasan, sebelum api membesar terdengar dua kali ledakan sangat keras dari dalam tangki.
“Plat penutup tangki sampai sobek dan terbelah akibat ledakan,” ungkap Danton Damkar Sebuku, Salman Hasan, kepada media monitoring LKGSAI Nunukan, Minggu (10/5/2026).
Petugas pemadam kebakaran Kecamatan Sebuku mengalami kesulitan saat memadamkan api karena bahan yang terbakar merupakan solar. Untuk mengatasi kobaran api, petugas akhirnya menggunakan deterjen sebagai siasat pemutus oksigen agar api dapat dijinakkan.
“Api solar sulit dipadamkan hanya dengan air biasa, sehingga petugas menggunakan campuran deterjen untuk membantu memutus oksigen,” jelas Salman Hasan.
Akibat kejadian tersebut, tangki penampungan solar berkapasitas 30 ton hangus terbakar dan kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Beruntung dalam insiden ini tidak ada korban jiwa.
Ketua DPP LKGSAI, Edi Munadi, dari Jakarta menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang terjadi di Kabupaten Nunukan. Ia meminta Pemerintah Kabupaten Nunukan segera turun meninjau lokasi kejadian dan membantu warga terdampak.
“Kami meminta Pemkab Nunukan segera meninjau langsung kejadian tersebut. LKGSAI siap berkoordinasi dengan Kemnaker agar warga terdampak bisa masuk dalam program padat karya tahun 2026 yang saat ini sedang dibuka. Ini momentum untuk memulihkan ekonomi warga,” tegas Edi Munadi.
Liputan: Samriyani
LKGSAI Nunukan
Sebuku – Sebatik – Nunukan, Kalimantan Utara
