Laporan LKGSAI Soroti Lambatnya Penanganan Dugaan Pungli Barong Sawahan Jombang, Dipanggil ke Inspektorat Jatim
Jombang – Penanganan dugaan pungutan liar (pungli) dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Desa Barongsawahan, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Kabupaten Jombang kembali menjadi sorotan.
Lembaga Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia (LKGSAI) melalui DPC Jombang yang dipimpin Dwi Indarto menilai proses penanganan kasus tersebut berjalan lambat, meskipun laporan dan bukti dari masyarakat sudah diserahkan ke aparat terkait.
Dalam perkembangan terbaru, LKGSAI menyebut pihaknya telah dipanggil oleh Inspektorat Provinsi Jawa Timur untuk dimintai klarifikasi terkait laporan dan temuan awal dugaan pungli yang diduga melibatkan oknum perangkat desa.
Dwi Indarto menegaskan bahwa kasus ini sudah lama dilaporkan, namun progres penanganan dinilai belum menunjukkan kejelasan hukum yang signifikan.
“Kasus ini sudah cukup lama berjalan, tapi progresnya masih belum ada kepastian yang jelas. Padahal dokumen dan laporan sudah kami serahkan,” ujarnya.
Sebelumnya, dugaan pungli di Barongsawahan mencuat dari laporan warga yang mengaku dimintai sejumlah uang dalam proses administrasi PTSL. Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti LKGSAI dengan pengumpulan keterangan saksi serta pelaporan ke aparat penegak hukum.
Berdasarkan pemberitaan yang beredar, Inspektorat Jombang disebut telah melakukan pemanggilan atau klarifikasi terhadap pihak-pihak terkait untuk mendalami dugaan tersebut, meski hasil akhirnya belum diumumkan secara terbuka kepada publik.
LKGSAI menilai perlunya percepatan penanganan agar kasus tidak berlarut-larut dan menimbulkan ketidakpercayaan masyarakat terhadap proses hukum.
Hingga kini, proses pemeriksaan masih berada pada tahap klarifikasi oleh aparat pengawas internal pemerintah (APIP), sementara LKGSAI menyatakan akan terus mengawal kasus tersebut hingga tuntas.
(Berita ini disusun berdasarkan rangkuman laporan dan informasi media terkait perkembangan dugaan pungli PTSL di Desa Barongsawahan, Jombang.)
wartawan jawa timur .
