DPD LKGSAI Jatim Siapkan Program Edukasi Bahaya Narkoba di 230 Sekolah se-Kabupaten Kediri
Kediri — Ketua DPD LKGSAI Jawa Timur, Purnomo, bersama jajaran pengurus DPD Jatim, menggelar diskusi strategis dengan Ketua Umum LKGSAI dalam rangka memantapkan agenda besar edukasi bahaya narkoba yang akan dilaksanakan di wilayah Kabupaten Kediri.
Program ini rencananya akan menyasar 230 sekolah meliputi tingkat SD, SMP, hingga SMA di seluruh Kabupaten Kediri. LKGSAI menargetkan kegiatan ini menjadi gerakan masif yang nantinya akan diperluas ke seluruh wilayah Jawa Timur.
Ketua DPD Jatim, Purnomo, menegaskan bahwa generasi muda saat ini berada pada posisi rawan terhadap berbagai bentuk penyalahgunaan narkotika. Oleh sebab itu, edukasi dini menjadi langkah terbaik untuk mencegah mereka terjerumus.
“Kami berkomitmen penuh bersama Ketum LKGSAI untuk menyelamatkan generasi muda. Edukasi harus dimulai sejak sekolah dasar hingga sekolah menengah agar anak-anak tidak mudah menjadi korban atau terjebak penyalahgunaan narkoba,” tegas Purnomo.
Ketua Umum LKGSAI juga menyampaikan dukungannya dan mengapresiasi langkah cepat DPD Jatim dalam mempersiapkan gerakan besar ini. Menurutnya, keberhasilan program anti-narkoba membutuhkan kolaborasi antara organisasi, sekolah, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat.
Program edukasi ini nantinya akan meliputi:
- Sosialisasi bahaya narkoba,
- Pencegahan dini di lingkungan sekolah,
- Penyuluhan mengenai jebakan atau modus yang sering menjerat pelajar,
- Penanaman karakter dan motivasi hidup sehat tanpa narkoba.
LKGSAI Jatim mengajak seluruh masyarakat, terutama para orang tua dan tenaga pendidik, untuk mendukung penuh langkah ini.
“Mari kita sukseskan misi besar Jawa Timur bebas narkoba. Jangan sampai ada generasi kita yang jatuh dalam jebakan. STOP narkoba!”
Program ini dijadwalkan berjalan bertahap mulai awal tahun mendatang dan akan terus berlanjut di berbagai kabupaten/kota lainnya di Jawa Timur.
tim lkgsai jatim
