Diduga Ada Kejanggalan, Penangkapan di Kafe Amanda Pare Kediri Tuai Pertanyaan
Pare, Kediri — Selasa malam, 17 November 2025, Kafe Amanda di wilayah Pare, Kabupaten Kediri, dikabarkan mengalami peristiwa penangkapan yang menimbulkan tanda tanya di kalangan pengelola dan masyarakat sekitar.
Menurut keterangan karyawan Kafe Amanda, insiden bermula ketika seorang pengunjung meminta agar pihak kafe menghadirkan pemandu lagu dari luar. Permintaan tersebut ditolak oleh pihak kafe karena tidak sesuai dengan aturan operasional.
Merasa tidak puas, pengunjung tersebut mendatangkan sendiri seorang pemandu lagu dari luar, yang belakangan diduga masih di bawah umur. Setelah baru beberapa menit berada di area kafe, pengunjung itu kemudian menuju bagian kasir dan memaksa karyawan untuk mencatatkan sesuatu dalam pembukuan pembayaran, meski tidak jelas apa maksudnya.
Beberapa saat kemudian, terjadi penangkapan terhadap anak di bawah umur yang dibawa oleh pengunjung tadi. Para karyawan kafe mengaku tidak mengetahui alasan penangkapan tersebut. Mereka juga menyatakan bahwa proses penjemputan dilakukan tanpa menunjukkan surat penangkapan resmi, baik kepada penjaga maupun pemilik kafe, sebelum mereka dibawa menuju Polres Kediri.
Tidak hanya itu, pemilik Kafe Amanda juga dipanggil untuk memberikan keterangan. Dalam proses tersebut, menurut keterangan karyawan, terdapat ucapan dari salah satu oknum yang mengatakan “jangan bawa-bawa LSM atau lembaga”, yang semakin menimbulkan dugaan adanya prosedur yang tidak wajar dalam penindakan tersebut.
Karena situasi berlangsung hingga larut malam, sebagian pihak yang berada di lokasi akhirnya membubarkan diri. Namun, pemilik dan karyawan kafe tetap ditahan hingga siang hari berikutnya, sebelum akhirnya dibebaskan tanpa penjelasan rinci mengenai status hukum maupun dugaan pelanggaran yang dituduhkan.
Peristiwa ini memunculkan banyak pertanyaan dari berbagai pihak, terutama mengenai prosedur penangkapan, dugaan keterlibatan anak di bawah umur, serta adanya unsur paksaan dari pengunjung yang sebelumnya mengadakan kontak dengan karyawan.
syampurna kediri
