Warga Empat Lawang Desak PT ELAP Bertanggung Jawab atas Pelanggaran Perjanjian”*
Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan – Warga Kabupaten Empat Lawang kembali menyuarakan tuntutan terhadap PT ELAP, perusahaan sawit yang beroperasi di wilayah mereka. Berdasarkan perjanjian MOU yang ditandatangani pada tanggal 29 September 2011, PT ELAP wajib membangun kebun plasma seluas 25% dan kebun kas desa seluas 3% dari total luas lahan yang diizinkan.
Namun, faktanya, PT ELAP telah melakukan berbagai pelanggaran terhadap perjanjian tersebut. Di antaranya adalah:
Tidak ada pembangunan kebun plasma: PT ELAP tidak memenuhi kewajiban untuk membangun kebun plasma seluas 25% dari total luas lahan.
Manipulasi hutang plasma: PT ELAP melakukan manipulasi hutang plasma sebesar Rp 200 miliar, sehingga petani plasma tidak pernah tahu berapa cicilan yang harus dibayar dan sampai kapan hutang tersebut akan lunas.
Pembagian hasil yang tidak adil: PT ELAP tidak membagi hasil berdasarkan penghasilan TBS, melainkan berdasarkan dana talangan/dana yang ditangguhkan oleh perusahaan.
Pengabaian peraturan ketenagakerjaan: PT ELAP mengabaikan peraturan ketenagakerjaan yang berlaku, sehingga pekerja di perusahaan tersebut tidak mendapatkan hak-hak yang seharusnya.
Kerusakan lingkungan: PT ELAP melakukan pelanggaran HCV (High Conservation Value) sebesar 40% dari total luas lahan, yang berdampak pada kerusakan lingkungan, kehilangan biodiversitas, dan konflik sosial.
Warga Kabupaten Empat Lawang menuntut PT ELAP untuk bertanggung jawab atas pelanggaran-pelanggaran tersebut dan meminta pemerintah untuk melakukan intervensi guna menyelesaikan masalah ini. “Kami tidak akan diam saja terhadap pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh PT ELAP. Kami menuntut keadilan dan tanggung jawab dari perusahaan tersebut,” kata salah satu warga.
Kerabat dari Sragen Naik Kereta Cepat Bandung–Jakarta: Nikmati Perjalanan Bersama Keluarga Tercinta
Bandung – Jakarta, 13 Juli 2025 — Salah satu kerabat dari Ketua Umum LKGSAI, Edi Munadi, yakni ibuk Dah bersama suami tercinta, Pak Darto, menikmati pengalaman berharga menaiki kereta cepat dari Bandung menuju Jakarta. Dalam perjalanan tersebut, keduanya tampak bahagia didampingi oleh anak kesayangan mereka, Naya Angga, yang turut mengantar.
Kereta cepat yang menghubungkan Bandung dan Jakarta ini menjadi pilihan transportasi modern yang nyaman dan efisien. Di sepanjang perjalanan, keluarga dari Sragen tersebut terlihat antusias menikmati pemandangan alam yang memukau, mulai dari pegunungan hijau hingga lanskap kota yang tertata rapi.
“Perjalanan ini sungguh luar biasa, nyaman dan cepat. Bisa menikmati keindahan alam sambil bersama keluarga, rasanya seperti liburan singkat yang menyenangkan,” ungkap Ibu Dah dengan wajah sumringah.
Sebagai bagian dari keluarga besar Ketua Umum Lembaga Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia (LKGSAI), kehadiran Ibu Dah dan Pak Darto dalam perjalanan ini sekaligus menunjukkan dukungan terhadap kemajuan transportasi nasional dan pentingnya mempererat silaturahmi antaranggota keluarga di tengah kesibukan.
Perjalanan mereka menjadi contoh bagaimana fasilitas transportasi modern dapat mempertemukan kebahagiaan keluarga dengan keindahan alam serta kenyamanan berkendara.
DPD LKGSAI Jambi Ajak Seluruh Anggota Aktif Hadir di Kantor Setiap Hari untuk Pererat Persatuan dan Solidaritas
Jambi, 13 Juli 2025 — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia (LKGSAI) Provinsi Jambi mengimbau seluruh anggota aktif untuk hadir setiap hari di kantor DPD Jambi. Imbauan ini disampaikan sebagai langkah nyata dalam mempererat tali persaudaraan, memperkuat solidaritas antaranggota, serta memperkokoh semangat kebersamaan dalam mengembangkan organisasi di wilayah Jambi.
Ketua DPD LKGSAI Jambi menyampaikan bahwa kehadiran rutin para anggota di kantor bukan hanya sekadar formalitas, tetapi menjadi bagian penting dalam menjaga komunikasi, koordinasi, dan konsolidasi antarstruktur. Hal ini juga menjadi wadah untuk berbagi informasi, diskusi strategi, dan merumuskan langkah-langkah ke depan demi kemajuan organisasi.
“Kami membuka pintu kantor DPD setiap hari untuk semua anggota. Ini bukan hanya tempat kumpul, tapi tempat kita menyatukan tekad, merancang langkah ke depan, dan memperkuat rasa persatuan sebagai satu keluarga besar LKGSAI,” ujar Ketua DPD Jambi.
Selain itu, suasana kekeluargaan yang hangat dan semangat gotong royong menjadi ciri khas dalam setiap pertemuan di kantor DPD. Kegiatan diskusi rutin, tukar pikiran, dan laporan perkembangan masing-masing bidang menjadi agenda yang terus berjalan demi kemajuan organisasi secara kolektif.
DPD LKGSAI Jambi berharap semangat kebersamaan ini akan terus tumbuh dan menjadi teladan bagi DPD lain di seluruh Indonesia. Dengan komitmen, kedisiplinan, dan loyalitas para anggota, LKGSAI Jambi optimis dapat menjalankan peran strategisnya dalam mengawal kepentingan masyarakat dan mendukung program nasional.
Ngopi Bareng Pengurus DPP LKGSAI, Bahas Perkembangan dan Evaluasi Kinerja Organisasi
Jakarta, 12 Juli 2025 — Suasana hangat dan penuh keakraban menyelimuti kediaman Ketua Umum Lembaga Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia (LKGSAI) ketika seluruh jajaran pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) berkumpul dalam agenda informal bertajuk “Ngopi Bareng Pengurus”. Kegiatan ini berlangsung di rumah Ketua Umum LKGSAI sebagai bagian dari upaya mempererat tali silaturahmi, sekaligus sebagai forum internal untuk membahas perkembangan organisasi dan mengevaluasi kinerja masing-masing divisi selama satu bulan terakhir.
Dalam pertemuan yang berlangsung santai namun sarat makna ini, seluruh pengurus DPP hadir dengan semangat dan komitmen tinggi. Mereka tidak hanya datang untuk bersilaturahmi, tetapi juga membawa laporan kerja masing-masing divisi. Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam meneguhkan kembali peran LKGSAI sebagai lembaga yang berorientasi pada perjuangan rakyat serta berkomitmen dalam pengawalan terhadap keadilan sosial, supremasi hukum, dan keberpihakan kepada masyarakat kecil.
Ketua Umum LKGSAI dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pengurus yang telah menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan penuh dedikasi. Ia menekankan bahwa kegiatan seperti ini harus rutin dilaksanakan agar antardivisi saling memahami perkembangan dan tantangan yang dihadapi, serta mampu merumuskan strategi bersama ke depan.
“Kita tidak hanya bekerja secara struktural, tetapi juga harus membangun kebersamaan emosional dan visi yang sejalan. LKGSAI dibangun dari semangat kebangsaan, keberanian, dan keikhlasan dalam mengabdi kepada negeri ini,” ujar Ketua Umum.
Satu per satu, para kepala divisi menyampaikan laporan kerja yang meliputi bidang hukum dan advokasi, sosial masyarakat, ekonomi kerakyatan, pemuda dan pendidikan, serta informasi dan komunikasi. Masing-masing memaparkan pencapaian, tantangan di lapangan, serta usulan program lanjutan yang dapat disinergikan dengan divisi lain.
Divisi Hukum dan Advokasi, misalnya, melaporkan telah berhasil menangani beberapa pengaduan masyarakat terkait kasus korupsi, pungli, serta pelanggaran hukum lainnya yang selama ini luput dari perhatian aparat penegak hukum. Sementara Divisi Sosial Masyarakat melaporkan kegiatan bakti sosial dan pendampingan warga kurang mampu di beberapa daerah.
Divisi Ekonomi Kerakyatan menggarisbawahi pentingnya membangun koperasi berbasis anggota LKGSAI yang bertujuan memperkuat ketahanan ekonomi rakyat melalui pola usaha mandiri. Divisi Pemuda dan Pendidikan menyampaikan capaian pelatihan kepemimpinan dan seminar nasional yang melibatkan generasi muda dari berbagai wilayah. Sedangkan Divisi Informasi dan Komunikasi menyoroti pentingnya penguatan media internal untuk memperluas jangkauan informasi dan membangun citra positif organisasi di tengah publik.
Diskusi pun berlangsung dinamis, terbuka, dan penuh semangat. Para pengurus tak hanya menyampaikan laporan, tetapi juga saling memberikan masukan dan kritik konstruktif sebagai wujud kedewasaan organisasi. Tidak ada sekat antara pimpinan dan anggota, semua duduk bersama dalam satu meja, menunjukkan bahwa LKGSAI menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan dan demokrasi.
Acara ngopi bareng ini pun diakhiri dengan komitmen bersama untuk terus meningkatkan kinerja organisasi di tingkat pusat maupun daerah. Seluruh pengurus menyatakan siap menjalankan tugas dengan penuh integritas serta loyalitas terhadap tujuan mulia lembaga.
Dalam penutupan acara, Ketua Umum kembali menegaskan bahwa LKGSAI adalah milik seluruh rakyat Indonesia. “Kita ini alat perjuangan. Maka, jangan pernah lelah untuk terus berbuat dan berkontribusi untuk negeri. Organisasi ini harus menjadi harapan, bukan beban. Menjadi cahaya, bukan bayang-bayang,” pungkasnya.
Dengan semangat gotong royong dan kesadaran kolektif yang terus tumbuh, LKGSAI diyakini akan semakin maju dan menjadi lembaga strategis yang mampu menjawab tantangan zaman dan menjunjung tinggi amanah rakyat.
Jombang, 12 Juli 2025 — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Lembaga Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia (LKGSAI) Kabupaten Jombang menunjukkan kesiapannya dalam menyongsong pelaksanaan berbagai program kerja strategis dengan menggelar rapat internal pengurus. Kegiatan ini difokuskan pada pembagian tugas, konsolidasi struktural, serta penguatan koordinasi lintas bidang sebagai fondasi pelaksanaan kerja organisasi di lapangan.
Rapat yang berlangsung di Sekretariat DPC LKGSAI Jombang ini dipimpin langsung oleh Ketua DPC, Bapak Dwi Indarto, didampingi oleh Sekretaris DPC, Hermanto, dan dihadiri oleh jajaran pengurus inti, termasuk Ketua Satgassus DPP LKGSAI serta Ketua Satgassus DPC, Mahfud, yang secara aktif menyampaikan arahan teknis dalam pembagian peran masing-masing unsur pengurus.
Dalam suasana penuh semangat kebersamaan dan loyalitas terhadap organisasi, rapat ini digelar sebagai bentuk keseriusan DPC Jombang untuk menjabarkan amanah program kerja yang telah dirumuskan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LKGSAI, sekaligus menjamin bahwa pelaksanaannya nanti akan dilakukan secara tertib, terarah, dan tepat sasaran.
Dalam sambutannya, Ketua DPC Dwi Indarto menyampaikan apresiasinya kepada seluruh jajaran pengurus yang telah hadir dan siap memberikan kontribusi terbaik untuk kemajuan organisasi. Ia menekankan bahwa kekompakan dan kerja sama yang solid antar bidang menjadi elemen mutlak dalam menjamin keberhasilan lembaga di daerah.
“Kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Dalam organisasi sebesar ini, sinergi dan kekompakan menjadi fondasi utama. Setiap bidang memiliki tanggung jawab yang penting. Maka, kita semua harus bekerja berdasarkan tugas pokok dan fungsi masing-masing dengan penuh komitmen dan loyalitas,” ujar Dwi Indarto dengan nada tegas.
Lebih lanjut, Dwi menegaskan bahwa DPC LKGSAI Jombang tidak hanya berfungsi sebagai pelaksana teknis, tetapi juga sebagai penggerak yang mampu mengedepankan kepentingan masyarakat, menjadi mitra strategis pemerintah, serta menjaga nama baik organisasi dalam setiap tindakan.
Sementara itu, Mahfud, selaku Ketua Satgassus DPC, menjelaskan bahwa pembagian tugas ini bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari mekanisme kerja profesional yang harus dijalankan secara disiplin.
“Tiap pengurus memiliki jalur kerja yang jelas dan terukur. Dengan dasar ini, kita bisa memastikan bahwa semua kegiatan organisasi akan berjalan dengan rapi, tidak tumpang tindih, dan selaras dengan arahan pusat. Satgassus akan tetap berada di garis depan untuk mendampingi dan memastikan pelaksanaan berjalan optimal,” jelas Mahfud.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari DPD LKGSAI Provinsi Jawa Timur, yang diwakili oleh Bapak Purnomo. Dalam arahannya, Purnomo menyampaikan pentingnya peran DPC-DPC di daerah sebagai ujung tombak lembaga dalam mengimplementasikan visi-misi organisasi. Ia mengajak seluruh pengurus untuk terus menjaga hubungan harmonis antara struktur pusat, provinsi, dan daerah.
“DPD dan DPC adalah satu kesatuan yang saling menopang. Program-program strategis DPP tidak akan dapat berjalan maksimal tanpa dukungan yang solid dari pengurus daerah. Untuk itu, mari kita satukan langkah, kuatkan tekad, dan terus bergerak bersama demi kejayaan organisasi dan kemaslahatan masyarakat,” ungkap Purnomo.
Dalam rapat tersebut, selain pembagian tupoksi kepada masing-masing kepala bidang (kabid), juga dibahas sejumlah rencana aksi yang akan segera dilaksanakan dalam waktu dekat. Beberapa program prioritas mencakup kegiatan sosial masyarakat, pelatihan peningkatan kapasitas anggota, serta keterlibatan aktif dalam program-program pembangunan lokal sebagai mitra kontrol sosial.
Pertemuan ini menjadi penanda bahwa DPC LKGSAI Jombang siap melangkah lebih jauh, tidak hanya sebagai lembaga formal, tetapi juga sebagai kekuatan sosial yang hadir nyata di tengah-tengah masyarakat. Komitmen seluruh jajaran pengurus untuk menjaga integritas, loyalitas, dan profesionalisme dalam mengemban amanah organisasi kembali ditegaskan di akhir pertemuan.
Dengan soliditas yang terbangun, sinergi yang terus dipupuk, serta dukungan penuh dari struktur provinsi dan pusat, DPC LKGSAI Kabupaten Jombang siap menjadi role model organisasi daerah yang adaptif, responsif, dan berdaya saing tinggi dalam menjalankan visi besar LKGSAI secara nasional.
Pengurus DPC Lembaga Komando Garuda Sakti Kabupaten Jombang Gelar Pertemuan dan Laporan Kegiatan di Kantor DPC
Jombang, Jawa Timur – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Lembaga Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia (LKGSAI) Kabupaten Jombang menggelar pertemuan internal bersama seluruh jajaran pengurus, bertempat di Kantor DPC Jombang, Jawa Timur. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi dan menyampaikan laporan kegiatan masing-masing bidang kepada Ketua DPC, Bapak Dwi, selaku pimpinan tertinggi di wilayah Jombang.
Dalam suasana penuh kekeluargaan dan semangat pengabdian, para pengurus satu per satu menyampaikan progres program kerja yang telah dan sedang dijalankan. Mulai dari bidang sosial, advokasi, pemberdayaan masyarakat, hingga kegiatan pemantauan pembangunan di daerah.
Bapak Dwi, dalam arahannya, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dedikasi dan loyalitas seluruh jajaran pengurus. Ia juga menegaskan pentingnya menjaga sinergi serta terus mengedepankan nilai-nilai perjuangan dan pengabdian untuk kepentingan rakyat.
“Saya bangga dengan semangat teman-teman semua. Terus jaga kekompakan dan mari kita jadikan DPC Jombang sebagai contoh positif bagi daerah lain,” ujar Bapak Dwi dalam sambutannya.
Pertemuan ini juga menjadi momen konsolidasi untuk menyusun strategi ke depan, termasuk rencana kerja jangka menengah yang akan melibatkan masyarakat secara lebih aktif dalam berbagai program LKGSAI.
Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan koordinasi antar pengurus semakin solid, dan DPC Jombang mampu menjalankan peran strategis sebagai penyalur aspirasi rakyat serta mitra kritis dalam pembangunan daerah.
Jakarta, 12 Juli 2025 — Ketua Umum Lembaga Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia (LKGSAI), Edi Munadi, mendesak Kejaksaan Agung Republik Indonesia untuk mengusut secara tuntas kasus dugaan korupsi minyak yang menjerat MRC sebagai tersangka. LKGSAI menegaskan bahwa praktik korupsi dalam tata kelola minyak nasional telah merugikan negara dan masyarakat, dan tidak boleh ada ruang bagi pelaku kejahatan tersebut untuk lolos dari jerat hukum.
“Kasus ini bukan hanya tentang individu, tetapi tentang sistem yang selama ini dikuasai oleh kepentingan kelompok tertentu. Kami mendorong agar Kejaksaan Agung benar-benar membongkar seluruh jaringan mafia minyak yang selama ini merusak tata kelola energi nasional,” tegas Edi Munadi dalam keterangan tertulisnya.
Senada dengan itu, Peneliti dari Pusat Studi Anti Korupsi (Pukat) Universitas Gadjah Mada (UGM), Zaenur Rohman, juga menyuarakan harapan besar terhadap langkah hukum yang tengah diambil oleh Kejaksaan. Ia menilai, penetapan MRC sebagai tersangka adalah momentum penting untuk menelusuri lebih dalam praktik-praktik korup di industri minyak negara.
“Segala bentuk korupsi yang terjadi di perusahaan minyak negara harus dibongkar. Ini adalah peluang besar untuk membersihkan industri minyak dari tangan-tangan kotor,” ujar Zaenur, Sabtu (12/7/2025).
Zaenur berharap agar kasus ini tidak berhenti pada pergantian individu semata, tetapi menjadi tonggak reformasi sistem pengadaan dan distribusi minyak di Indonesia.
“Ke depan, pengadaan minyak bumi untuk kebutuhan dalam negeri harus dilakukan secara pruden, transparan, dan akuntabel. Bukan dengan cara-cara koruptif yang menguntungkan segelintir pihak atau kartel tertentu,” tegasnya.
Ia juga menyebut bahwa pengusutan tuntas kasus ini bisa menjadi awal dari pembersihan total terhadap kartel minyak yang selama ini ditengarai bekerja dengan pola sistemik dan koruptif.
LKGSAI dalam berbagai kesempatan telah menyatakan komitmennya untuk terus menjadi telinga dan corong rakyat, terutama dalam mengawal kebijakan strategis negara yang berkaitan langsung dengan kesejahteraan masyarakat, termasuk sektor energi.
“Lembaga kami akan terus memantau dan mendorong proses penegakan hukum yang adil dan transparan. Mafia minyak harus dibongkar dari akar-akarnya,” pungkas Edi Munadi.
Surabaya, 25 April 2025 — Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Lembaga Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia (LKGSAI) Bondowoso, Bapak Ashari, menunjukkan komitmen luar biasa dalam mengawal proses hukum kasus korupsi yang menyeret mantan mantri BRI Unit Tapen, Raditya Ardi Nugraha. Sejak awal proses penyidikan hingga vonis akhir, Ashari terus mendampingi jalannya perkara sebagai bentuk kepedulian terhadap pemberantasan korupsi di daerah.
Mahkamah Agung melalui Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Surabaya resmi menjatuhkan vonis 7 tahun penjara kepada terdakwa Raditya Ardi Nugraha karena terbukti melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama. Selain pidana penjara, terdakwa juga dijatuhi denda sebesar Rp 300 juta, dengan ketentuan apabila tidak dibayar maka diganti dengan pidana kurungan selama 4 bulan.
Dalam amar putusannya, majelis hakim yang dipimpin oleh Ferdinand Marcus Leander dengan anggota Abdul Gani dan Pultoni serta panitera pengganti Achmad Fajarisman, juga menghukum terdakwa untuk membayar uang pengganti kerugian keuangan negara senilai Rp 3.004.780.875.
“Apabila uang pengganti tidak dibayar dalam waktu 1 bulan sejak putusan berkekuatan hukum tetap, maka harta benda terdakwa akan disita dan dilelang oleh Jaksa Penuntut Umum. Jika tidak mencukupi, maka akan diganti dengan pidana penjara selama 3 tahun,” ujar majelis hakim.
Dalam pertimbangan majelis, perbuatan terdakwa bermula pada pertengahan tahun 2022 saat saksi Yanuar Arifin selaku Kepala Unit BRI Tapen memerintahkan Raditya untuk mencari calon debitur kredit KUPEDES. Terdakwa kemudian meminta bantuan Abdus Salam untuk mengumpulkan data identitas warga lanjut usia (60 tahun ke atas) di wilayah Jurangsapi, yang ternyata digunakan untuk memanipulasi pencairan kredit fiktif.
Sebagai imbalan, terdakwa menjanjikan akan membayar hutangnya kepada Abdus Salam senilai Rp 500 juta, yang berasal dari pembangunan rumah milik terdakwa.
Ketua DPC LKGSAI Bondowoso, Ashari, menyampaikan bahwa vonis ini adalah kemenangan rakyat dan menjadi bukti bahwa korupsi tidak akan pernah mendapat tempat di negeri ini.
“Kami dari LKGSAI akan terus berdiri di garda terdepan dalam mengawal setiap proses hukum. Tidak ada tempat bagi koruptor di negeri ini. Siapapun, dan di manapun mereka berada, harus dihukum setimpal,” tegas Ashari.
Langkah tegas dan konsisten yang ditunjukkan Ashari ini menjadi teladan bahwa kolaborasi masyarakat sipil dengan penegak hukum sangat penting untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih
Surabaya, 25 April 2025 — Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Lembaga Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia (LKGSAI) Bondowoso, Bapak Ashari, menunjukkan komitmen luar biasa dalam mengawal proses hukum kasus korupsi yang menyeret mantan mantri BRI Unit Tapen, Raditya Ardi Nugraha. Sejak awal proses penyidikan hingga vonis akhir, Ashari terus mendampingi jalannya perkara sebagai bentuk kepedulian terhadap pemberantasan korupsi di daerah.
Mahkamah Agung melalui Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Surabaya resmi menjatuhkan vonis 7 tahun penjara kepada terdakwa Raditya Ardi Nugraha karena terbukti melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama. Selain pidana penjara, terdakwa juga dijatuhi denda sebesar Rp 300 juta, dengan ketentuan apabila tidak dibayar maka diganti dengan pidana kurungan selama 4 bulan.
Dalam amar putusannya, majelis hakim yang dipimpin oleh Ferdinand Marcus Leander dengan anggota Abdul Gani dan Pultoni serta panitera pengganti Achmad Fajarisman, juga menghukum terdakwa untuk membayar uang pengganti kerugian keuangan negara senilai Rp 3.004.780.875.
“Apabila uang pengganti tidak dibayar dalam waktu 1 bulan sejak putusan berkekuatan hukum tetap, maka harta benda terdakwa akan disita dan dilelang oleh Jaksa Penuntut Umum. Jika tidak mencukupi, maka akan diganti dengan pidana penjara selama 3 tahun,” ujar majelis hakim.
Dalam pertimbangan majelis, perbuatan terdakwa bermula pada pertengahan tahun 2022 saat saksi Yanuar Arifin selaku Kepala Unit BRI Tapen memerintahkan Raditya untuk mencari calon debitur kredit KUPEDES. Terdakwa kemudian meminta bantuan Abdus Salam untuk mengumpulkan data identitas warga lanjut usia (60 tahun ke atas) di wilayah Jurangsapi, yang ternyata digunakan untuk memanipulasi pencairan kredit fiktif.
Sebagai imbalan, terdakwa menjanjikan akan membayar hutangnya kepada Abdus Salam senilai Rp 500 juta, yang berasal dari pembangunan rumah milik terdakwa.
Ketua DPC LKGSAI Bondowoso, Ashari, menyampaikan bahwa vonis ini adalah kemenangan rakyat dan menjadi bukti bahwa korupsi tidak akan pernah mendapat tempat di negeri ini.
“Kami dari LKGSAI akan terus berdiri di garda terdepan dalam mengawal setiap proses hukum. Tidak ada tempat bagi koruptor di negeri ini. Siapapun, dan di manapun mereka berada, harus dihukum setimpal,” tegas Ashari.
Langkah tegas dan konsisten yang ditunjukkan Ashari ini menjadi teladan bahwa kolaborasi masyarakat sipil dengan penegak hukum sangat penting untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas.