Sosok Jepri, Anggota LKGSAI Kaltim yang Vokal, Tegas, dan Tak Pernah Takut Melawan Korupsi
Sosok Jepri, Anggota LKGSAI Kaltim yang Vokal, Tegas, dan Tak Pernah Takut Melawan Korupsi
Di tengah maraknya praktik korupsi dan aktivitas galian C ilegal yang merugikan negara sekaligus merusak lingkungan, muncul sosok pejuang yang berani berdiri di garda terdepan tanpa rasa gentar. Dia adalah Bapak Jepri, salah satu anggota Lembaga Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia (LKGSAI) yang berasal dari Kalimantan Timur.
Nama Jepri mulai dikenal luas di internal organisasi dan juga masyarakat karena sikapnya yang vokal, berani, dan teguh pada prinsip kebenaran. Tidak seperti kebanyakan orang yang mudah mundur ketika menghadapi tekanan atau bujukan, ia justru semakin kuat ketika dihadapkan pada godaan maupun ancaman. Prinsip hidup yang ia pegang adalah bahwa kebenaran harus diperjuangkan sampai akhir, sekalipun harus menghadapi risiko besar.
Tegas Melawan Galian C Ilegal
Salah satu langkah nyata yang dilakukan Bapak Jepri adalah keberaniannya melaporkan praktik galian C ilegal yang kerap dibiarkan begitu saja di berbagai wilayah. Ia menyadari bahwa praktik semacam ini tidak hanya merugikan negara dari sisi penerimaan, tetapi juga membawa dampak serius terhadap kerusakan lingkungan, rusaknya infrastruktur, dan hilangnya hak-hak masyarakat sekitar.
Berbekal komitmen moral dan keberanian, Jepri melangkah tegas tanpa sedikitpun ragu. Meski ada upaya untuk meredam tindakannya dengan cara-cara halus maupun kasar, termasuk tawaran suap agar ia diam, ia tidak pernah tergoda dan tidak mau menjual integritasnya. Baginya, menerima suap sama saja dengan mengkhianati rakyat dan perjuangan yang ia bawa melalui LKGSAI.
Melaporkan ke KPK dan Mengawal Hingga Tuntas
Puncak dari perjuangannya adalah ketika ia melaporkan langsung kasus-kasus korupsi ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tidak hanya sekadar melaporkan, Jepri menunjukkan kesungguhan luar biasa dengan mengawal laporannya sampai ada tindakan nyata dari pihak berwenang.
Bahkan, ia pernah menyatakan dengan tegas bahwa dirinya tidak akan pulang sebelum ada tindak lanjut dari laporan tersebut. Sikap keras dan tidak kompromi ini menunjukkan kualitas seorang pejuang sejati yang tidak hanya berani berbicara, tetapi juga berani bertindak hingga benar-benar ada perubahan.
Inspirasi Bagi Banyak Orang
Keberanian dan ketegasan Bapak Jepri membuatnya menjadi contoh nyata bagi banyak anggota LKGSAI maupun masyarakat luas. Di tengah kondisi di mana banyak orang memilih diam atau bahkan ikut terlibat dalam praktik kotor, Jepri tampil sebagai simbol integritas yang sulit ditawar.
Sosoknya mengingatkan bahwa masih ada orang-orang yang benar-benar berjuang tanpa pamrih, tanpa takut kehilangan jabatan, kedudukan, atau materi. Ia percaya bahwa perjuangan melawan korupsi dan penyelamatan lingkungan adalah bagian dari pengabdian kepada bangsa dan negara.
Harapan ke Depan
Jepri tidak pernah mengklaim dirinya sebagai pahlawan. Ia hanya berharap agar perjuangannya bisa membuka mata banyak pihak, bahwa hukum harus ditegakkan, keadilan harus dijalankan, dan suara rakyat harus diperjuangkan. Ia juga berharap agar langkahnya dapat menjadi motivasi bagi generasi muda, khususnya di Kalimantan Timur, untuk ikut serta dalam melawan praktik-praktik ilegal yang merusak negeri.
Bagi LKGSAI sendiri, keberadaan sosok seperti Jepri adalah aset penting sekaligus bukti nyata bahwa organisasi ini berisi orang-orang yang tulus dan berani membela kepentingan rakyat. Dengan keberanian, konsistensi, dan ketegasan, Jepri menunjukkan bahwa perjuangan melawan korupsi bukanlah sekadar wacana, melainkan aksi nyata yang harus dikawal hingga akhir.
