Miris! Aktivitas PETI di Merangin Kembali Telan Korban dan Rusak Fasilitas Umum
Miris! Aktivitas PETI di Merangin Kembali Telan Korban dan Rusak Fasilitas Umum
Merangin, Jambi – Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, kembali menimbulkan keresahan warga. Di Desa Air Liki Baru, Kecamatan Tabir Barat, alat berat yang diduga milik ACY terparkir dan menutupi akses jalan utama desa, menyebabkan warga kesulitan melintas. Ironisnya, jalan tersebut merupakan satu-satunya akses yang menghubungkan Desa Air Liki Baru dengan Desa Air Liki, serta menjadi jalur utama bagi anak-anak sekolah dan warga sekitar.
Dampak Aktivitas PETI yang Meresahkan
Aktivitas PETI di wilayah ini sudah berlangsung cukup lama dan kini semakin meresahkan masyarakat. Dampaknya tidak hanya pada lingkungan, tetapi juga mengancam keselamatan jiwa warga.
- Kerusakan Jalan Parah:
Alat berat yang digunakan untuk aktivitas penambangan diduga merusak badan jalan secara signifikan. Kondisi jalan yang berlubang dan berlumpur membuat warga kesulitan melintas, terutama saat hujan. Banyak warga mengeluh karena kendaraan mereka sering terjebak di jalan rusak tersebut. - Sering Terjadi Kecelakaan:
Beberapa kali dilaporkan terjadi kecelakaan, baik oleh warga maupun anak sekolah yang melintasi jalan rusak tersebut. Bahkan, sejumlah anak sekolah dikabarkan sering terjatuh karena jalan licin dan tidak layak dilalui. - Warga Semakin Resah:
Masyarakat Desa Air Liki Baru merasa kecewa dan khawatir. Mereka menilai para pelaku PETI tidak memiliki kepedulian terhadap keselamatan dan kenyamanan warga sekitar. “Kami setiap hari melewati jalan ini, anak-anak sekolah pun harus hati-hati. Tapi sampai sekarang tidak ada tindakan dari pihak terkait,” ujar salah satu warga setempat dengan nada kesal.
Harapan dan Tindakan yang Diharapkan
Masyarakat berharap pemerintah desa dan aparat terkait tidak menutup mata terhadap persoalan ini. Mereka mendesak agar segera ada langkah nyata untuk mengakhiri aktivitas ilegal tersebut.
- Peran Kepala Desa:
Warga meminta Kepala Desa Air Liki Baru agar turun langsung menegur dan menindak pelaku PETI yang menggunakan alat berat secara sembarangan. Selain itu, warga juga mendesak agar segera dilakukan perbaikan jalan yang rusak parah. - Tanggung Jawab Aparat Setempat:
Aparat kecamatan dan kepolisian diharapkan tidak hanya diam melihat kondisi ini. Diperlukan langkah tegas agar aktivitas PETI dapat dihentikan sebelum memakan korban jiwa lebih banyak. - Penegakan Hukum dari Pihak Berwajib:
Pihak kepolisian serta instansi terkait diminta menindak tegas pelaku PETI yang terbukti merusak fasilitas umum dan mencemari lingkungan. Penegakan hukum diharapkan menjadi efek jera agar kejadian serupa tidak terus terulang.
