KETUA DPC KAB SEMARANG YASIN KGSAI Lima Dusun di Tegaron Banyubiru Rawan Bencana Longsor
Hujan deras yang terus mengguyur wilayah Kabupaten Semarang khususnya, membuat lima dusun di Desa Tegaron, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang terancam bencana tanah longsor. Lima dusun tersebut berada di daerah bibir tebing sehingga rawan bencana alam longsor. Dusun itu masing-masing Dusun Karang Bawang, Klimo, Gesing, Ludoyong dan Bosen. Demikian diungkapkan KETUA DPC KGSAI YASIN
“Kelima dusun itu, sering terjadi longsor. Bahkan, tidak jarang jika longsor, maka tanah akan menutup akses jalan. Belum lama ini, Dusun Kediran juga mengalami longsor dan kini telah berhasil disingkirkan tanah yang menutupi akses jalan. Piihaknya, telah berkali-kali berpesan kepada warga di wilayah tersebut, agar selalu menjaga lingkungannya serta tidak seenaknya memotongi pohon. Warga yang tinggal di bibir tebing, untuk sementara disarankan mengungsi karena sewaktu-waktu hujan deras bisa berakibat longsor,” jelas Surani Rahman.
Sejumlah warga Kediran bahkan mengaku tidak akan pindah rumah dari Kediran. Pasalnya, mereka sebagian besar warga merupakan asli Kediran, lahir dan dibesarkan di Kediran. Apapun resikonya akan tetap
tinggal di Kediran. Di Banyubiru itu memang banyak wilayah yang rawan longsor, namun warga tetap waspada.
“Kami dan warga lain di Kediran ini, yang rumahnya berada di daerah tebing atau berbukit, tidak akan pindah. Pasalnya, kami lahir dan dibesarkan di Kediran ini. Warga meyakini, jika tidak lama lagi sudah tidak hujan lebat. Kami bahkan selalu waspada akan bencana longsor,” tandas Muh Sapii (56) salah seorang warga Kediran
