KAPOLDA KALTARA BERIKAN PENGHARGAAN ATAS KEBERHASILAN PENGUNGKAPAN 13,816 KG NARKOTIKA DI WILAYAH MANSALONG
KAPOLDA KALTARA BERIKAN PENGHARGAAN ATAS KEBERHASILAN PENGUNGKAPAN 13,816 KG NARKOTIKA DI WILAYAH MANSALONG
Tanjung Selor, 10 November 2025 – Kapolda Kalimantan Utara, Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy, memimpin upacara pemberian penghargaan kepada personel Polri, Satgas Pamtas RI–Malaysia Yonkav 13/SL, serta warga negara Indonesia (WNI) yang berperan aktif dalam pengungkapan kasus narkotika jenis sabu-sabu seberat 13,816 kilogram di wilayah hukum Mansalong, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.
Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Mako Polda Kaltara, Jalan Komjen Dr. H.M. Jasin No. 86, Bumi Rahayu, Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, pada Senin (10/11/2025) pukul 07.00 WITA.
Turut hadir dalam kegiatan antara lain Karo SDM Polda Kaltara Kombes Pol Warsono, Dansatgas Pamtas RI–Malaysia Letkol Kav Ikhsan Maulana Pradana, perwakilan Polda Kaltara, Polres dan Polsek jajaran, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tamu undangan wilayah Tanjung Selor.
Penghargaan bagi Personel TNI dan Polri
Dalam upacara tersebut, Kapolda Kaltara menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada seluruh personel yang terlibat dalam keberhasilan operasi pengungkapan jaringan narkotika lintas batas tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan hasil dari sinergitas yang solid antara TNI, Polri, dan masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan RI–Malaysia yang menjadi jalur rawan penyelundupan narkotika.
Adapun penerima penghargaan terdiri atas personel Polri dan Satgas Pamtas Yonkav 13/SL, yaitu:
Dari Polda Kaltara:
Iptu Doni Setyo, Aiptu Risyadi, Bripka Tri Edi, Brigpol Ardianto, Bripda Arif Nur, Bripda Agustina, Bripda Chaeder, Bripda Figo Luis, dan Bripda Aprianus.
Dari Satgas Pamtas Yonkav 13/SL:
Sertu Zainal Fazrie, Praka Zaenuri, dan Pratu Dandi Rivandi.
Kapolda Kaltara dalam amanatnya menyampaikan bahwa pemberian penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi dan teladan bagi seluruh aparat penegak hukum dan prajurit TNI dalam menjalankan tugas menjaga keamanan serta memberantas kejahatan narkotika di wilayah perbatasan.
Wujud Sinergitas TNI–Polri di Perbatasan
Dansatgas Pamtas RI–Malaysia Letkol Kav Ikhsan Maulana Pradana menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut tidak lepas dari koordinasi intensif antara Satgas Pamtas, Polda Kaltara, dan Polres Nunukan, serta dukungan informasi dari masyarakat perbatasan.
“Kerja sama lintas sektor ini menjadi bukti bahwa sinergitas TNI–Polri bukan hanya slogan, tetapi nyata dalam menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah perbatasan dari ancaman peredaran narkotika,” tegas Dansatgas.
Satgas Pamtas Yonkav 13/SL bersama unsur Polri dan Bea Cukai telah melaksanakan patroli gabungan rutin di sektor Sebuku, Lumbis, dan Mansalong, serta melakukan pembinaan dan sosialisasi kepada masyarakat perbatasan agar berperan aktif memberikan informasi dini terkait aktivitas ilegal.
Langkah Lanjutan dan Penguatan Pengamanan
Sebagai tindak lanjut, Satgas Pamtas Yonkav 13/SL akan terus meningkatkan koordinasi dan evaluasi berkala dengan pihak Kepolisian dan instansi terkait, serta melaksanakan follow up intelijen terhadap kemungkinan keterlibatan jaringan lain di wilayah lintas batas Sebuku–Mansalong.
Selain itu, Satgas juga akan meningkatkan kerja sama lintas sektor (TNI–Polri–Bea Cukai–BNN) dalam pelaksanaan operasi terpadu guna mempersempit ruang gerak sindikat narkotika lintas negara.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap aparat keamanan semakin meningkat, serta sinergitas antarinstansi terus terpelihara dalam menjaga keamanan wilayah Kalimantan Utara, khususnya di perbatasan RI–Malaysia
tim lkgsai
