Dua Letjen Berpeluang Gantikan KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak.lkgsai mendukung penuh
Dua Letjen Berpeluang Gantikan KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak
Jakarta, 10 Februari 2026 –
Wacana pergantian Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak terus menjadi sorotan publik. Dua perwira tinggi TNI disebut-sebut memiliki peluang besar untuk menduduki posisi pucuk pimpinan TNI AD, yaitu:
- Letjen TNI Richard Taruli Haroja Tampubolon – saat ini menjabat sebagai Kepala Staf Umum (Kasum) TNI.
- Letjen TNI Rafael Granada Baay – Sekretaris Utama (Sestama) Badan Intelijen Negara (BIN).
Pengamat militer dan intelijen, Susaningtyas Kertopati, menilai kedua nama tersebut memiliki kapasitas dan rekam jejak yang memenuhi syarat, termasuk pengalaman menjabat sebagai Pangdam dan pemahaman geopolitik yang mumpuni.
Rekam Jejak Strategis
- Letjen Richard Tampubolon pernah memimpin gabungan tiga pasukan elite TNI (Kopassus, Denjaka, Kopasgat) sebagai Komandan Koopsus TNI (2020–2021), serta menjabat Pangkogabwilhan III sebelum menjadi Kasum TNI.
- Letjen Rafael Granada Baay lulusan Akmil 1993 dari Kopassus, pernah menjabat Danpaspampres (2023) dan Pangdam Jaya (2024–2025) sebelum ditunjuk menjadi Sestama BIN.
Keputusan Presiden
Pergantian KSAD sepenuhnya merupakan kewenangan Presiden sebagai Panglima Tertinggi TNI. Hingga kini, belum ada pernyataan resmi terkait waktu maupun nama yang akan ditetapkan menggantikan Jenderal Maruli. Dinamika dan spekulasi diperkirakan akan terus berkembang seiring mendekatnya pergantian jabatan tersebut.
Komentar Lembaga
Ketua Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia (LKGSAI), Edi Munadi SH, memberikan komentarnya terkait wacana ini:
“Dua Letjen yang disebut sebagai kandidat adalah putra terbaik bangsa. Siapa pun yang memimpin nanti, LKGSAI selalu mendukung dan siap mengikuti perintah demi kepentingan negara.”
salam maju
