DPC Kediri LKGSAI Bersama SMPN 2 Pare Gelar Lomba “SMPN 2 Pare Berkarya” dalam Mainan Tradisional
DPC Kediri LKGSAI Bersama SMPN 2 Pare Gelar Lomba “SMPN 2 Pare Berkarya” dalam Mainan Tradisional
Kediri – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Lembaga Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia (LKGSAI) Kabupaten Kediri bersama SMP Negeri 2 Pare menyelenggarakan lomba bertajuk “SMPN 2 Pare Berkarya” dengan tema utama Lomba Karya Mainan Tradisional. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata sinergi antara organisasi masyarakat dengan lembaga pendidikan dalam memajukan kreativitas dan inovasi siswa.
Kepala Sekolah SMPN 2 Pare, Niam Isbat Futhona, S.Pd., M.M., menyampaikan bahwa lomba ini bertujuan memberikan ruang bagi siswa untuk menuangkan ide, keterampilan, serta karya terbaik mereka. “Melalui lomba ini kami ingin menumbuhkan kreativitas, inovasi, sekaligus menguatkan semangat berkarya siswa SMPN 2 Pare. Karya yang dihasilkan tidak hanya bermanfaat, tetapi juga dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat,” ujarnya.
Program ini juga merupakan bagian dari agenda tahunan sekolah bertajuk “Berprestasi, Berkarya, Bermanfaat”, yang konsisten dilaksanakan SMPN 2 Pare setiap tahun. Dalam program tersebut, siswa didorong untuk menghasilkan berbagai karya, mulai dari naskah, desain gambar, hingga karya mainan dan karya kreatif lainnya. Karya-karya terbaik akan dipublikasikan melalui situs resmi sekolah sebagai bentuk apresiasi dan motivasi.
Pelaksanaan lomba kali ini bertepatan dengan momentum Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 Tahun 2025. Bagi SMPN 2 Pare, perayaan HUT RI tidak hanya sebagai ajang memperingati jasa pahlawan, tetapi juga kesempatan untuk menyoroti keberhasilan sekolah dalam mencetak generasi unggul, kreatif, dan religius.
Adapun tujuan utama kegiatan “SMPN 2 Pare Berkarya” antara lain:
- Mendorong Kreativitas dan Inovasi – Mengasah ide serta bakat siswa sesuai semangat Indonesia Emas 2045.
- Memberikan Manfaat – Menghasilkan karya yang bermanfaat dan berdampak positif bagi masyarakat.
- Menemukan Identitas – Membantu siswa menemukan jati diri, mengembangkan keterampilan sosial, serta menumbuhkan sikap positif terhadap belajar.
“Sekolah bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang bagi siswa untuk berproses, berkarya, dan menemukan jati diri mereka,” imbuh Kepala Seko
