Ibu Yanti dari Jombang Hadiri Rapat di Kementerian Kehutanan, Bahas Pembebasan Lahan yang Lama Diperjuangkan Masyarakat
Jakarta — Salah satu sosok perempuan tangguh dari Jombang, Ibu Yanti, yang juga merupakan pengurus aktif Lembaga Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia (LKGSAI), dijadwalkan menghadiri rapat penting di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Rapat ini menjadi momen strategis bagi LKGSAI dalam memperjuangkan hak masyarakat atas lahan yang telah mereka tempati selama bertahun-tahun, namun hingga kini masih belum mendapatkan kepastian hukum.
Dalam agenda tersebut, Ibu Yanti bersama jajaran pengurus pusat LKGSAI akan mendengarkan secara langsung penjelasan dari pihak kementerian terkait perkembangan dan langkah-langkah lanjutan mengenai pengajuan pembebasan lahan masyarakat di berbagai daerah, termasuk di Riau, Jambi, Kalimantan, Kediri, dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Selama ini, masyarakat di daerah-daerah tersebut telah menempati lahan selama puluhan tahun dan telah melalui berbagai proses administrasi — mulai dari penandatanganan berkas oleh tim pelaksana, kepala desa, camat hingga pemerintah daerah — yang seluruhnya sudah diserahkan secara resmi kepada Kementerian LHK.
Kehadiran Ibu Yanti dalam rapat ini menunjukkan komitmen kuat LKGSAI untuk terus berada di garis depan dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat kecil, terutama yang berkaitan dengan persoalan tanah dan lingkungan. Sebagai pengurus dari Jombang, Ibu Yanti juga membawa semangat dari daerah untuk memastikan aspirasi masyarakat benar-benar sampai ke meja pengambil kebijakan di tingkat pusat.
“Ini bukan hanya tentang tanah, tapi tentang keadilan dan hak hidup masyarakat yang sudah lama mengabdi dan menjaga lahan itu. Mereka tidak menuntut lebih, hanya ingin kepastian hukum atas tanah yang sudah mereka tempati dan rawat bertahun-tahun,” ujar salah satu perwakilan LKGSAI yang turut mendampingi Ibu Yanti dalam kesempatan tersebut.
Ketua Umum LKGSAI, Edi Munadi, juga sebelumnya telah menegaskan bahwa lembaganya akan terus menanyakan dan mengawal tindak lanjut pengajuan pembebasan lahan ini. Ia menilai, persoalan agraria yang berlarut-larut tanpa kejelasan dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, terutama bagi mereka yang telah berkontribusi menjaga kawasan tersebut tetap produktif dan bermanfaat.
LKGSAI berharap, melalui rapat ini, pemerintah dapat memberikan kepastian dan solusi yang adil bagi masyarakat yang selama ini menunggu keputusan resmi. Selain itu, lembaga ini juga mendorong agar Kementerian LHK dapat mempercepat proses verifikasi dan tindak lanjut administrasi pembebasan lahan yang telah lama diserahkan.
Kehadiran Ibu Yanti menjadi simbol keteguhan dan peran aktif perempuan dalam memperjuangkan hak rakyat. Dengan semangat kebersamaan dan dukungan dari seluruh pengurus LKGSAI di berbagai wilayah, perjuangan ini diharapkan mampu menghasilkan keputusan yang berpihak kepada masyarakat.
LKGSAI percaya, perjuangan tidak akan sia-sia jika dilakukan dengan tulus, jujur, dan berpihak pada kebenaran. Rapat di Kementerian Kehutanan ini menjadi langkah nyata menuju penyelesaian konflik agraria yang selama ini menjadi keresahan masyarakat di berbagai daerah.
Dengan semangat lembaga komando garuda Garuda Sakti aliansi indonesia, perjuangan untuk keadilan rakyat akan terus dikibarkan — dari Jombang untuk Indonesia.
Ketua Umum LKGSAI Pertanyakan Tindak Lanjut Pengajuan Pembebasan Lahan di Sejumlah Daerah
Jakarta — Ketua Umum Lembaga Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia (LKGSAI), Edi Munadi, akan mempertanyakan kembali tindak lanjut pengajuan pembebasan lahan masyarakat di beberapa daerah, terutama di Riau, Jambi, Kalimantan, Kediri, dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Menurut Edi Munadi, masyarakat di sejumlah wilayah tersebut telah menempati lahan selama puluhan tahun, namun hingga kini belum mendapatkan kejelasan mengenai status dan hak kepemilikan tanah yang mereka tempati.
“LKGSAI akan terus memperjuangkan hak-hak masyarakat. Sudah terlalu lama mereka menunggu kepastian hukum atas tanah yang mereka kelola dan diami,” ujar Edi.
Berkas pengajuan pembebasan lahan yang telah ditandatangani oleh tim verifikasi, kepala desa, camat, hingga pemerintah daerah, juga telah diserahkan secara resmi kepada Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) untuk segera dikaji dan ditindaklanjuti.
Edi berharap, Kementerian LHK dapat segera memberikan respons dan langkah nyata atas pengajuan tersebut, mengingat masyarakat sangat bergantung pada kejelasan status tanah untuk kelangsungan hidup dan pembangunan ekonomi lokal.
“Harapan kami, pemerintah pusat tidak menutup mata. Kami ingin ada kepastian hukum yang adil bagi masyarakat kecil yang sudah puluhan tahun menggarap lahan itu,” tambahnya.
LKGSAI menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses ini hingga mendapatkan kejelasan hukum yang pasti, serta memastikan hak rakyat benar-benar terlindungi oleh negara.
Ketua Umum LKGSAI Kunjungi Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup, Pertanyakan Pembebasan Lahan di Riau
Jakarta — Ketua Umum Lembaga Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia (LKGSAI), Edi Munadi, melakukan kunjungan resmi ke Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLHK) untuk mempertanyakan perkembangan proses pengajuan pembebasan lahan di wilayah Riau.
Dalam pertemuan tersebut, Edi Munadi menyampaikan bahwa masyarakat di kawasan tersebut telah menempati lahan selama lebih dari 30 tahun, dan kini berharap adanya kejelasan serta pengakuan hukum atas hak kepemilikan lahan yang mereka tempati.
“Sudah tiga dekade masyarakat hidup dan mengelola lahan itu. Mereka hanya menginginkan kepastian hukum dan keadilan,” ujar Edi Munadi.
LKGSAI menegaskan akan terus mengawal dan memperjuangkan proses pembebasan lahan tersebut hingga mendapatkan kejelasan dari pihak kementerian. Langkah ini dinilai penting agar masyarakat tidak lagi hidup dalam ketidakpastian hukum, serta agar lahan tersebut dapat dimanfaatkan secara sah dan produktif.
“Kami dari LKGSAI akan terus menindaklanjuti dan mempertanyakan perkembangan kasus ini, karena menyangkut hak dasar masyarakat,” tambahnya.
Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal menuju penyelesaian persoalan agraria yang sudah lama tertunda di Riau, sekaligus menunjukkan komitmen LKGSAI dalam memperjuangkan hak rakyat kecil di seluruh Indonesia.
LKGSAI Siap Kawal Kasus Dugaan Korupsi Proyek Penajam Suit yang Segera Dilimpahkan ke Pengadilan
Penajam Paser Utara — Lembaga Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia (LKGSAI) menyatakan akan mengawal proses hukum kasus dugaan korupsi proyek Penajam Suit yang kini memasuki tahap akhir penyidikan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Penajam Paser Utara (PPU). Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen lembaga dalam mendukung upaya pemberantasan korupsi di daerah.
Ketua Umum LKGSAI, Edi Munadi, menegaskan bahwa lembaganya akan terus memantau perkembangan kasus tersebut hingga tuntas di pengadilan. Ia menilai transparansi dan akuntabilitas hukum harus menjadi prioritas agar kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum tetap terjaga.
“Kami dari LKGSAI akan ikut mengawal kasus dugaan korupsi proyek Penajam Suit ini. Tidak boleh ada lagi permainan dalam penegakan hukum. Masyarakat harus tahu bahwa keadilan benar-benar ditegakkan,” ujar Edi Munadi, Senin (7/10/2025).
Edi menambahkan, LKGSAI juga mendorong Kejaksaan untuk mengusut tuntas seluruh pihak yang terlibat, tanpa pandang bulu. Menurutnya, proyek-proyek strategis yang menggunakan anggaran daerah harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, bukan justru menjadi ladang korupsi.
“Setiap rupiah dari uang rakyat harus digunakan untuk pembangunan, bukan untuk kepentingan pribadi. Jika terbukti bersalah, kami berharap pelaku mendapat hukuman seberat-beratnya,” tegasnya.
Sebelumnya, Kepala Kejari PPU Oktario Hutapea mengungkapkan bahwa penanganan perkara ini sudah hampir rampung dan segera akan dilimpahkan ke pengadilan. Menurutnya, penyidik terus mengebut penyusunan berkas perkara agar tidak terjadi penundaan.
“Mudah-mudahan dalam waktu dekat, sama seperti kasus mangrove, bisa segera disidangkan,” ujar Oktario.
Ia menegaskan, Kejari PPU berkomitmen untuk menuntaskan perkara tersebut dengan cepat, transparan, dan sesuai prosedur. Oktario juga menjelaskan bahwa tersangka kini berstatus tahanan setelah sempat dijemput paksa di Medan, karena tiga kali tidak memenuhi panggilan penyidik.
“Karena sudah tiga kali dipanggil secara patut tapi tidak hadir, kami lakukan upaya paksa. Itu sudah sesuai prosedur,” tegasnya.
Kasus dugaan korupsi proyek Penajam Suit ini menjadi perhatian publik setelah diduga terjadi penyimpangan dalam pelaksanaan kegiatan bernilai miliaran rupiah tersebut. LKGSAI menilai, pengungkapan kasus ini bisa menjadi momentum bagi aparat penegak hukum di daerah untuk menunjukkan keseriusan dalam menindak korupsi, terutama yang merugikan keuangan negara dan menghambat pembangunan daerah.
Dengan pengawalan dari lembaga masyarakat seperti LKGSAI, diharapkan proses hukum berjalan transparan, terbuka, dan berpihak kepada kebenaran serta keadilan bagi seluruh rakyat Penajam Paser Utara.
Pengurus DPC LKGSAI Prabumulih Jalin Kemitraan dengan Pertamina untuk Pemberdayaan dan Pembangunan Daerah
Prabumulih — Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Lembaga Komando Garuda Sakti Aliansi (LKGSAI) Prabumulih melakukan langkah strategis dengan menjalin kemitraan bersama pihak Pertamina. Kerja sama ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat lokal serta mendorong pembangunan berkelanjutan di wilayah Prabumulih.
Melalui kemitraan ini, DPC LKGSAI Prabumulih berkomitmen mendukung berbagai program sosial dan ekonomi masyarakat, khususnya di sektor usaha kecil dan peningkatan kesejahteraan warga sekitar.
Ketua DPC LKGSAI Prabumulih menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan wujud nyata sinergi antara lembaga dan perusahaan dalam membangun daerah. “Kami ingin menjadikan kemitraan ini sebagai contoh nyata bahwa kerja sama antara lembaga masyarakat dan perusahaan bisa membawa dampak positif bagi kota Prabumulih,” ujarnya.
Pihak Pertamina pun menyambut baik inisiatif ini dan berkomitmen untuk mendukung kegiatan yang selaras dengan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan Prabumulih semakin maju dan masyarakatnya semakin berdaya, sejalan dengan visi LKGSAI untuk terus hadir sebagai mitra aktif dalam pembangunan bangsa.
Diduga Sedang Mesum Dipenginapan Oknum Kepala Sekolah Berdamai Dengan APH
Seorang oknum kepala sekolah dasar yang terletak di Kecamatan Gunung Agung Kabupaten Tulang Bawang Barat, ( 06/10/2025 ).
Tertangkap oleh Aparat dari Polsek, seorang oknum kepala sekolah dasar yang terletak di Kecamatan Gunung Agung, diduga sedang mesum dengan prempuan diduga selingkuhannya, dipenginapan.
Dan menurut oknum kepala sekolahnya, memberikan keterangan kepada salah satu wartawan, bahwa masalahnya sudah selesai secara keluargaan termasuk dengan pihak dari Polsek dan ormas juga.
Menurut keterangannya kepala sekolah tersebut telah, menyerahkan uang sebesar Rp 80 jt keoknum polisi, dan 40 jt keoknum ormas.
Dengan adanya kejadian ini, diduga telah terjadi tindak pidana pemersan oleh oknum polisi dan ormas terhadap korban.
Srikandi DPD LKGSAI DKI Jakarta Terus Galakkan Kegiatan Memasak Bersama untuk Dukung UMKM dan Pemberdayaan Perempuan
Jakarta — Srikandi DPD Lembaga Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia (LKGSAI) DKI Jakarta terus menunjukkan kiprah nyata dalam mendukung perekonomian masyarakat, khususnya di sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Melalui kegiatan memasak bersama masyarakat, para Srikandi DPD DKI menjadikan aktivitas ini bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi juga wadah pelatihan dan pemberdayaan bagi pelaku usaha kecil di berbagai wilayah Jakarta.
Program kegiatan memasak ini dilaksanakan setiap hari secara bergiliran di seluruh wilayah DPC se-DKI Jakarta. Setiap kegiatan diisi dengan praktik langsung memasak berbagai menu olahan khas nusantara yang memiliki potensi ekonomi tinggi. Para peserta tidak hanya belajar tentang teknik memasak, tetapi juga tentang pengemasan produk, pemasaran sederhana, serta strategi pengelolaan usaha kecil agar mampu bersaing di era modern.
Ketua DPD LKGSAI DKI Jakarta menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang mendalam terhadap semangat para Srikandi yang terus kompak dan konsisten dalam menjalankan program sosial dan ekonomi masyarakat ini.
“Saya sangat bangga dengan para Srikandi LKGSAI DKI yang selalu aktif dan kompak. Program memasak ini bukan hanya kegiatan rutin, tetapi bentuk nyata kepedulian organisasi terhadap kemajuan UMKM dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Ketua DPD.
Beliau menambahkan, kegiatan seperti ini diharapkan dapat menciptakan dampak positif berkelanjutan bagi masyarakat, terutama kaum ibu rumah tangga yang ingin menambah penghasilan keluarga. Melalui pelatihan sederhana namun efektif, diharapkan akan lahir lebih banyak pelaku usaha baru di bidang kuliner yang dapat berdiri mandiri dan berdaya saing tinggi.
Selain aspek ekonomi, kegiatan memasak bersama ini juga menjadi ajang mempererat kebersamaan dan solidaritas antaranggota LKGSAI. Para Srikandi tampak kompak, bekerja sama, dan saling mendukung selama kegiatan berlangsung. Suasana hangat dan penuh semangat selalu menghiasi setiap kegiatan di lapangan.
Salah satu peserta kegiatan, yang juga anggota DPC Jakarta Timur, menyampaikan rasa senangnya bisa ikut terlibat.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat. Kami tidak hanya belajar masak, tapi juga belajar bagaimana hasil masakan bisa menjadi produk usaha. Kami jadi lebih percaya diri untuk memulai usaha kecil,” ujarnya dengan antusias.
DPD LKGSAI DKI Jakarta berkomitmen akan terus memperluas kegiatan serupa ke berbagai wilayah, termasuk bekerja sama dengan pemerintah daerah, pelaku UMKM, dan komunitas masyarakat lainnya. Harapannya, program ini bisa menjadi gerakan bersama untuk memperkuat ekonomi kerakyatan dan peran aktif perempuan dalam pembangunan bangsa.
Dengan semangat kebersamaan dan kekompakan yang terus terjaga, Srikandi LKGSAI DKI Jakarta membuktikan bahwa perempuan memiliki peran besar dalam mendorong perubahan positif di masyarakat — tidak hanya di bidang sosial, tetapi juga ekonomi dan pemberdayaan komunitas.
LEMBAGA KOMANDO GARUDA SAKTI ALIANSI UCAPKAN SELAMAT
Ketua Umum Lembaga Komando Garuda Sakti Aliansi (LKGSAI), Edi Munadi, menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas dilantiknya Rayhan Shermarhaenis Putra Fansa sebagai Taruna SMKN 61.
“Selamat dan sukses kepada Rayhan Shermarhaenis Putra Fansa. Kejar dan raihlah cita-citamu setinggi mungkin. Jadilah generasi penerus bangsa yang berdisiplin, berprestasi, dan berjiwa nasionalis,” ujar Edi Munadi.
Ucapan ini menjadi bentuk dukungan dan motivasi dari keluarga besar LKGSAI kepada generasi muda Indonesia agar terus berjuang menempuh pendidikan dan meraih prestasi yang membanggakan.
✨ Sukses selalu, Rayhan! Teruslah bersemangat dan berbakti untuk negeri. 🇮🇩
Ketua DPC LKGSAI Jombang Hadiri HUT TNI ke-80 di Koramil Jombang, Sekaligus Syukuran Kenaikan Pangkat
Jombang, 5 Oktober 2025 — Ketua DPC LKGSAI Jombang, Dwi, turut menghadiri upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang digelar di Koramil Jombang. Acara berlangsung khidmat dan penuh semangat nasionalisme, dihadiri oleh berbagai unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, serta organisasi kemasyarakatan setempat.
Dalam kesempatan tersebut, Dwi menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian TNI dalam menjaga kedaulatan serta keamanan negara. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara masyarakat sipil dan aparat pertahanan dalam menjaga stabilitas dan ketertiban di daerah.
Selain menghadiri upacara HUT TNI, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan syukuran atas kenaikan pangkat salah satu anggota TNI yang bertugas di wilayah Koramil Jombang. Suasana penuh keakraban dan kebersamaan terlihat saat seluruh tamu undangan memberikan ucapan selamat dan doa agar TNI semakin jaya serta dekat dengan rakyat.
Dwi menegaskan bahwa LKGSAI Jombang akan terus mendukung program-program positif yang berorientasi pada kepentingan masyarakat dan bangsa. “Kami bangga bisa hadir di momen bersejarah ini, semoga TNI selalu kuat, profesional, dan dicintai rakyat,” ujarnya.
Dalam upaya memperluas jaringan dan memperkuat struktur organisasi hingga ke tingkat ranting, Lembaga Komando Garda Sakti Anak Indonesia (LKGSAI) resmi membuka Posko LKGSAI di Provinsi Sulawesi Selatan.
Pembukaan posko ini menjadi langkah strategis untuk memperkenalkan LKGSAI lebih luas kepada masyarakat serta memperkuat kepercayaan publik terhadap kiprah lembaga dalam bidang sosial, kemanusiaan, dan pengawasan kebijakan publik.
Ketua Umum LKGSAI, Edi Munadi, menyampaikan bahwa keberadaan posko ini diharapkan mampu menjadi pusat koordinasi dan penggerak kegiatan organisasi di wilayah Sulawesi Selatan. “Dengan adanya posko ini, jaringan LKGSAI bisa menjangkau hingga ke akar rumput. Kita ingin LKGSAI hadir nyata di tengah masyarakat,” ujarnya.
Posko LKGSAI Sulawesi Selatan ini dipercayakan kepada Syamsul Alam sebagai penanggung jawab sekaligus pemegang amanah untuk mengelola dan memimpin seluruh kegiatan organisasi di wilayah tersebut.
Syamsul Alam menyatakan siap menjalankan amanah yang diberikan. “Kami akan bekerja keras untuk memperluas jaringan, memperkuat solidaritas antaranggota, dan menjaga kepercayaan yang telah diberikan oleh pimpinan pusat,” ungkapnya dengan penuh semangat.
Dengan dibukanya posko ini, LKGSAI semakin menunjukkan eksistensinya sebagai organisasi yang aktif, solid, dan terus berkembang di berbagai daerah Indonesia.salam maju