Uncategorized
Diduga Milik ACY Alat Berat Parkir Menutupi Jalan
Diduga Milik ACY Alat Berat Parkir Menutupi Jalan
Alat berat diduga milik ACY terparkir menutupi jalan, warga pun menjadi kesulitan untuk melintasi jalur tersebut, ( 05/10/2025 ).
Sudah beberapa kali ditegur warga namun alih alih disingkirkan, malah warga di marahi dari pihak pengurus alat tersebut, sedangkan jalan tersebut merupakan akses atau jalur satu satunya yang menghubungkan antara desa Air Liki Baru dan Air Liki.
Bahkan sudah beberapa kali terjadi kecelakaan warga dan para anak sekolah saat ingin melintasi jalan tersebut, sudah sangat sering terjadi para anak sekolah terjatuh diakibatkan jalannya rusak yang diakibatkan alat berat tersebut.
Ulah para pelaku penambang emas tampa izin ( PETI ) sudah sangat meresahkan warga dan merusak jalan didesa tersebut.
Warga sangat mengharapkan kepada aparat setempat khususnya kepada kepala desanya untuk tidak berdiam diri segera menindak hal ini karna sangat menggangu warga yang hendak melalui jalan tersebut.
Warga sangat mengharapkan tindakan dari kadesnya, karena sudah kerap sekali warga menjadi korban banyak terjatuh saat melintasi jalan tersebut.
Sesuai dengan surat edaran Bupati untuk Camat, Kepala Desa, Serta aparat terkait untuk melaporkan para Penambang Emas Ilegal ( PETI ) diwilayahnya masing masing, kepada pihak berwenang.
Dugaan Korupsi Proyek Rekontruksi Tembok Pehanan Sungai Senilai 12 Miliar Lebih Di Empat Lawang
Dugaan Korupsi Proyek Rekontruksi Tembok Pehanan Sungai Senilai 12 Miliar Lebih Di Empat Lawang
Empat Lawang – proyek Rekonstruksi Tembok Penahan Sungai diduga tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Pelaksana (RAP) yang mengakibatkan buruknya suatu bangunan, Proyek ini di menangkan oleh CV. Timbul Jaya yang di danai oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebesar 12 miliar lebih terletak di Dusun Pulau tengah Desa Bandar Agung, Kecamatan Pasmah Air Keruh, Kabupaten Empat Lawang, Provinsi Sumatera Selatan,
Tim Lembaga Investigasi Negara (LIN) Langsung meninjau lokasi Pengerjaan Tembok Penahan Sungai yang diduga terindikasi adanya celah korupsi yang dalam pantauan tim Investigasi menemukan pengerjaan yang tidak sesuai spesifikasi teknis dan rencana kerja. 1 Oktober 2025
Aprianto selaku Ketua Lembaga (LIN) bersama wartawan Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia (KGSAI) menemukan banyak nya kejanggalan dari bahan atau material yang ada di lokasi proyek yang tidak sesuai dengan rencana kerja dan spesifikasi teknis bangunan, yang mengakibatkan tembok penahan sungai banyak berlubang , retak dan mudah rapuh ini menunjukkan minimnya pengetahuan kontraktor dan lemahnya pengawasan dalam pengerjaan bangunan
Atas temuan ini Aprianto melalui awak media mengatakan, ” Kami akan laporkan temuan ini ke pihak berwenang untuk di tindak lanjuti, dengan permasalahan mutu bangunan , serta diduga adanya celah korupsi dan penyalahgunaan wewenang yang merugikan negara dan masyarakat sekitar. Ungkapnya
Kepala tukang proyek inisial S” saat di Konfirmasi terkait proses pengerjaan dan ketahanan bangunan oleh awak Media “menjelaskan kami bekerja sesuai dengan perintah yaitu Lebar atas 50 Cm dan landasan bawah 1 m untuk kualitas bangunan sudah cukup kuat. Ungkap nya
atas temuan di lapangan, dan sampai berita ini di turun kan belum ada keterangan/penjelasan resmi dari pihak pengawas maupun CV. Timbul Jaya terkait pengerjaan yang bermasalah ini.
Miko Rolis
Ketua DPD LKGSAI Jawa Timur Tegaskan Komitmen Kawal Kasus Korupsi Dana Hibah Pemprov Jatim
Ketua DPD LKGSAI Jawa Timur Tegaskan Komitmen Kawal Kasus Korupsi Dana Hibah Pemprov Jatim
Surabaya – Ketua DPD Lembaga Komunitas Gerakan Sosial Anti Korupsi Indonesia (LKGSAI) Jawa Timur, Bapak Purnomo, memberikan instruksi tegas kepada seluruh jajaran pengurus dan anggota agar selalu mengawal kasus dugaan korupsi dana hibah yang tengah ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Kasus tersebut mencuat setelah KPK mengumumkan 21 tersangka dalam dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan dana hibah untuk kelompok masyarakat di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur tahun anggaran 2019–2022.
“Dari 21 orang tersangka, empat di antaranya merupakan pihak penerima, yakni KUS selaku Ketua DPRD Jatim periode 2019-2024, AS dan AI selaku Wakil Ketua DPRD Jatim periode 2019-2024, serta BGS yang merupakan staf dari AS,” ungkap Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, di Gedung Merah Putih KPK.
Menanggapi hal tersebut, Purnomo menegaskan bahwa pihaknya akan terus memantau jalannya proses hukum agar berjalan transparan dan tidak ada upaya melindungi pihak-pihak tertentu.
“Kami di DPD LKGSAI Jawa Timur berkomitmen penuh untuk mengawal kasus ini hingga tuntas. Dana hibah seharusnya digunakan untuk kesejahteraan masyarakat, bukan untuk memperkaya individu atau kelompok tertentu,” tegasnya.
Ia juga mengajak masyarakat Jawa Timur untuk bersama-sama mendukung langkah penegakan hukum yang dilakukan KPK dan tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang dapat melemahkan semangat pemberantasan korupsi.
“Korupsi dana hibah adalah bentuk pengkhianatan terhadap rakyat. Kami akan berdiri di garda terdepan untuk memastikan keadilan ditegakkan,” tambahnya.
Kasus dugaan korupsi dana hibah Pemprov Jatim ini menjadi perhatian publik, mengingat anggaran tersebut seharusnya diperuntukkan bagi program pemberdayaan masyarakat di berbagai daerah di Jawa Timur.
Haji Nuwardi Pakki (Hj. Momo) Ikuti Upacara dengan Khidmat
Haji Nuwardi Pakki (Hj. Momo) Ikuti Upacara dengan Khidmat
Nunukan – Tokoh masyarakat Haji Nuwardi Pakki yang akrab disapa Hj. Momo turut mengikuti upacara yang digelar pada hari ini dengan penuh khidmat. Kehadiran beliau menjadi perhatian para peserta karena dikenal sebagai sosok yang aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan di wilayah Nunukan.
Dalam upacara tersebut, Hj. Momo tampak berbaur bersama peserta lainnya dengan semangat nasionalisme yang tinggi. Beliau juga menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini penting untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air serta mempererat persaudaraan antarwarga.
“Upacara seperti ini bukan sekadar seremonial, tapi juga bentuk penghormatan kita terhadap perjuangan para pahlawan dan rasa syukur atas kemerdekaan yang kita nikmati saat ini,” ujarnya dengan penuh semangat
Haji Nuwardi Pakki (Hj. Momo) mengucapkan selamat hari ulang tahun yang ke 80
Siti Samriyani dikenal sebagai salah satu aktivis perempuan yang aktif di lkgsai
Nunukan – Siti Samriyani dikenal sebagai salah satu aktivis perempuan yang aktif dan berpengaruh di Kabupaten Nunukan. Sosoknya dikenal tegas, berani menyuarakan kebenaran, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap masyarakat. Sebagai bagian dari keluarga besar Lembaga Komando Garda Sakti Anak Indonesia (LKgsai), Siti Samriyani terus menunjukkan dedikasi luar biasa dalam menjalankan berbagai kegiatan sosial dan advokasi.
Dalam kiprahnya, Siti tidak hanya fokus pada isu-isu sosial, tetapi juga berperan aktif menjalin sinergi positif dengan Pemerintah Kabupaten Nunukan. Ia kerap menjadi penghubung antara masyarakat dan pemerintah dalam memperjuangkan aspirasi serta mencari solusi terhadap berbagai persoalan di daerah.
Atas komitmen dan kontribusinya tersebut, Ketua Umum LKgsai, Edi Munadi, memberikan apresiasi yang tinggi kepada Siti Samriyani.
“Kami sangat bangga dengan sosok Mbak Siti. Ia contoh nyata perempuan tangguh yang menginspirasi banyak orang, terutama di Nunukan. LKgsai akan terus mendukung langkah-langkah positif yang ia lakukan untuk masyarakat,” ujar Edi Munadi.
Dengan semangat yang tak pernah surut, Siti Samriyani menjadi teladan bagi generasi muda dan anggota LKgsai lainnya untuk terus berjuang, bersinergi, dan membawa manfaat bagi daerah.
Maju terus LKgsai Nunukan, tetap solid dan berjuang untuk kebenaran dan keadilan sosial
Wapres Gibran Hadiri Upacara HUT ke-80 TNI di Monas
Wapres Gibran Hadiri Upacara HUT ke-80 TNI di Monas
Jakarta, 5 Oktober 2025 – Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka menghadiri upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang digelar secara khidmat di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada Minggu pagi.
Kehadiran Wapres Gibran menambah semarak acara tahunan tersebut yang dihadiri oleh jajaran pejabat tinggi negara, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, para kepala staf dari tiga matra TNI, serta ribuan prajurit yang mengikuti upacara dengan penuh semangat dan disiplin.
Dalam kesempatan itu, Gibran tampak duduk berdampingan dengan Presiden Prabowo Subianto yang menjadi inspektur upacara. Keduanya menyaksikan langsung parade pasukan, defile alutsista, serta atraksi udara yang melibatkan pesawat tempur TNI AU dan helikopter gabungan tiga matra.
Presiden Prabowo dalam amanatnya menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh prajurit TNI atas dedikasi dan pengabdian mereka dalam menjaga kedaulatan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Ia juga menegaskan pentingnya modernisasi pertahanan dan peningkatan kesejahteraan prajurit.
Wapres Gibran, usai acara, menyampaikan rasa bangganya atas profesionalisme TNI yang terus berkembang. “TNI adalah kebanggaan bangsa. Saya berharap di usia ke-80 ini, TNI semakin kuat, modern, dan semakin dekat dengan rakyat,” ujarnya singkat kepada awak media.
Peringatan HUT TNI ke-80 tahun ini mengusung tema “TNI Patriot NKRI: Pengawal Demokrasi untuk Indonesia Maju”, yang menggambarkan komitmen TNI dalam menjaga stabilitas nasional serta mendukung pembangunan bangsa di berbagai sektor.
Rangkaian acara di Monas berlangsung meriah dengan pertunjukan flypast pesawat tempur, atraksi pasukan khusus, hingga pameran alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang terbuka untuk masyarakat umum.
Silaturahmi Pengurus LKGSAI Bahas Proyek Strategis Demi Kemajuan Organisasi
Silaturahmi Pengurus LKGSAI Bahas Proyek Strategis Demi Kemajuan Organisasi
Jakarta —
Dalam upaya memperkuat soliditas dan mempercepat langkah pembangunan organisasi, Ketua DPD LKGSAI Kabupaten Paser, Ketua DPD LKGSAI Provinsi Jambi, serta sejumlah anggota aktif dari Makassar dan Gowa melaksanakan silaturahmi dan pertemuan strategis bersama Ketua Umum Lembaga Komando Garda Sakti Anak Indonesia (LKGSAI).
Pertemuan ini berlangsung dalam suasana penuh keakraban, kebersamaan, dan semangat pengabdian. Seluruh pengurus yang hadir menyampaikan komitmen bersama untuk terus memperkuat peran dan kontribusi LKGSAI di berbagai bidang sosial, kemanusiaan, serta pengawasan terhadap kebijakan publik di daerah masing-masing.
Ketua Umum LKGSAI dalam arahannya menegaskan bahwa sinergi antar daerah menjadi kunci utama kemajuan organisasi. Ia menilai, pertemuan ini bukan sekadar ajang silaturahmi, melainkan juga wadah untuk menyatukan visi dan langkah dalam mengembangkan proyek-proyek strategis yang akan membawa manfaat besar bagi masyarakat.
“Kita tidak hanya berbicara tentang organisasi, tetapi tentang gerakan nyata yang berdampak bagi masyarakat. LKGSAI harus hadir di tengah rakyat, menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan keadilan sosial dan kesejahteraan bersama,” tegas Ketua Umum LKGSAI dalam sambutannya.
Dalam pembahasan tersebut, sejumlah proyek penting turut menjadi fokus, antara lain peningkatan program pemberdayaan masyarakat, penguatan struktur organisasi di tingkat daerah, serta sinergi lintas wilayah dalam mengawal berbagai persoalan sosial, ekonomi, dan hukum yang terjadi di daerah.
Ketua DPD LKGSAI Paser menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung penuh arahan dan program pusat untuk memastikan keberhasilan implementasi di lapangan. Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua DPD LKGSAI Jambi yang menyoroti pentingnya membangun koordinasi aktif antar DPD agar setiap kegiatan organisasi memiliki arah yang jelas dan hasil yang terukur.
Sementara itu, perwakilan anggota dari Makassar dan Gowa mengungkapkan rasa bangga dapat turut serta dalam pertemuan tersebut. Mereka menilai bahwa langkah Ketua Umum LKGSAI yang terbuka dan komunikatif mampu menumbuhkan semangat baru di kalangan anggota daerah.
Pertemuan ini juga menghasilkan beberapa kesepakatan penting yang akan segera ditindaklanjuti dalam bentuk program nyata di lapangan. Para pengurus sepakat bahwa LKGSAI harus terus menjadi lembaga yang aktif, transparan, dan berpihak kepada masyarakat kecil, sesuai dengan nilai-nilai perjuangan yang telah menjadi dasar berdirinya organisasi.
Menutup pertemuan, Ketua Umum LKGSAI menyampaikan harapan agar seluruh pengurus dan anggota di berbagai daerah dapat terus menjaga kekompakan, menjunjung tinggi etika organisasi, serta bekerja dengan hati demi kemajuan bersama.
“Kita harus terus bergerak. Bersatu, bekerja dengan niat tulus, dan membuktikan bahwa LKGSAI adalah organisasi yang membawa perubahan positif untuk bangsa dan negara,” pungkasnya.
Miris! Aktivitas PETI di Merangin Kembali Telan Korban dan Rusak Fasilitas Umum
Miris! Aktivitas PETI di Merangin Kembali Telan Korban dan Rusak Fasilitas Umum
Merangin, Jambi – Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, kembali menimbulkan keresahan warga. Di Desa Air Liki Baru, Kecamatan Tabir Barat, alat berat yang diduga milik ACY terparkir dan menutupi akses jalan utama desa, menyebabkan warga kesulitan melintas. Ironisnya, jalan tersebut merupakan satu-satunya akses yang menghubungkan Desa Air Liki Baru dengan Desa Air Liki, serta menjadi jalur utama bagi anak-anak sekolah dan warga sekitar.
Dampak Aktivitas PETI yang Meresahkan
Aktivitas PETI di wilayah ini sudah berlangsung cukup lama dan kini semakin meresahkan masyarakat. Dampaknya tidak hanya pada lingkungan, tetapi juga mengancam keselamatan jiwa warga.
- Kerusakan Jalan Parah:
Alat berat yang digunakan untuk aktivitas penambangan diduga merusak badan jalan secara signifikan. Kondisi jalan yang berlubang dan berlumpur membuat warga kesulitan melintas, terutama saat hujan. Banyak warga mengeluh karena kendaraan mereka sering terjebak di jalan rusak tersebut. - Sering Terjadi Kecelakaan:
Beberapa kali dilaporkan terjadi kecelakaan, baik oleh warga maupun anak sekolah yang melintasi jalan rusak tersebut. Bahkan, sejumlah anak sekolah dikabarkan sering terjatuh karena jalan licin dan tidak layak dilalui. - Warga Semakin Resah:
Masyarakat Desa Air Liki Baru merasa kecewa dan khawatir. Mereka menilai para pelaku PETI tidak memiliki kepedulian terhadap keselamatan dan kenyamanan warga sekitar. “Kami setiap hari melewati jalan ini, anak-anak sekolah pun harus hati-hati. Tapi sampai sekarang tidak ada tindakan dari pihak terkait,” ujar salah satu warga setempat dengan nada kesal.
Harapan dan Tindakan yang Diharapkan
Masyarakat berharap pemerintah desa dan aparat terkait tidak menutup mata terhadap persoalan ini. Mereka mendesak agar segera ada langkah nyata untuk mengakhiri aktivitas ilegal tersebut.
- Peran Kepala Desa:
Warga meminta Kepala Desa Air Liki Baru agar turun langsung menegur dan menindak pelaku PETI yang menggunakan alat berat secara sembarangan. Selain itu, warga juga mendesak agar segera dilakukan perbaikan jalan yang rusak parah. - Tanggung Jawab Aparat Setempat:
Aparat kecamatan dan kepolisian diharapkan tidak hanya diam melihat kondisi ini. Diperlukan langkah tegas agar aktivitas PETI dapat dihentikan sebelum memakan korban jiwa lebih banyak. - Penegakan Hukum dari Pihak Berwajib:
Pihak kepolisian serta instansi terkait diminta menindak tegas pelaku PETI yang terbukti merusak fasilitas umum dan mencemari lingkungan. Penegakan hukum diharapkan menjadi efek jera agar kejadian serupa tidak terus terulang.
