Tim LKGSAI Dukung Aspirasi Warga, Kuwu Cihideung Hilir dan 12 Perangkat Desa Resmi Mengundurkan Diri
Kuningan – Tim Lembaga Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia (LKGSAI) menyatakan dukungan penuh terhadap perjuangan masyarakat Desa Cihideung Hilir, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan, yang menuntut adanya perubahan kepemimpinan desa.
Kuwu Cihideung Hilir, Dede Agus Sugara, bersama 12 perangkat desa, secara resmi menandatangani surat pengunduran diri pada Senin (5/1/2026) pagi. Keputusan tersebut diambil menyusul aksi besar-besaran warga yang mendesak agar seluruh jajaran pemerintahan desa mundur dari jabatannya.
Dalam keterangannya, Dede Agus Sugara mengaku menandatangani surat pengunduran diri dengan lapang dada dan penuh kelegowoan sebagai bentuk respons atas tekanan serta tuntutan masyarakat. Pernyataan ini dikutip dari Kuninganmass.com.
Aksi warga dipicu oleh kekecewaan mendalam terhadap kinerja pemerintahan desa. Sejumlah aspirasi yang telah disampaikan masyarakat melalui beberapa kali audiensi dinilai tidak pernah mendapatkan solusi yang memuaskan, hingga akhirnya memuncak dalam demonstrasi massal.
Tim LKGSAI menilai langkah masyarakat merupakan bentuk kontrol sosial yang sah dan konstitusional dalam sistem demokrasi desa. LKGSAI juga menegaskan bahwa suara rakyat harus menjadi dasar utama dalam penyelenggaraan pemerintahan, terutama di tingkat desa.
“Kami mendukung penuh perjuangan masyarakat Desa Cihideung Hilir. Ini adalah bukti bahwa rakyat tidak boleh diabaikan, dan pemimpin wajib mendengar serta menjalankan amanah rakyat,” tegas perwakilan Tim LKGSAI.
LKGSAI berharap ke depan proses pemerintahan desa dapat berjalan lebih transparan, akuntabel, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat, serta tidak mengulang permasalahan seru
