Rapat Tertutup DPD Jatim dan Tim Jatim Bahas Persiapan Edukasi Bahaya Narkoba dan Program Pasar Bayar di Kabupaten Kediri
Kediri — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Jawa Timur bersama Tim Jatim menggelar rapat tertutup sebagai langkah strategis dalam mempersiapkan program edukasi bahaya narkoba serta pelaksanaan program Pasar Bayar di wilayah Kabupaten Kediri. Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPD Jatim, Bapak Purnomo, S.H., dan dihadiri pengurus inti yang membidangi pendidikan, sosial, dan pemberdayaan masyarakat.
Dalam pertemuan yang berlangsung secara intens ini, DPD Jatim menegaskan komitmennya untuk melaksanakan program edukasi bahaya narkoba secara massif, terutama di lingkungan sekolah. Edukasi tersebut direncanakan menyasar ratusan sekolah dari tingkat SD hingga SMA di Kabupaten Kediri, sebagai bentuk langkah preventif untuk menyelamatkan generasi muda dari ancaman narkotika.
Ketua DPD Jatim, Purnomo, S.H., menyampaikan bahwa penyuluhan tentang bahaya narkoba tidak boleh bersifat seremonial. Program ini harus digarap serius, terstruktur, dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat, terutama pelajar. “Generasi muda adalah masa depan bangsa. Kita harus hadir mengedukasi, mengingatkan, dan mengarahkan agar mereka tidak masuk dalam jebakan narkoba,” tegasnya.
Selain pembahasan bahaya narkoba, rapat tertutup ini juga membahas kesiapan pelaksanaan program Pasar Bayar, yaitu program yang bertujuan mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat dan pelaku UMKM agar dapat bangkit serta mandiri. Tim Jatim sedang menyusun mekanisme teknis, verifikasi lapangan, dan penguatan data agar program dapat berjalan tertib dan tepat sasaran.
DPD Jatim menegaskan bahwa seluruh kegiatan ini merupakan implementasi dari program kerja resmi organisasi yang dipimpin oleh Bapak Purnomo, S.H. Dengan adanya rapat tertutup ini, diharapkan koordinasi antar tim semakin solid dan pelaksanaan di lapangan dapat berjalan sesuai harapan.
Program edukasi bahaya narkoba dan Pasar Bayar dijadwalkan mulai dilaksanakan dalam waktu dekat, setelah seluruh persiapan administrasi, teknis, dan koordinasi selesai dipastikan.
