KONI Kabupaten Kediri Targetkan 35 Emas dan Lima Besar di Porprov Jatim 2025, Gelar Tes Parameter sebagai Evaluasi Awal
KONI Kabupaten Kediri Targetkan 35 Emas dan Lima Besar di Porprov Jatim 2025, Gelar Tes Parameter sebagai Evaluasi Awal
Kediri – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kediri terus mematangkan persiapan menjelang gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur ke-IX yang akan berlangsung pada Juni 2025 di kawasan Malang Raya. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah menggelar tes parameter kepada ratusan atlet dari berbagai cabang olahraga.
Sebanyak 450 atlet dari 42 cabang olahraga menjalani rangkaian tes yang digelar selama lima hari, dengan dua sesi per hari, sebagai bentuk pengukuran kesiapan fisik, teknik, dan mental mereka. Tes ini melibatkan berbagai jenis uji seperti sprint, lari jarak pendek, grip test (uji kekuatan genggaman), angkat beban, serta tes kelincahan dan konsentrasi. Setiap tes disesuaikan dengan karakteristik cabang olahraga masing-masing, mulai dari bela diri hingga permainan beregu.
Dalam pernyataannya, Ketua Umum KONI Kabupaten Kediri, Hakim Rahmadsyah Parnata, menegaskan bahwa hasil dari tes parameter ini akan dijadikan bahan evaluasi utama bersama para pelatih dalam waktu satu bulan ke depan. Evaluasi tersebut menjadi landasan dalam menentukan strategi pelatihan dan seleksi akhir atlet yang akan mewakili Kabupaten Kediri di ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut.
“Hasil tes ini menjadi dasar kami bersama pelatih untuk menilai kesiapan atlet secara menyeluruh. Mulai dari kekuatan fisik, teknik bertanding, hingga ketahanan mental. Ini penting untuk memastikan bahwa atlet yang diturunkan ke Porprov benar-benar siap, baik dari segi performa maupun mentalitas,” ujar Hakim.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa KONI Kabupaten Kediri menargetkan perolehan 35 medali emas dalam Porprov 2025. Tak hanya itu, masuk dalam lima besar peringkat umum Jawa Timur juga menjadi ambisi besar yang ingin dicapai. Target tersebut bukan tanpa alasan. Menurut Hakim, pembinaan olahraga di Kabupaten Kediri saat ini menunjukkan tren positif dengan banyaknya atlet muda potensial serta dukungan dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah hingga institusi pendidikan dan pelaku olahraga lokal.
Untuk menunjang pelaksanaan tes parameter ini, KONI Kabupaten Kediri juga bekerja sama dengan tenaga ahli olahraga lokal serta memanfaatkan fasilitas dari kampus IIK Kediri. Kolaborasi ini dinilai sangat penting dalam menghadirkan suasana evaluasi yang objektif, ilmiah, dan profesional.
“Kita tidak ingin hanya ikut serta, tetapi ingin berprestasi. Karena itu, kami siapkan semua dari jauh-jauh hari dengan pendekatan yang sistematis dan terukur,” tambah Hakim.
Tes parameter ini juga menjadi salah satu upaya KONI untuk membentuk sistem pembinaan atlet yang berkelanjutan. Dengan data dan hasil yang terukur, pelatih dan tim pembina dapat merancang program latihan yang lebih tepat sasaran, serta melakukan intervensi lebih dini jika ada kekurangan dalam aspek tertentu.
KONI Kabupaten Kediri berkomitmen tidak hanya mempersiapkan atlet untuk Porprov 2025, tetapi juga membangun fondasi olahraga jangka panjang di wilayahnya. Dengan pendekatan profesional dan dukungan penuh dari semua pihak, Kabupaten Kediri optimis mampu mencetak prestasi membanggakan di tingkat Jawa Timur bahkan nasional.
Jika Anda ingin saya bantu mengubah berita ini menjadi siaran pers resmi, naskah untuk video dokumentasi, atau materi presentasi ke sponsor/instansi, silakan beri tahu!
