Hasil SPMB Jalur Domisili Umum Sudah Diumumkan, Ini Tanggapan Aktivis LSM Terkait SPMB 2025 Kota Kediri
Hasil SPMB Jalur Domisili Umum Sudah Diumumkan, Ini Tanggapan Aktivis LSM Terkait SPMB 2025 Kota Kediri
Kota Kediri, Senin (07/07/2025) – Pengumuman hasil Sistem Pendaftaran Murid Baru (SPMB) 2025 Kota Kediri untuk jalur domisili umum resmi dirilis oleh Dinas Pendidikan Kota Kediri. Setelah sebelumnya melewati berbagai tahapan dan jalur seleksi, kini publik bisa melihat hasil akhir dari proses panjang penerimaan siswa baru. Menanggapi hal tersebut, sejumlah aktivis dari berbagai LSM dan ormas turut memberikan apresiasi dan tanggapan atas pelaksanaan SPMB 2025 di Kota Kediri.
Ketua Umum LSM Peduli Hukum dan Pemerintahan, Dominikus Bura Tagu Koda, menyampaikan bahwa para aktivis secara aktif memantau jalannya proses SPMB sejak tahap awal sosialisasi hingga pengumuman hasil.
“Kami para aktivis sangat peduli dengan dunia pendidikan di Kota Kediri. Dari awal kami sudah memantau proses pendaftaran hingga pengumuman hasilnya, dan kami bisa memastikan bahwa semua tahapan berjalan secara transparan dan adil. Setiap calon siswa mendapat kesempatan yang sama. Kami juga melihat bahwa informasi terkait SPMB diumumkan secara terbuka dan mudah diakses publik,” ujar Dominikus.
Senada dengan itu, Sentosa Syahrian, Ketua Umum Ormas PSRI (Penyambung Suara Rakyat Indonesia), bersama Imam Solikin, S.E., Ketua LKGSAI (Lembaga Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia) Kediri Raya, juga menyampaikan apresiasi atas jalannya SPMB tahun ini.
“Kami para aktivis anti korupsi turut melakukan pengawasan secara ketat. Dari hasil pemantauan kami, tidak ditemukan indikasi praktik curang atau ‘permainan’ dalam proses masuknya siswa ke SMP Negeri. Semuanya mengedepankan nilai dan prestasi,” jelas Sentosa Syahrian yang akrab disapa Bang Jack.
Bang Jack juga menambahkan bahwa Dinas Pendidikan Kota Kediri telah menyediakan operator IT untuk membantu wali murid dalam proses pendaftaran dan pencarian informasi sekolah tujuan. Menurutnya, hal tersebut sangat membantu dan menjadi bukti bahwa pelayanan publik berjalan baik.
“Sejauh ini, proses SPMB berjalan sesuai regulasi dan profesional. Ini tentu tidak lepas dari partisipasi masyarakat, aktivis, dan LSM yang peduli terhadap dunia pendidikan,” tambahnya.
Sementara itu, Roy Kurnia Irawan, Koordinator “Komunitas Peduli Kediri” (KPK), turut menyampaikan pentingnya sinergi semua pihak dalam membangun pendidikan di Kota Kediri.
“Untuk memajukan pendidikan, dibutuhkan sinergi antara masyarakat, LSM, dan Dinas Pendidikan. Kami juga membuka layanan pengaduan masyarakat agar setiap proses bisa diawasi bersama. Dan sejauh ini, kami melihat SPMB 2025 sudah berjalan secara profesional dan terstruktur,” jelas Roy yang dikenal memiliki integritas tinggi.
Roy menambahkan bahwa dirinya yakin Dinas Pendidikan Kota Kediri sudah mempersiapkan panitia SPMB 2025 dengan matang, sehingga pelaksanaan bisa berjalan lancar dan sesuai harapan masyarakat.
Menutup pernyataan para aktivis, Bang Imam, Ketua DPC LKGSAI Kediri Raya, menyampaikan harapannya agar Walikota Kediri Vinanda Prameswati dapat memberikan apresiasi kepada jajaran Dinas Pendidikan dan panitia SPMB 2025.
“Kami berharap Ibu Wali Kota memberi penghargaan kepada Dinas Pendidikan dan Panitia SPMB 2025 atas pelaksanaan yang adil, transparan, dan profesional,” pungkasnya.
