Direktur RSUD Nunukan Tegaskan Komitmen Pelayanan Kesehatan dan Kepercayaan Publik
Direktur RSUD Nunukan Tegaskan Komitmen Pelayanan Kesehatan dan Kepercayaan Publik
NUNUKAN – Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Nunukan, dr. Andi Bau Tune Mangkau, Sp.B, yang akrab disapa dr. Tony, menegaskan komitmennya dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat di tengah tuntutan transparansi dan kepercayaan publik.
Sebagai pimpinan rumah sakit daerah, dr. Tony menjalankan mandat pemerintah daerah Kabupaten Nunukan untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang profesional, terbuka, dan komprehensif. Hal tersebut disampaikannya saat diwawancarai Media LKGSAI di ruang kerjanya, yang turut dihadiri sejumlah staf RSUD Nunukan.
Menurut dr. Tony, RSUD Nunukan tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas layanan kesehatan, tetapi juga sebagai sarana komunikasi, publikasi, serta sosialisasi panduan dan rujukan bagi masyarakat, pengguna jasa, stakeholder, dan mitra kerja.
“RSUD Nunukan terus berupaya menjawab tuntutan masyarakat akan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan transparan,” ujar dr. Tony.
Saat ini, RSUD Nunukan telah memiliki 36 tenaga dokter di berbagai bidang, termasuk dokter spesialis. Peningkatan sumber daya manusia (SDM) ini dinilai sebagai capaian luar biasa, mengingat para tenaga medis tersebut menunjukkan dedikasi tinggi dan tidak mengajukan permintaan pindah ke rumah sakit lain.
Sebagai langkah strategis ke depan, manajemen RSUD Nunukan akan terus:
- Meningkatkan kualitas SDM tenaga medis dan nonmedis
- Memberikan ruang kerja sama dan sponsor secara profesional demi memperkuat kepercayaan publik
- Melaksanakan pelatihan dan pengembangan kompetensi dokter serta tenaga kesehatan
- Mengadakan dan memastikan ketersediaan alat medis yang modern dan memadai
- Menjamin ketersediaan obat-obatan penunjang pelayanan
- Mengimplementasikan sistem informasi kesehatan berbasis internet untuk memudahkan akses data pasien
- Menjalin kerja sama dengan institusi kesehatan lain guna meningkatkan mutu pelayanan
Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Nunukan juga memiliki peran penting dalam meningkatkan kepercayaan publik terhadap pelayanan kesehatan, khususnya di wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia.
Pemerintah daerah diharapkan memastikan fasilitas kesehatan di Nunukan memiliki standar pelayanan tinggi, sebanding dengan rumah sakit rujukan seperti RSUD Tarakan sebagai rumah sakit provinsi Kalimantan Utara yang berstatus Tipe B. Sementara itu, RSUD Nunukan sendiri telah beberapa kali terakreditasi dan berstatus Rumah Sakit Tipe C oleh Kementerian Kesehatan RI.
Selain standar akreditasi, pengawasan dan pengendalian oleh pemerintah daerah juga dinilai penting, meliputi:
- Kualitas pelayanan kesehatan
- Ketersediaan dan mutu obat-obatan
- Kelengkapan serta kecanggihan peralatan medis
Pemerintah Kabupaten Nunukan juga diharapkan dapat membuka ruang kerja sama dengan pihak swasta, terutama dalam penguatan SDM dan peningkatan aksesibilitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Dengan sinergi antara RSUD Nunukan, pemerintah daerah, dan mitra swasta, diharapkan kepercayaan publik terhadap pelayanan kesehatan dan kedokteran di wilayah perbatasan dapat terus meningkat.
Tim LKGSAI Nunukan


