DEWAN PIMPINAN DAERAH PROVINSI JAMBI LKGSAI JAMBI: MODUS PENIPUAN BERKEDOK OKNUM POLISI & TNI MARAK, KORBAN IBU-IBU SAMPAI ADA YANG BUNUH DIRI.
- LEMBAGA KOMANDO GARUDA SAKTI ALIANSI INDONESIA
DEWAN PIMPINAN DAERAH PROVINSI JAMBI LKGSAI JAMBI: MODUS PENIPUAN BERKEDOK OKNUM POLISI & TNI MARAK, KORBAN IBU-IBU SAMPAI ADA YANG BUNUH DIRI. APH HARUS TINDAK TEGAS!!!
Lembaga Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia DPD Provinsi Jambi menyatakan keprihatinan mendalam atas maraknya modus penipuan yang mengatasnamakan anggota POLRI dan TNI di media sosial dan aplikasi kencan.
Modus ini sudah memakan banyak korban, terutama kaum ibu-ibu baik yang berstatus single, janda, bahkan yang sudah bersuami. Pelaku menggunakan berbagai macam bujuk rayu hingga korban terbuai.
KRONOLOGI & MODUS YANG DIGUNAKAN:
- Mengaku Anggota TNI/Polri: Menggunakan foto, seragam, dan pangkat palsu untuk menarik simpati korban
- Jebakan VCS: Pelaku mengajak korban melakukan Video Call Sex. Setelah direkam, rekaman tersebut dijadikan senjata untuk memeras dengan ancaman akan diviralkan jika kemauan pelaku tidak dipenuhi
- Pemanfaatan AI: Banyak pelaku kini menggunakan teknologi Artificial Intelligence / AI untuk membuat foto, suara, dan video palsu agar terlihat meyakinkan sebagai anggota TNI/Polri
- Iming-iming Jodoh & Bantuan: Dijanjikan akan dinikahi, diberi bantuan, atau dipromosikan jabatannya
DAMPAK YANG DITIMBULKAN:
Korban mengalami trauma berat, depresi, terlilit hutang karena ditransfer terus, hingga ada korban yang mengalami frustasi dan sampai bunuh diri. Nama baik institusi TNI-Polri juga tercoreng akibat ulah oknum tidak bertanggung jawab ini.
TUNTUTAN & HARAPAN LKGSAI KEPADA PEMERINTAH & APH:
- Mensosialisasikan secara masif ke masyarakat, terutama ibu-ibu di PKK, Dasa Wisma, dan Grup WA. Bahwa TNI/Polri tidak pernah meminta VCS, uang, atau data pribadi lewat medsos
- Menindak Tegas Pelaku dengan jerat UU ITE Pasal 27, Pasal 29, dan UU Pornografi. Lacak sampai ke akar-akarnya termasuk sindikat AI nya
- Memberikan Pendampingan Hukum & Psikologis kepada korban agar tidak malu melapor
- Bekerjasama dengan Kominfo untuk memblokir akun dan situs yang menyebarkan konten pemerasan
“Kami imbau kepada ibu-ibu: Jangan mudah percaya. TNI/Polri sejati tidak akan minta VCS, tidak akan minta transfer, dan tidak akan mengancam. Segera lapor ke Polsek terdekat atau call center 110 jika ada yang seperti ini,” tegas SYAMPURNA, S.H., C.PL Ketua DPD LKGSAI Provinsi Jambi.
LKGSAI Provinsi Jambi siap bersinergi dengan Polres, Kodim, dan Pemerintah Daerah untuk melakukan sosialisasi dan edukasi ke desa-desa agar tidak ada lagi korban berjatuhan.
INGAT!!!
TNI/POLRI TIDAK PERNAH MINTA UANG DAN VCS LEWAT CHAT
NKRI HARGA MATI!!!
SALAM KOMPAK SELALU!!!
HUMAS DPD LKGSAI PROVINSI JAMBI
