Warga Keluhkan Kepala Kampung Suaran Jarang Hadir di Kantor, Minta Tindakan Tegas dari Pemerintah Daerah
Warga Keluhkan Kepala Kampung Suaran Jarang Hadir di Kantor, Minta Tindakan Tegas dari Pemerintah Daerah
Berau – Sejumlah warga Kampung Suaran, Kecamatan Sambaliung, Kabupaten Berau, menyuarakan kekecewaannya terhadap kinerja kepala kampung yang dinilai jarang hadir di kantor saat jam kerja. Kondisi ini membuat pelayanan administrasi maupun berbagai urusan masyarakat terhambat dan menimbulkan keresahan di tengah warga.
Menurut penuturan warga, keberadaan kepala kampung sangat dibutuhkan karena menyangkut berbagai urusan penting, mulai dari pelayanan administrasi kependudukan, pengelolaan pembangunan kampung, hingga penyaluran bantuan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Namun, absennya kepala kampung dinilai menunjukkan kurangnya kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat yang dipimpinnya.
“Setiap kali masyarakat datang untuk mengurus sesuatu, kepala kampung sering tidak ada di tempat. Kami jadi bingung harus ke mana, sementara urusan kami perlu segera diselesaikan,” ungkap salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Warga juga menilai bahwa kepala kampung semestinya menjadi contoh disiplin dan kepedulian terhadap warganya. Jika seorang kepala kampung tidak berada di kantor sesuai jam kerja, maka masyarakat merasa hak mereka atas pelayanan publik telah diabaikan.
Atas kondisi tersebut, masyarakat Kampung Suaran berharap agar pihak Kecamatan Sambaliung maupun Bupati Kabupaten Berau segera mengambil langkah tegas. Mereka menilai pemerintah daerah memiliki kewenangan untuk menegur, mengevaluasi, bahkan mengambil tindakan administratif apabila seorang kepala kampung dianggap lalai menjalankan tugas.
“Kami hanya ingin pelayanan berjalan normal. Kepala kampung harus benar-benar hadir, mendengar keluhan masyarakat, dan bekerja untuk kepentingan warga. Kalau tidak, sebaiknya ada evaluasi dari pemerintah,” tambah warga lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepala kampung terkait keluhan masyarakat tersebut. Namun warga berharap suara mereka dapat menjadi perhatian serius agar roda pemerintahan di tingkat kampung tetap berjalan sesuai dengan harapan, demi tercapainya pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kampung Suaran.
tim wahyu
