Heboh! Penemuan Bayi Laki-Laki di Pekarangan SMK 2 Mukai Tinggi Kerinci
Heboh! Penemuan Bayi Laki-Laki di Pekarangan SMK 2 Mukai Tinggi Kerinci
KERINCI, JAMBI — Warga Desa Mukai Tinggi, Kecamatan Siulak, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, digegerkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki yang diduga baru saja dilahirkan, pada Selasa pagi, 16 Desember 2025. Bayi tersebut ditemukan tergeletak di area pekarangan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Mukai Tinggi.
Penemuan bayi malang itu pertama kali diketahui oleh seorang warga setempat yang hendak berangkat ke ladang pada pagi hari. Saat melintas di sekitar pekarangan sekolah, saksi mendengar suara tangisan bayi. Karena penasaran, saksi kemudian mendekat dan mendapati seorang bayi laki-laki dalam kondisi memprihatinkan.
Temuan tersebut sontak membuat warga sekitar berdatangan ke lokasi. Informasi penemuan bayi dengan cepat menyebar dari mulut ke mulut hingga menimbulkan kehebohan di tengah masyarakat Mukai Tinggi. Beberapa warga langsung berinisiatif melaporkan kejadian itu kepada perangkat desa dan pihak berwenang.
Berdasarkan keterangan sementara, bayi laki-laki tersebut masih hidup saat ditemukan dan diduga kuat baru saja dilahirkan. Warga bersama aparat desa segera mengevakuasi bayi tersebut dan membawanya ke RSUD Bukit Tengah guna mendapatkan perawatan medis serta pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh.
Pihak rumah sakit menyatakan bayi langsung mendapat penanganan intensif oleh tenaga medis. Kondisi bayi masih dalam pengawasan dokter untuk memastikan kesehatannya tetap stabil. Hingga berita ini diturunkan, bayi tersebut masih dirawat dan mendapat perawatan khusus.
Sementara itu, pihak kepolisian bersama aparat terkait dikabarkan telah mulai melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas orang tua bayi tersebut. Lokasi penemuan bayi juga telah menjadi perhatian aparat untuk mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi di sekitar kejadian.
Penemuan bayi ini memunculkan keprihatinan mendalam dari masyarakat setempat. Banyak warga berharap agar pelaku penelantaran bayi segera ditemukan dan diproses sesuai hukum yang berlaku. Selain itu, masyarakat juga berharap bayi tersebut dapat tumbuh dan dirawat dengan baik ke depannya.
Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti siapa orang tua kandung bayi tersebut serta motif di balik dugaan penelantaran itu. Kasus ini masih dalam penanganan pihak berwenang dan perkembangan selanjutnya akan terus dipantau
jambi .kerinci .
