Jakarta. Ketua Intel Tipikor kaltim bersama Ketua Umum Lembaga Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia (LKGSAI) melakukan kunjungan ke kantor guna menindaklanjuti persoalan sengketa lahan milik Pak Abat yang digarap oleh perusahaan tambang besar, PT Kideco Jaya Agung.
Kunjungan ini sekaligus menandai keseriusan lembaga dalam mengawal persoalan yang diduga sarat praktik mafia tanah. Bagi masyarakat Paser, sengketa lahan Pak Abat bukan sekadar konflik pribadi, melainkan gambaran nyata betapa rakyat kecil kerap dirugikan oleh permainan kotor dalam pembebasan lahan tambang.
Jakarta – Ketua Umum Lembaga Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia (LKGSAI) secara resmi melayangkan surat kepada Wakil Presiden Republik Indonesia terkait persoalan pembebasan lahan yang selama bertahun-tahun dikuasai masyarakat namun belum mendapatkan kejelasan hukum.
Dalam surat tersebut, Ketua Umum melampirkan sejumlah barang bukti dan dokumen pendukung sebagai dasar pengaduan. Langkah ini ditempuh karena hingga saat ini masyarakat yang menempati lahan tersebut masih hidup dalam ketidakpastian status kepemilikan, sementara penyelesaian dari pemerintah belum terlihat jelas.
Selain ditujukan kepada Wakil Presiden, surat serupa juga ditembuskan kepada Menteri Dalam Negeri, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), serta Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Hal ini dilakukan agar permasalahan tersebut bisa segera ditangani secara lintas kementerian.
Ketua Umum LKGSAI menegaskan bahwa pihaknya mendesak pemerintah untuk turun tangan langsung menyelesaikan polemik ini. “Masyarakat sudah menempati lahan ini selama bertahun-tahun, bahkan menjadi sumber mata pencaharian. Namun karena tidak ada kejelasan status, mereka hidup dalam kecemasan dan terancam kehilangan tempat tinggal maupun penghidupan,” tegasnya.
Obrolan Santai Sekretaris DPD LKGSAI Jambi dan Bupati Bungo, Pererat Silaturahmi dengan Pemerintah Daerah
Bungo, Jambi – Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia (LKGSAI) Provinsi Jambi mengadakan obrolan santai dengan Bupati Bungo. Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut menjadi momentum penting dalam rangka menjalin silaturahmi antara LKGSAI dengan pemerintah daerah.
Dalam suasana penuh keakraban, keduanya berbincang mengenai berbagai isu kebangsaan, peran organisasi masyarakat, serta pentingnya kolaborasi antara LKGSAI dan pemerintah daerah dalam membangun daerah yang maju dan berkeadilan.
Sekretaris DPD LKGSAI Jambi menegaskan bahwa hubungan baik dengan pemerintah daerah menjadi kunci dalam menjalankan program organisasi. “Silaturahmi ini adalah bentuk kebersamaan, bagaimana LKGSAI bisa hadir untuk mendukung program pemerintah dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Bupati Bungo menyambut baik pertemuan tersebut dan mengapresiasi inisiatif LKGSAI. Menurutnya, keberadaan organisasi masyarakat dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan. “Kami menyambut baik sinergi ini. Dengan kebersamaan, kita dapat memperkuat persatuan sekaligus mewujudkan pembangunan yang lebih baik,” ucapnya.
Obrolan santai ini menegaskan bahwa silaturahmi bukan hanya sekadar pertemuan, melainkan juga wujud komitmen bersama dalam menjaga komunikasi dan kerja sama demi kepentingan masyarakat luas.
Obrolan Santai Sekretaris DPD Jambi dan Bupati Bungo Bahas Persiapan Upacara Kesaksian Pancasila
Bungo, Jambi – Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia (LKGSAI) Provinsi Jambi mengadakan pertemuan santai dengan Bupati Bungo. Pertemuan ini berlangsung dalam suasana penuh keakraban, membahas berbagai hal terkait persiapan Upacara Kesaksian Pancasila yang akan segera digelar di Kabupaten Bungo.
Dalam pertemuan tersebut, keduanya berdiskusi mengenai teknis pelaksanaan acara, kesiapan lokasi, hingga pelibatan berbagai unsur masyarakat. Momen ini tidak hanya menjadi ajang koordinasi, tetapi juga mempererat silaturahmi antara pengurus LKGSAI dan pemerintah daerah.
Sekretaris DPD Jambi menegaskan bahwa acara ini akan mengedepankan nilai kebersamaan, semangat kebangsaan, serta menjadi wadah meneguhkan komitmen bersama dalam mengamalkan Pancasila sebagai dasar negara.
Sementara itu, Bupati Bungo menyambut baik inisiatif tersebut dan menyatakan dukungan penuh dari pemerintah daerah. Ia berharap kegiatan ini dapat berjalan lancar dan memberi manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam menumbuhkan semangat persatuan dan cinta tanah air.
Suasana santai yang tercipta dalam obrolan ini menunjukkan bahwa sinergi antara organisasi masyarakat dan pemerintah daerah terjalin dengan baik demi menyukseskan kegiatan kebangsaan yang bernilai luhur.
Jakarta – Ketua Umum Lembaga Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia (LKGSAI) menggelar pertemuan hangat dengan sejumlah pengurus daerah dalam acara silaturahmi dan temu kangen yang diselenggarakan oleh DPD LKGSAI DKI Jakarta.
Dalam kesempatan tersebut, hadir Ketua DPD Jambi, Ketua DPD Riau, Ketua DPD Kalimantan, Ketua DPD Bengkulu, Ketua DPD Jawa Barat, Ketua DPD NTB, serta beberapa Ketua DPC dari berbagai wilayah yang menyempatkan diri hadir di Jakarta.
Acara temu kangen ini berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Tidak ada agenda resmi atau pembahasan formal, melainkan lebih kepada silaturahmi, saling bercanda, serta berbagi cerita tentang kondisi dan perkembangan organisasi di daerah masing-masing.
Menurut panitia, kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan kekeluargaan antar-pengurus, sekaligus menjadi ajang komunikasi santai yang diharapkan dapat memperkuat semangat kebersamaan dalam membesarkan LKGSAI di seluruh wilayah Indonesia.
Ketua Umum LKGSAI menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus yang hadir dan menegaskan bahwa silaturahmi seperti ini sangat penting untuk menjaga kekompakan serta mempererat hubungan antar kader.
✨🇮🇩 Selamat Memperingati Hari Kesaktian Pancasila 🇮🇩✨ 1 Oktober 2025
LEMBAGA KOMANDO GARUDA SAKTI ALIANSI INDONESIA (LKGSAI) Mengucapkan
✨🇮🇩 Selamat Memperingati Hari Kesaktian Pancasila 🇮🇩✨ 1 Oktober 2025
Dengan semangat Pancasila, mari kita terus menjaga persatuan, memperkuat persaudaraan, serta mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Pancasila Jiwa Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Maju, Adil, dan Berdaulat”
Salam Persatuan, LKGSAI – Lembaga Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia
Merangin, Jambi – Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Merangin kian mengkhawatirkan. Bukan hanya merusak lingkungan, praktik ilegal ini bahkan diduga kuat melibatkan aparatur desa. Tim Lembaga Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia (LKGSAI) DPD Jambi memastikan akan segera melaporkan kasus ini secara resmi ke aparat penegak hukum.
Seorang warga Air Liki Baru mengungkapkan lahan pribadinya di kawasan Sungai Petelek (Talun Tinggi) – Hulu Sungai Batang Tabir tiba-tiba digarap dengan alat berat untuk kegiatan PETI. “Saya sudah mengelola lahan itu sejak awal, bahkan warga dan tokoh adat tahu benar. Tapi sekarang rusak karena tambang emas ilegal, dan sekdes malah mengklaim itu lahannya,” ujarnya kepada tim investigasi LKGSAI.
LKGSAI DPD Jambi menegaskan sikapnya untuk mendukung penuh kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam memberantas tambang ilegal, mafia tanah, dan penyalahgunaan wewenang tanpa pandang bulu.
“Ini bukan sekadar soal lahan warga, tapi sudah menyentuh persoalan hukum, lingkungan, dan moral pejabat publik. Kami akan segera melaporkan kasus ini secara resmi, sekaligus mengawal sampai ada kepastian hukum. Negara tidak boleh kalah dengan mafia tambang,” tegas perwakilan LKGSAI DPD Jambi.
LKGSAI mendesak aparat penegak hukum agar tidak ragu menindak siapapun yang terlibat, termasuk oknum pejabat desa maupun pihak eksternal yang menjadi pendana dan penyedia alat berat. “Jika dibiarkan, Merangin akan terus dijarah, dan masyarakat hanya akan jadi korban,” tambahnya.
Dengan sikap tegas ini, LKGSAI berharap aparat hukum dapat memutus rantai praktik PETI yang sudah mengakar, demi mewujudkan keadilan bagi masyarakat serta menjaga kelestarian lingkungan hidup.
Puluhan Anak di Sebatik Nunukan Diduga Keracunan Makanan Program MBG, Dilarikan ke Puskesmas Aji Kuning
Nunukan, 30 September 2025 – Peristiwa mengejutkan terjadi di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia, tepatnya di Kecamatan Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Puluhan anak sekolah dilarikan ke Puskesmas Aji Kuning pada Selasa (30/9/2025) setelah diduga mengalami keracunan makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mereka santap di sekolah.
Berdasarkan hasil pemantauan Media LKGSAI, kejadian bermula saat anak-anak di beberapa sekolah di Sebatik menerima makanan dari program MBG. Tidak lama setelah dikonsumsi, sebagian siswa mulai mengeluhkan rasa mual, pusing, hingga muntah-muntah. Gejala ini kemudian semakin parah setelah mereka pulang ke rumah.
Kesaksian Warga
Seorang kakek bernama Samsir, yang mengantar dua cucunya ke puskesmas, menceritakan kronologi yang dialami cucunya.
“Awalnya mereka habis makan pembagian di sekolah, terlihat biasa saja. Tapi setelah sampai di rumah mulai merasa mual, lalu muntah-muntah terus. Karena panik, saya bawa ke Puskesmas Aji Kuning. Ternyata di sana sudah banyak anak lain yang mengalami hal yang sama,” ujarnya.
Menurut penuturan Samsir, kondisi tersebut membuat banyak orang tua resah. Mereka khawatir anak-anak semakin drop karena muntah yang terus-menerus membuat tubuh lemas.
Puluhan Anak Mengalami Gejala Sama
Hingga berita ini dirilis, jumlah pasti anak yang terdampak masih belum diketahui karena terus berdatangan ke Puskesmas Aji Kuning. Dari pantauan lapangan, terlihat antrean panjang orang tua yang membawa anak mereka dengan gejala yang sama, yaitu mual, muntah, dan lemas.
Pihak Puskesmas Aji Kuning sendiri masih fokus menangani pasien. Belum ada keterangan resmi terkait jumlah anak yang dirawat, jenis makanan yang diduga menjadi penyebab, maupun tingkat keparahan kasus.
Reaksi Warga dan Kekhawatiran
Kasus dugaan keracunan massal ini sontak menimbulkan keresahan. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang seharusnya memberikan manfaat bagi tumbuh kembang anak justru memicu kecemasan di tengah masyarakat.
“Harapan kami program ini bagus, supaya anak-anak bisa sehat dan pintar. Tapi kalau sampai begini, tentu kami sangat khawatir. Kami minta pemerintah segera mengecek makanan yang dibagikan, jangan sampai kejadian ini terulang,” ungkap salah satu orang tua murid yang enggan disebutkan namanya.
Tindakan Lanjutan dan Investigasi
Dinas Kesehatan Kabupaten Nunukan hingga kini belum mengeluarkan pernyataan resmi. Namun, berdasarkan informasi yang dihimpun, petugas kesehatan sudah mulai mengambil sampel makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan untuk dilakukan uji laboratorium.
Sementara itu, aparat desa dan pihak sekolah diminta bekerja sama untuk melakukan pendataan jumlah anak yang terdampak. Hal ini penting untuk memastikan semua anak yang mengalami gejala keracunan bisa segera mendapatkan penanganan medis.
Penutup
Peristiwa keracunan massal ini menjadi catatan serius bagi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Nunukan. Diperlukan evaluasi ketat, mulai dari proses pengadaan, distribusi, hingga pengawasan kualitas makanan, agar tujuan mulia program tersebut tidak berubah menjadi ancaman bagi kesehatan anak-anak.
Media LKGSAI akan terus mengikuti perkembangan kasus ini dan menunggu pernyataan resmi dari pihak Puskesmas Aji Kuning, Dinas Kesehatan, serta Pemerintah Kabupaten Nunukan terkait hasil investigasi dugaan keracunan massal tersebut.
Pergantian Kepemimpinan DPD Jawa Barat LKGSAI: Budi Raharjo Resmi Nahkodai Organisasi
Bandung, 1 Oktober 2025 – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia (LKGSAI) Jawa Barat resmi mengalami pergantian kepemimpinan. Jabatan Ketua DPD yang sebelumnya dipegang oleh Asep Yulianto, kini secara sah diserahkan kepada Budi Raharjo sebagai ketua baru.
Pergantian kepemimpinan ini bukan hanya sekadar seremonial, melainkan bagian dari proses regenerasi yang diharapkan mampu membawa energi baru, semangat kebersamaan, serta ide-ide segar bagi pengembangan organisasi ke depan.
Dinamika dan Harapan Baru
Dalam organisasi, pergantian kepengurusan adalah hal yang wajar sebagai bentuk penyegaran dan kesinambungan. Demikian pula yang terjadi di tubuh DPD LKGSAI Jawa Barat. Kepemimpinan Budi Raharjo diharapkan dapat membawa semangat baru, menguatkan konsolidasi internal, serta memperluas jaringan kerja sama dengan berbagai pihak di Jawa Barat.
“Pergantian ini adalah langkah strategis agar LKGSAI Jawa Barat tidak hanya bertahan, tetapi juga tumbuh dan semakin besar. Kami percaya di bawah kepemimpinan Pak Budi Raharjo, DPD Jawa Barat bisa semakin maju, berkembang, dan jaya,” ujar salah satu pengurus DPD dalam keterangannya.
Visi Ketua Baru
Sebagai Ketua DPD yang baru, Budi Raharjo menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program-program positif yang telah dirintis pengurus sebelumnya, sekaligus menghadirkan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini.
“Pergantian kepemimpinan ini adalah amanah yang harus saya jalankan dengan penuh tanggung jawab. Saya berkomitmen memperkuat kebersamaan di antara seluruh pengurus, memperluas peran organisasi, dan memastikan kehadiran LKGSAI benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Jawa Barat,” ujar Budi Raharjo.
Ia juga menekankan pentingnya membangun komunikasi yang baik dengan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) serta seluruh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di Jawa Barat agar roda organisasi berjalan sinergis.
Apresiasi untuk Kepemimpinan Sebelumnya
Dalam kesempatan tersebut, jajaran pengurus juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Asep Yulianto, ketua sebelumnya, atas dedikasi dan pengabdiannya selama memimpin DPD LKGSAI Jawa Barat. Di bawah kepemimpinan Asep Yulianto, berbagai program kerja berhasil dilaksanakan, mulai dari kegiatan sosial, pendampingan hukum, hingga penguatan peran organisasi di tingkat daerah.
“Kontribusi Pak Asep akan selalu dikenang dan menjadi pijakan kuat bagi kami untuk melanjutkan perjuangan ini. Apa yang telah dibangun beliau adalah fondasi yang akan terus kami jaga dan kembangkan,” tambah salah satu pengurus senior.
Harapan ke Depan
Pergantian kepemimpinan ini diharapkan dapat memperkuat soliditas internal serta meningkatkan citra organisasi di mata masyarakat. Dengan ketua baru, LKGSAI Jawa Barat diharapkan mampu hadir sebagai mitra kritis sekaligus mitra strategis pemerintah daerah dalam membangun Jawa Barat yang lebih baik.
Selain itu, kepemimpinan baru ini diharapkan mampu menjawab tantangan zaman, terutama dalam menghadapi isu-isu sosial, ekonomi, dan hukum yang berkembang di masyarakat. LKGSAI juga diharapkan lebih aktif dalam memberikan advokasi kepada masyarakat serta memperluas jangkauan program kerja ke berbagai daerah di Jawa Barat.
Penutup
Dengan resmi ditetapkannya Budi Raharjo sebagai Ketua DPD LKGSAI Jawa Barat, organisasi ini memasuki babak baru. Pergantian kepemimpinan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi internal, memperluas jaringan eksternal, serta menghadirkan terobosan-terobosan baru yang dapat membawa manfaat nyata bagi masyarakat Jawa Barat.
Harapan besar kini tertuju pada kepemimpinan Budi Raharjo. Dengan pengalaman, komitmen, dan semangat yang dimilikinya, masyarakat Jawa Barat menantikan langkah-langkah nyata yang akan membawa LKGSAI semakin maju, berkembang, dan jaya di masa mendatang.
Calon Ketua DPC Sukabumi LKGSAI Lakukan Silaturahmi ke Posko, Tegaskan Komitmen Perkuat Organisasi di Jawa Barat
Sukabumi – Dalam upaya mempererat tali silaturahmi sekaligus memantapkan konsolidasi internal, calon Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Lembaga Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia (LKGSAI) Kabupaten Sukabumi melakukan kunjungan ke Posko LKGSAI. Pertemuan ini berlangsung penuh suasana kebersamaan dan semangat untuk memperkuat keberadaan organisasi di tingkat daerah, khususnya di wilayah Jawa Barat.
Silaturahmi tersebut menjadi langkah awal yang sangat penting, mengingat keberadaan DPC Sukabumi akan menjadi bagian dari jaringan strategis LKGSAI di provinsi Jawa Barat. Dalam sambutannya, calon Ketua DPC Sukabumi menyampaikan komitmen kuatnya untuk segera menyusun dan mempersiapkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan DPC Sukabumi. Langkah ini dianggap krusial sebagai landasan hukum dan administrasi agar kepengurusan dapat segera berjalan sesuai mekanisme organisasi.
“Sebagai calon Ketua DPC, saya bersama rekan-rekan siap memajukan LKGSAI di Kabupaten Sukabumi. Kita ingin LKGSAI hadir lebih dekat dengan masyarakat, serta menjalankan program-program yang sejalan dengan visi besar organisasi. Setelah SK resmi keluar, kami akan bergerak cepat melaksanakan agenda kerja yang nyata dan terukur,” ungkapnya dengan penuh optimisme.
Lebih lanjut, ia juga menekankan bahwa keberadaan DPC Sukabumi nantinya bukan hanya sekadar struktur kepengurusan, melainkan wadah untuk mengembangkan potensi kader, menyalurkan aspirasi, dan menjadi mitra strategis bagi pemerintah maupun masyarakat dalam mendorong pembangunan di daerah. Dengan dukungan dari pengurus pusat dan DPD Jawa Barat, ia yakin DPC Sukabumi mampu menjadi salah satu motor penggerak kemajuan organisasi di tingkat provinsi.
Silaturahmi ini sekaligus memperlihatkan bahwa LKGSAI terus memperluas jaringan hingga ke berbagai daerah di Indonesia. Konsolidasi yang dilakukan di Sukabumi menjadi bukti nyata bahwa organisasi ini semakin diterima dan dipercaya masyarakat. Hal ini sejalan dengan misi LKGSAI untuk selalu hadir dalam memberikan kontribusi positif di tengah-tengah masyarakat.
Dengan adanya komitmen yang disampaikan calon Ketua DPC Sukabumi, diharapkan LKGSAI di Jawa Barat semakin solid, kokoh, dan mampu melahirkan program-program kerja yang bermanfaat, baik dalam bidang sosial, pendidikan, pemberdayaan masyarakat, maupun pengawasan terhadap jalannya pembangunan.