Panen Perdana di Kampung Wanam, Papua Selatan, Jadi Simbol Kebangkitan Pertanian Timur Indonesia
Merauke, Papua Selatan — Momentum bersejarah terjadi di Kampung Wanam, Distrik Ilwayab, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, dengan dilaksanakannya panen perdana pada lahan sawah cetak seluas 4 hektare. Panen ini bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan menjadi simbol awal kebangkitan pertanian dari wilayah timur Indonesia.
Dalam panen perdana ini, para petani berhasil memanen gabah kering sebanyak 2,5 hingga 2,8 ton per hektare. Capaian ini tergolong cukup menjanjikan, mengingat sistem tanam yang digunakan masih berupa tanam hambur. Ke depan, produktivitas pertanian di wilayah ini diyakini dapat meningkat signifikan dengan penerapan sistem tanam jajar legowo, pemupukan tepat waktu, serta perawatan berbasis teknologi pertanian modern.
Pengurus DPC Lembaga Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia turut hadir dan menyatakan dukungan penuh terhadap program ketahanan pangan nasional yang dijalankan melalui perluasan dan intensifikasi lahan pertanian di kawasan timur Indonesia.
“Kami sangat mendukung program pangan ini. Pertanian adalah kekuatan bangsa. Mari kita bertani dan bangkitkan potensi Indonesia dari timur,” ujar salah satu pengurus.
Panen ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi para petani lokal serta membuka peluang pengembangan pertanian berkelanjutan di Papua Selatan. Pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan terus mendorong peningkatan kapasitas petani melalui pelatihan, pendampingan teknologi, dan dukungan sarana prasarana pertanian.
Lembaga Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia Gelar Edukasi Bahaya Narkoba dan Kenakalan Remaja di Desa Wonorejo, Wates, Kabupaten Kediri
Kediri, 27 Mei 2025 — Dalam upaya mengantisipasi dan memerangi bahaya penyalahgunaan narkoba serta kenakalan remaja yang kian marak di era modern ini, Lembaga Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia menggelar acara edukasi di Desa Wonorejo, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri. Acara ini merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam mendukung upaya pemerintah dan masyarakat untuk membangun generasi muda yang sehat, cerdas, dan bermoral.
Kegiatan yang bertajuk “Selamatkan Generasi Muda dari Jerat Narkoba dan Kenakalan Remaja” ini diprakarsai oleh Ketua Harian Lembaga Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia, Bapak Purnomo SH, bersama Sekretaris DPC, Ibu Eka, yang turut menggandeng berbagai instansi daerah, termasuk pihak sekolah, perangkat desa, tokoh masyarakat, dan aparat keamanan setempat. Kehadiran ratusan peserta, terdiri dari pelajar, pemuda, orang tua, dan masyarakat umum Desa Wonorejo, menjadi bukti nyata betapa besarnya kepedulian terhadap isu ini.
Dalam sambutannya, Bapak Purnomo SH menegaskan bahwa masalah narkoba dan kenakalan remaja merupakan tantangan serius yang harus dihadapi bersama. Menurutnya, tidak hanya individu yang dirugikan oleh penyalahgunaan narkoba, melainkan juga masa depan bangsa. “Narkoba menghancurkan generasi muda kita, yang seharusnya menjadi penerus bangsa. Oleh sebab itu, edukasi dan pencegahan sejak dini harus terus dilakukan, baik melalui sekolah, keluarga, maupun kegiatan-kegiatan positif di masyarakat,” ungkap Purnomo di hadapan para peserta.
Ibu Eka, Sekretaris DPC, menambahkan bahwa acara ini dirancang agar tidak hanya menyampaikan materi secara formal, tetapi juga melibatkan peserta dalam diskusi interaktif, pemutaran video edukasi, serta simulasi cara menghadapi situasi yang rentan terhadap ajakan negatif. “Kami ingin anak-anak muda memiliki pemahaman yang jelas dan mendalam tentang bahaya narkoba. Selain itu, mereka juga harus belajar cara menolak bujukan teman sebaya yang negatif, dan lebih memilih lingkungan pergaulan yang sehat dan positif,” tegas Eka.
Selain penyuluhan mengenai bahaya narkoba, acara ini juga menyoroti berbagai bentuk kenakalan remaja yang kerap terjadi, seperti perkelahian, tawuran, pergaulan bebas, dan penyimpangan perilaku lainnya. Para narasumber, yang terdiri dari praktisi pendidikan, aparat kepolisian, dan tokoh agama, memberikan penjelasan tentang dampak buruk dari perilaku tersebut serta memberikan solusi pencegahannya.
Acara edukasi ini mendapat apresiasi tinggi dari Kepala Desa Wonorejo, yang menyampaikan ucapan terima kasih kepada Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia dan semua pihak yang terlibat. “Kami berharap kegiatan semacam ini dapat menjadi langkah awal dalam menciptakan lingkungan yang aman dan sehat bagi anak-anak kami. Penyuluhan yang dilakukan langsung di desa memberikan dampak positif dan menyentuh hati masyarakat, sehingga pesan yang disampaikan lebih mudah dipahami dan diingat,” ujar Kepala Desa.
Selama acara berlangsung, para peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi. Banyak anak-anak dan remaja yang secara aktif bertanya kepada narasumber, berbagi pengalaman, dan mendiskusikan cara menghindari pengaruh buruk lingkungan sekitar. Para peserta juga diajak menonton video inspiratif tentang kisah nyata remaja yang berhasil bangkit dari jerat narkoba dan menjadi teladan bagi teman-temannya.
Sebagai puncak kegiatan, dilaksanakan penandatanganan komitmen bersama, yang diikuti oleh seluruh peserta dan panitia. Komitmen tersebut berisi tekad untuk menjauhi narkoba, menghindari perbuatan negatif, serta berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan kondusif. Momen ini menjadi simbol kebersamaan dalam melawan bahaya narkoba dan kenakalan remaja.
Tidak hanya berhenti di Desa Wonorejo, Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia berencana melanjutkan program edukasi serupa ke desa-desa lain di Kabupaten Kediri dan sekitarnya. Hal ini dilakukan sebagai langkah konkret dalam membangun benteng perlindungan yang kokoh bagi generasi muda dari ancaman narkoba dan perilaku menyimpang lainnya.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi seremonial semata, tetapi benar-benar memberikan dampak positif dan kesadaran bagi seluruh elemen masyarakat, terutama anak-anak muda. Mari bersama-sama kita wujudkan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan bermoral,” pungkas Bapak Purnomo SH.
Melalui kegiatan ini, Lembaga Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus mendukung upaya pencegahan narkoba dan kenakalan remaja, sejalan dengan visi membangun bangsa yang bebas dari narkoba dan perilaku menyimpang. Semoga langkah ini menjadi inspirasi dan pemicu bagi organisasi-organisasi lainnya untuk turut serta dalam gerakan penyelamatan generasi muda Indonesia.
Ketua Umum Lembaga Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia (LKGSAI)
Biodata Singkat:
Nama Lengkap: Edi Munadi
Tempat, Tanggal Lahir: SEMARANG JATENG 20 NOVEMBER 1970
Jabatan: Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP)
Organisasi: Lembaga Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia (KGSAI / LKGSAI/GSAI/BPAR)
Domisili: Jakarta, Indonesia
Visi Kepemimpinan:
“Menjadikan LKGSAI GSAI/BPAR/KGSAI DAN 80 MEDIA ONLENI KGS ALIANSI INDONESIA sebagai lembaga penggerak perubahan sosial, ekonomi, dan kebangsaan berbasis rakyat demi Indonesia yang berdaulat, kuat, dan bermartabat.”
Misi Utama:
Penguatan Struktur Organisasi dari pusat hingga pelosok desa melalui DPD dan DPC di seluruh Indonesia.
Pemberdayaan Masyarakat melalui pelatihan UMKM, kemandirian ekonomi rakyat, dan program sosial.
Konsolidasi Nasional untuk mempersatukan seluruh elemen organisasi di bawah satu komando yang kuat dan tertib.
Gerakan Anti Narkoba dan Moral Generasi Bangsa, termasuk edukasi ke sekolah dan komunitas pemuda.
Kemitraan Strategis dengan berbagai instansi pemerintah, TNI/Polri, tokoh masyarakat, dan media.
MENJADI SOSIAL KONTROL DI PEMERINTAH
Kepemimpinan Lapangan:
Edi Munadi dikenal luas sebagai pemimpin yang aktif di lapangan, hadir langsung dalam kegiatan organisasi di berbagai provinsi. Dari Sumatera hingga Papua, beliau tidak segan turun langsung untuk memantau, memberi arahan, dan mempererat jaringan antar pengurus.
Ciri Khas Kepemimpinan:
✅ Tegas namun mengayomi ✅ Disiplin dan terstruktur ✅ Fokus pada gerakan nyata, bukan hanya retorika ✅ Selalu hadir dan membina kader di semua tingkatan ✅ Menjunjung tinggi nilai loyalitas dan kebangsaan
Pengaruh dan Jaringan:
Di bawah kepemimpinan Edi Munadi, LKGSAI telah menjalin kerja sama aktif dengan:
Kesbangpol
Kejaksaan
Polri dan TNI
Dinas Pendidikan dan DPMD
Segala Dinas yang ada di indonesia
Tokoh adat dan pemuda lokal
Berbagai organisasi mitra di bidang sosial dan kemanusiaan
Moto Pribadi:
“Bergerak bersama rakyat, untuk rakyat, dan demi keutuhan NKRI!”
Penutup:
Edi Munadi bukan hanya seorang Ketua Umum — ia adalah penggerak semangat nasionalisme dan pengabdian sosial. Di bawah arahannya, LKGSAI terus bertumbuh sebagai wadah perjuangan rakyat untuk Indonesia yang lebih baik.
Salah satu jabatan yang pernah di emban
1 wakil ketua partai PKPI
2.KETUA SATGAS SABER PUNGLI LAI
3.KETUA PEMBEBASAN LAHAN DI LHK WILAYAH RIAU DAN NTB
4.KETUA SATGAS MAVIA TANAH DI LAI
5.KETUA UMUM LEMBAGA KOMANDO GARUDA SAKTI ALIANSI INDONESIA
6.KETUA UMUM GARUDA SAKTI ALIANSI INDONESIA
7KETUA UMUN BADAN PENELITI ASER RAKYAT
8.PEMIMPIN PT MEDIA KGS ALIANSI INDONESIA
9.CEO 80 MEDIA ONLINE .CETAK
10.PEMIMPIN PT KOMANDO GARUDA SAKTI ALIANSI INDONESIA BERGERAK DI BIDANG SEGALA HAL
11.WAKIL KETUA PARTAI AMAN DEMOKRASI INDONESIA
12.KETUA DPD PARTAI HANURA JATENG
13,KETUA DPC PARTAI PDIP KAB SEMARANG
14’KETUA DPC PARTAI DEMOKRAT KAB SEMARANG
15, KETUA TIM SUKSES PRESIDEN SUSILO BAMBANG YUDHOYONO DPP
Jombang, 14 Mei 2025 — Di tengah tantangan dunia remaja masa kini, ketika banyak generasi muda terjebak dalam arus pergaulan yang kurang produktif, nama Vanessa Ratu Velisa Lintang Ayu muncul sebagai sosok inspiratif dari Kabupaten Jombang. Pelajar yang kini duduk di bangku SMA Negeri 2 Jombang ini bukan hanya dikenal karena segudang prestasinya dalam dunia pendidikan, tetapi juga karena kepribadiannya yang santun, rendah hati, dan sangat berbakti kepada kedua orang tuanya.
Vanessa menjadi contoh nyata bahwa generasi muda bisa sukses secara akademik sekaligus tetap menjunjung tinggi nilai-nilai keluarga, moral, dan etika.
Prestasi yang Mengesankan di Dunia Pendidikan
Sejak duduk di bangku sekolah dasar, Vanessa telah menunjukkan bakat luar biasa
Di sekolahnya, Vanessa dikenal sebagai pelajar yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepekaan sosial yang tinggi. Ia kerap menjadi mentor bagi teman-temannya, membantu mereka belajar, dan aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
“Belajar adalah bentuk ibadah dan tanggung jawab saya sebagai anak. Jika bisa berprestasi, saya ingin itu menjadi hadiah untuk orang tua saya yang sudah bekerja keras membesarkan saya,” ungkap Vanessa dalam sebuah wawancara bersama pihak sekolah.
Anak yang Berbakti dan Menjunjung Nilai Keluarga
Tak hanya di sekolah, Vanessa juga menunjukkan sikap luar biasa di rumah. Ia dikenal sangat menghormati dan mencintai kedua orang tuanya. Baginya, keberhasilan dalam hidup harus dimulai dari rumah — dengan cara menghargai dan membalas jasa orang tua.
Di tengah kesibukannya sebagai pelajar aktif, Vanessa tetap meluangkan waktu untuk membantu pekerjaan rumah, menemani orang tuanya beraktivitas, serta selalu menjaga komunikasi dan kedekatan dalam keluarga.
“Saya selalu berdoa agar bisa membanggakan orang tua. Apapun profesi saya kelak, saya ingin mereka tersenyum bahagia melihat anaknya sukses dan tetap rendah hati,” kata Vanessa dengan mata berbinar.
Menatap Masa Depan dengan Penuh Harapan
Saat ini, Vanessa sedang mempersiapkan diri untuk mengikuti seleksi perguruan tinggi negeri favorit. Ia bercita-cita menjadi seorang dokter atau hukum, karena ingin memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dengan semangat belajar yang tinggi dan dukungan penuh dari keluarga serta guru-gurunya di SMA Negeri 2 Jombang, harapan tersebut bukanlah hal yang mustahil.
Selain belajar, Vanessa juga aktif menyuarakan pentingnya menjaga akhlak dan menjauhi hal-hal negatif, seperti pergaulan bebas, penyalahgunaan media sosial, dan narkoba. Ia percaya bahwa generasi muda Indonesia harus menjadi pelopor perubahan ke arah yang positif.
Inspirasi Bagi Generasi Muda
Kisah Vanessa Ratu Velisa Lintang Ayu bukan hanya membanggakan sekolah dan keluarganya, tapi juga menjadi inspirasi luas bagi anak-anak muda di Jombang bahkan di seluruh Indonesia. Sosoknya membuktikan bahwa dengan semangat, tekad, dan akhlak yang baik, setiap remaja bisa meraih kesuksesan sejati — tidak hanya dalam hal prestasi, tetapi juga dalam membentuk karakter mulia.
KADIV UMKM DAN SOSIAL DPP LKGSAI, UMI PEGI YANTI, LAPORKAN LANGSUNG KEGIATAN PAGI KEPADA KETUA UMUM EDI MUNADI: KOMITMEN PENGABDIAN UNTUK PEMBERDAYAAN RAKYAT
Jakarta, [Tanggal Lengkap] — Komitmen Lembaga Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia (LKGSAI) dalam memperkuat pemberdayaan ekonomi kerakyatan dan kepedulian sosial masyarakat kembali dibuktikan melalui kerja nyata. Pada pagi hari yang penuh produktivitas, UMI PEGI YANTI, selaku Kepala Divisi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta Sosial Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LKGSAI, melaporkan secara langsung perkembangan program kerja dan pelaksanaan kegiatan sosial yang menjadi tanggung jawab divisinya kepada Ketua Umum LKGSAI, Edi Munadi, di ruang kerja pimpinan pusat di Jakarta.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari rutinitas koordinasi dan evaluasi berkala yang diterapkan DPP LKGSAI guna memastikan seluruh kegiatan berjalan tepat sasaran dan selaras dengan visi besar organisasi: berdiri bersama rakyat, membela kebenaran, serta mewujudkan keadilan sosial di seluruh pelosok negeri.
“Kami melaporkan secara langsung kepada Ketua Umum mengenai hasil kegiatan sosial dan pemberdayaan UMKM di beberapa wilayah. Termasuk distribusi bantuan sosial, pelatihan keterampilan dasar, pendampingan usaha mikro, serta progres sinergi kami dengan pelaku UMKM lokal,” ujar Umi Pegi Yanti usai menyampaikan laporannya.
Ia juga menyoroti bahwa saat ini banyak pelaku UMKM membutuhkan akses permodalan yang lebih terarah, pelatihan manajemen keuangan sederhana, serta literasi digital agar dapat bersaing di era transformasi ekonomi digital. Selain itu, program sosial seperti pembagian sembako, santunan anak yatim, dan bantuan bencana alam juga terus digulirkan sebagai bentuk kehadiran nyata LKGSAI di tengah masyarakat.
Ketua Umum Edi Munadi mengapresiasi laporan menyeluruh tersebut dan menyampaikan arahan strategis kepada seluruh jajaran untuk terus menjaga semangat kerja lapangan dan menjunjung tinggi nilai-nilai perjuangan organisasi.
“Kegiatan pagi hari ini menunjukkan bahwa LKGSAI tidak berhenti pada seremonial, tetapi terus bergerak di akar rumput. Saya bangga dengan kerja nyata Divisi UMKM dan Sosial yang dikomandoi Ibu Umi Pegi Yanti. Ini adalah bukti bahwa LKGSAI hadir, melihat, dan bekerja untuk rakyat,” tegas Edi Munadi.
Beliau juga menekankan pentingnya perluasan program ke daerah-daerah terpencil, terutama wilayah-wilayah dengan indeks pembangunan rendah, seperti sebagian kawasan di Papua, Nusa Tenggara Timur, dan pedalaman Kalimantan.
“Kita harus jadi pelopor, bukan pengekor. Kita tunjukkan bahwa organisasi ini lahir untuk mengangkat martabat rakyat. UMKM bukan hanya soal ekonomi, tapi soal kedaulatan rakyat kecil,” lanjutnya.
Laporan yang disampaikan Umi Pegi Yanti juga mencakup rencana pelaksanaan program kolaboratif lintas divisi, seperti penggabungan pelatihan usaha dengan nilai-nilai kebangsaan, serta dukungan kepada UMKM milik veteran dan keluarga prajurit.
Pertemuan ditutup dengan penyerahan dokumentasi kegiatan serta laporan tertulis kepada Ketua Umum sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan program. Ketua Umum menyatakan bahwa laporan tersebut akan menjadi dasar penguatan kebijakan organisasi dalam merancang langkah-langkah strategis nasional.
Dengan semangat dan dedikasi tinggi dari seluruh jajaran, LKGSAI terus menegaskan jati dirinya sebagai organisasi kerakyatan yang siap berdiri di garda terdepan demi kesejahteraan bangsa dan tegaknya keadilan sosial.
Manokwari, Papua Barat – Dalam rangka memperkuat struktur kelembagaan dan memperluas jangkauan organisasi di seluruh wilayah Indonesia, Lembaga Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia secara resmi membentuk dan mengukuhkan kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) untuk wilayah Papua, yang mencakup pula pembentukan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Papua Barat. Acara pengukuhan ini berlangsung pada [tanggal lengkap acara], bertempat di [lokasi acara], dan dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat, perwakilan lembaga negara, aparat keamanan, serta jajaran pengurus pusat Lembaga Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia.
Papua Barat, yang dikenal dengan kekayaan budaya dan sumber daya alamnya, kini menjadi wilayah strategis dalam upaya Lembaga Komando Garuda Sakti untuk mempererat persatuan dan meningkatkan peran serta masyarakat dalam pembangunan nasional. Dengan cakupan wilayah meliputi Semenanjung Doberai, Semenanjung Bomberai, hingga kawasan Wandamen, DPC Papua Barat diharapkan menjadi garda terdepan dalam menjalankan visi dan misi organisasi di Tanah Papua.
Ketua Umum DPP Lembaga Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia, [Nama Ketua Umum], dalam sambutannya menegaskan bahwa pembentukan kepengurusan ini bukan hanya formalitas kelembagaan, melainkan bentuk nyata dari komitmen organisasi dalam mendukung pembangunan daerah secara holistik, menjaga keutuhan NKRI, serta menjadi mitra kritis pemerintah dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Kami percaya bahwa Papua, termasuk Papua Barat, memiliki potensi besar yang harus dikelola dengan semangat kebersamaan dan nilai-nilai nasionalisme. Lembaga Komando Garuda Sakti hadir untuk menjembatani semangat tersebut dalam bingkai persatuan Indonesia,” ujar [Nama Ketua Umum].
Adapun struktur kepengurusan DPC Papua Barat yang dikukuhkan meliputi Ketua DPC, Sekretaris, Bendahara, serta beberapa bidang strategis seperti Bidang Sosial dan Kemanusiaan, Bidang Pendidikan dan Kebudayaan, Bidang Pertahanan dan Keamanan Rakyat, serta Bidang Advokasi dan Hukum. Ketua terpilih DPC Papua Barat, [Nama Ketua DPC], menyampaikan kesiapannya dalam mengemban amanah serta bersinergi dengan pemerintah daerah, tokoh adat, dan masyarakat setempat.
“Kami siap bekerja dan berkontribusi nyata demi kemajuan Papua Barat. Keberadaan Lembaga Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia di wilayah ini akan difokuskan pada program-program pemberdayaan masyarakat, edukasi kebangsaan, dan pembinaan pemuda,” tegasnya.
Kegiatan ini juga diisi dengan serangkaian acara, mulai dari pembacaan ikrar pengurus, penyerahan bendera pataka, hingga sesi diskusi kebangsaan yang melibatkan tokoh-tokoh lokal. Acara ditutup dengan doa bersama dan penampilan seni budaya khas Papua Barat yang menggambarkan semangat persaudaraan dalam keberagaman.
Dengan terbentuknya kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah dan Cabang di Papua dan Papua Barat, Lembaga Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia menegaskan eksistensinya sebagai organisasi yang menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan, serta hadir sebagai mitra strategis dalam membangun Papua secara inklusif dan berkelanjutan.
Mei 10, 2025 Kaltim, – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Berau-Kaltim enggan memberikan tanggapan soal AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup) PT. Berau Coal, saat DPD lembaga KGSAI mencoba konfirmasi di kantor DLHK Kabupaten Berau pada hari kamis,(7/5/2025)
Sejumlah warga mempertanyakan AMDAL PT. Berau Coal karena dianggap tidak melakukan analisis yang cukup mendalam terhadap dampak lingkungan, sehingga rekomendasi yang diberikan pemerintah daerah, provinsi dan pemerintah pusat.dianggap tidak efektif dalam mencegah atau mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan tambang. begitu juga dengan dampak kerugian terhadap masyarakat tempat dimana lokasi tersebut dilakukan pertambangan.
Bahkan menurut pengakuan masyarakat , dan pemerintah kampung suaran , dan Mantan RT tidak pernah dilibatkan dalam proses AMDAL milik PT Berau Coal sehingga banyak menimbulkan permasalahan di lapangan juga memberikan dampak kerugian terhadap masyarakat di daerah terdampak.
DPD lembaga KGSAI.Kabupaten Berau, meminta untuk menghentikan sementara kegiatan perusahaan PT Berau Coal ini cukup beralasan secara hukum. Apalagi perusahaan ini sudah beroperasi puluhan tahun.
Semestinya, hadirnya perusahaan PT Berau Coal dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat setempat, fasilitas kesehatan, pendidikan serta tenaga kerja untuk masyarakat kampung suaran, dengan program CSR, namun faktanya dilapangan malah bukannya menguntungkan masyarakat tapi menyusahkan dengan adanya perampasan secara sepihak terhadap lahan-lahan tani masyarakat di daerah Gurimbang ,dan pencemaran udara, serta kebisingan aktivitas PT Berau coal.Yang beraktivitas di suaran ,Kecamatan sambaliung ,Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.
“Sebagai entitas yang bergerak di bidang pertambangan batubara, PT Berau Coal sebagaimana usaha pada umumnya termasuk jenis aktivitas yang berdampak penting terhadap lingkungan hidup dan oleh karenanya wajib memiliki AMDAL, UKL-UPL atau SPPL.
Ia menambahkan, PT Berau coal diduga hanya memiliki satu AMDAL untuk di pakai ke setiap kampung dan tetap beroperasi, seakan-akan luput dari pengawasan pemerintah kabupaten, provinsi dan pemerintah pusat. Seharusnya izin AMDAL ini sudah dimiliki perusahaan sebelum dimulai kegiatan operasional. Fungsi AMDAL dalam pertambangan adalah untuk memastikan aktivitas pertambangan tidak mengganggu masyarakat sekitar dan memitigasi resiko yang berkaitan dengan lingkungan.
“Dokumen AMDAL merupakan dasar penetapan keputusan kelayakan lingkungan hidup bagi suatu perusahaan (Pasal 24). Tidak dipenuhinya dokumen AMDAL maka suatu perusahaan dikualifikasikan tidak memenuhi persyaratan diterbitkannya perizinan perusahaan, atau persetujuan pemerintah pusat atau pemerintah daerah, dan karenanya tidak dapat beroperasi. Karena itu, Pemkab Kabupaten Berau melalui instansi terkait DLHK harus memberi atensi serius terhadap hal ini,” tegasnya.
Seharusnya, Pemkab Kabupaten Berau sesuai kewenangannya segera memeriksa ke lapangan. Apabila terbukti perusahaan tidak memiliki legalitas AMDAL setiap kampung, maka harus diberi sanksi yang tegas.
Seperti Pasal 63 ayat (3) UU Cipta Kerja mengatur tugas dan kewenangan pemerintah daerah, melakukan pembinaan dan pengawasan ketaatan penanggung jawab usaha/kegiatan terhadap ketentuan perizinan lingkungan dan peraturan perundang-undangan, menertibkan perizinan berusaha atau persetujuan pemerintah daerah pada tingkat kabupaten serta dapat melakukan penegakan hukum lingkungan hidup pada tingkat kabupaten.
“Jika perusahaan tidak memenuhi ketentuan AMDAL berbagai sanksi dapat diterapkan. Adapun sanksi yang dapat dijatuhkan meliputi sanksi administratif berupa teguran tertulis, paksaan pemerintah berupa penghentian sementara kegiatan produksi.
Pembekuan izin lingkungan atau pencabutan perizinan berusaha. Selain sanksi administratif, jika pelanggaran AMDAL menyebabkan kerusakan lingkungan yang serius, pelanggar dapat dikenakan sanksi pidana dengan hukuman penjara dan denda. Menurut Pasal 98 ayat (1) UUPPLH menetapkan sanksi pidana hingga 10 tahun penjara dan denda hingga Rp10 miliar,” tuturnya.
Begitupun terhadap pejabat yang berwenang, dengan sengaja tidak melakukan pengawasan terhadap ketaatan penanggung jawab usaha dan/atau kegiatan terhadap peraturan perundang-undangan, yang mengakibatkan terjadinya pencemaran atau kerusakan lingkungan, hilangnya nyawa manusia. Menurut Pasal 112 UU Cipta Kerja menetapkan sanksi pidana penjara paling lama 1 tahun atau denda paling banyak Rp500.000.000
“Sebelum diberikan sanksi terhadap perusahaan, perlu dilakukan Audit lingkungan hidup. Audit lingkungan hidup adalah evaluasi yang dilakukan untuk menilai ketaatan penanggung jawab usaha dan/atau kegiatan terhadap persyaratan hukum dan kebijakan yang ditetapkan oleh Pemerintah. Hal ini sejalan dengan Pasal 48 UUPLH bahwa Pemerintah Daerah berwenang mendorong penanggung jawab usaha dan/atau kegiatan untuk melakukan audit lingkungan hidup,” jelasnya.
Apabila ditemukan adanya pelanggaran, pelaku usaha dapat dijatuhkan sanksi sesuai dengan ketentuan Pasal 63 ayat (3) UU Cipta Kerja dan Pasal 98 ayat (1) UUPPLH. Sementara itu, terhadap pejabat yang sengaja tidak melakukan pengawasan dapat dikenakan sanksi sesuai Pasal 112 UU Cipta Kerja.
Sementara itu saat dikonfirmasi terkait dan UU dan ijin PT. Berau coal anggota dprd berau semua anggota diluar kota menurut satpam DPRD. *”
Zeus, Karaoke keluarga atau cafe keluarga ini selain diduga jadi tempat transaksi narkoba, juga diduga takberizin menjual minuman berlebel. Sabtu ( 10/05/2025 ).
Bermacam – macam merek minuman berkelas alkohol tinggi dijual dicafe atau karaoke keluarga ini.
Sedangkan Minuman beralkohol hanya dapat diperdagangkan oleh pelaku usaha yang telah memiliki izin memperdagangkan minuman beralkohol sesuai dengan penggolongannya dari Menteri Perdagangan.
Terhadap minuman beralkohol yang berasal dari produksi dalam negeri atau impor yang akan diedarkan wajib dicantumkan label sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Penjualan minuman beralkohol dilakukan terpisah dari barang-barang jualan lainnya.
Penting untuk selalu mengikuti aturan dan ketentuan yang berlaku terkait penjualan minuman beralkohol untuk menghindari sanksi hukum.
Tempat hiburan malam, diperlukan izin khusus dari pemerintah daerah setempat. Izin ini biasanya berupa Surat Keterangan Penjualan Langsung (SKPL) atau Surat Izin Usaha Perdagangan Minuman Beralkohol (SIUP-MB) tergantung pada jenis usaha dan kategori minuman beralkohol yang dijual. Selain itu, tempat hiburan juga perlu memiliki izin prinsip dari instansi terkait, seperti izin dari dinas pariwisata.
Bahkan menurut keterangan salah satu pengunjung yang enggan disebut nama nya ini, mirisnya lagi diduga efek dari alkohol yang dikonsumsinya sangat tinggi, ada salah satu dari LC nya mabuk dan pingsan.
Hal ini sangat bertentangan dengan salah satu misi pemerintahan kabupaten Bungo, Mengendalikan dan mengawasi peredaran minuman beralkohol untuk melindungi kesehatan, keamanan, ketertiban, dan moral masyarakat
Cabang Olahraga Woodball Kabupaten Kediri Resmi Diberangkatkan ke Ajang Kompetisi di Malang 2025, Targetkan Raih 1 Emas dan 1 Perak
Kediri, Jawa Timur – 9 Mei 2025 Dalam suasana penuh semangat dan harapan, kontingen cabang olahraga Woodball Kabupaten Kediri secara resmi dilepas oleh Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kediri, Hakim Rahmadsyah Parnata, untuk mengikuti ajang Kejuaraan Woodball Tingkat Provinsi Jawa Timur yang akan digelar di Kota Malang pada tahun 2025 ini.
Acara pelepasan berlangsung sederhana namun khidmat di halaman Kantor KONI Kediri, dengan dihadiri oleh para pengurus cabang olahraga, pelatih, orang tua atlet, serta sejumlah tamu undangan lainnya. Dalam kontingen ini, Kabupaten Kediri mengirimkan sebanyak 8 atlet dan 2 pelatih, dengan target ambisius membawa pulang 1 medali emas dan 1 medali perak.
Ketua KONI Kabupaten Kediri, Hakim Rahmadsyah Parnata, dalam sambutannya menyampaikan dukungan penuh terhadap tim Woodball yang akan berlaga di Malang. Ia mengapresiasi dedikasi dan semangat para atlet muda yang terus mengharumkan nama daerah di level provinsi maupun nasional.
“Kami sangat bangga bisa melepas atlet-atlet Woodball terbaik dari Kabupaten Kediri. Kalian bukan hanya membawa nama pribadi, tetapi juga nama baik daerah. Harapan kami, kalian bisa tampil dengan maksimal, menjunjung tinggi sportivitas, dan tentu saja membawa pulang prestasi yang membanggakan,” ujar Hakim dalam pidatonya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa KONI Kediri terus berkomitmen mendukung cabang olahraga non-mainstream seperti Woodball, yang selama ini masih belum terlalu populer namun memiliki potensi besar untuk berkembang dan bersinar di berbagai kejuaraan.
Sementara itu, manajer tim Woodball Kediri, dalam keterangannya menyebutkan bahwa persiapan para atlet telah dilakukan selama beberapa bulan terakhir dengan latihan intensif. Selain aspek teknis permainan, para atlet juga dibekali dengan penguatan mental dan strategi bertanding.
“Kami sudah melakukan pemusatan latihan selama tiga bulan terakhir. Tim dalam kondisi siap bertanding. Target kami adalah 1 emas dan 1 perak, dan kami optimistis itu bisa diraih,” ungkap salah satu pelatih tim.
Cabang olahraga Woodball sendiri dikenal sebagai olahraga yang menggabungkan unsur golf dan permainan bola tradisional, dan telah berkembang pesat di berbagai daerah di Indonesia. Kabupaten Kediri termasuk salah satu daerah yang aktif membina olahraga ini dan telah mencatatkan sejumlah prestasi dalam kompetisi tingkat regional.
Selain menjadi ajang kompetisi, keikutsertaan dalam kejuaraan di Malang ini juga menjadi momentum pembuktian bahwa pembinaan olahraga di Kediri berjalan di jalur yang benar. Tak hanya soal raihan medali, namun juga sebagai pembinaan karakter generasi muda melalui olahraga yang menanamkan nilai-nilai disiplin, kerja sama, dan ketekunan.
Acara pelepasan ditutup dengan doa bersama dan sesi foto tim, menandai semangat dan tekad yang menggelora dari para atlet muda Kabupaten Kediri untuk bertarung di arena kompetisi dengan membawa nama harum daerah tercinta.
Nusa Tenggara Barat & Sulawesi, APRIL 2025 — Dalam upaya memperkuat sinergi organisasi serta mendekatkan kepemimpinan pusat dengan daerah, Ketua Umum Lembaga Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia (KGS AI), Edi Munadi, dijadwalkan akan melakukan kunjungan kerja ke Dewan Pimpinan Daerah (DPD) KGS AI di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Sulawesi pada tanggal 3 Mei 2025.
Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda nasional DPP KGS AI yang bertujuan untuk menyampaikan langsung sejumlah program unggulan kepada para anggota di daerah, serta memastikan implementasi visi dan misi organisasi berjalan searah dan optimal di seluruh penjuru Indonesia.
Dalam pelaksanaan kunjungan ini, Edi Munadi akan didampingi oleh tim Media KGS Aliansi Indonesia dan Media Online KGSAI, yang bertugas mendokumentasikan seluruh kegiatan secara menyeluruh serta menyampaikan laporan kegiatan kepada publik melalui berbagai platform informasi resmi milik organisasi.
Menurut keterangan yang disampaikan oleh Edi Munadi, kunjungan ini tidak hanya bersifat seremoni, namun lebih kepada langkah konkret dalam memperkuat jaringan organisasi, mendengarkan langsung aspirasi anggota, serta memberikan solusi berbasis program kerja nyata.
“Kami membawa berbagai program unggulan yang dirancang untuk memberikan manfaat maksimal kepada anggota. Di antaranya pelatihan kewirausahaan, pembinaan karakter dan kepemimpinan, serta pemberdayaan sosial-ekonomi berbasis komunitas. Semua ini adalah bentuk komitmen kami terhadap kesejahteraan anggota dan masyarakat,” tegas Edi Munadi.
Selain memperkenalkan program, kunjungan ini juga akan menjadi wadah dialog terbuka antara pengurus pusat dengan pengurus daerah serta anggota. Forum ini diharapkan mampu menjadi ruang diskusi konstruktif yang memunculkan ide-ide baru dan inovatif bagi perkembangan organisasi di masa depan.
Ketua DPD KGS AI NTB dan Sulawesi menyambut dengan antusias kedatangan Ketua Umum dan rombongan. Mereka menyampaikan kesiapan penuh untuk menyambut kunjungan ini, serta menganggap momentum tersebut sebagai dorongan semangat dan validasi atas kerja keras mereka selama ini di daerah.
“Kehadiran langsung Ketua Umum akan menjadi penyemangat dan pembuktian bahwa kami di daerah tidak berjalan sendiri. Ini adalah bentuk perhatian dan kepemimpinan yang nyata,” ujar salah satu Ketua DPD.
Rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan dalam kunjungan ini mencakup pengarahan umum dari Ketua Umum, pertemuan internal pengurus, tinjauan lapangan terhadap kegiatan sosial dan ekonomi yang telah berjalan, serta peluncuran simbolis beberapa program unggulan di daerah.
Sebagai organisasi kemasyarakatan yang menjunjung tinggi nilai patriotisme, pengabdian, dan gotong royong, Lembaga Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia terus menunjukkan komitmennya untuk hadir secara aktif dalam pembangunan bangsa. Kunjungan kerja ini merupakan salah satu bukti nyata bahwa KGS AI adalah organisasi yang dinamis, responsif, dan dekat dengan anggota hingga ke level paling bawah.
Dengan kegiatan ini, diharapkan seluruh elemen organisasi semakin solid, bersatu dalam visi besar membangun kekuatan sosial yang mandiri, produktif, dan berintegritas tinggi. KGS AI tidak hanya hadir sebagai lembaga, tetapi juga sebagai penggerak perubahan yang berlandaskan semangat nasionalisme dan pengabdian kepada rakyat.