monitoring atas peristiwa meninggalnya seorang laki-laki paruh baya yang diduga bunuh diri di wilayah hukum Polsek Nunukan
Nunukan, 3 Maret 2026 – Media LKGSAI melakukan monitoring atas peristiwa meninggalnya seorang laki-laki paruh baya yang diduga bunuh diri di wilayah hukum Polsek Nunukan, jajaran Polres Nunukan, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara.
Kejadian tersebut terjadi di Jalan Sei Patimah RT 20, Kelurahan Nunukan Barat, Kecamatan Nunukan, Kabupaten Nunukan, pada Selasa (03/03/2026) sekitar pukul 08.20 WITA.
Menurut keterangan yang dihimpun, warga mendatangi Mako Polsek Nunukan untuk melaporkan adanya seorang laki-laki yang ditemukan meninggal dunia diduga akibat gantung diri di kediamannya.
Kapolsek Nunukan bersama Kasi Humas Polres Nunukan, Ipda Sumarwan, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Selanjutnya, Kapolsek beserta piket penjagaan, piket Reskrim, dan tim Inafis Polres Nunukan langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Identitas Korban
- Inisial: L
- Tempat/Tanggal Lahir: Karena, 01 Juli 1970
- Jenis Kelamin: Laki-laki
- Agama: Islam
- Pekerjaan: Wiraswasta
- Alamat: Jalan Sei Patimah RT 20, Kelurahan Nunukan Barat, Kecamatan Nunukan, Kabupaten Nunukan
Identitas Saksi (Anak Korban)
- W
- Tempat/Tanggal Lahir: Lamena, 26 Juli 2002
- Jenis Kelamin: Perempuan
- Suku: Buton
- Pekerjaan: Pelajar/Mahasiswa
- Alamat: Jalan Sei Patimah RT 20, Nunukan Barat
- M
- Tempat/Tanggal Lahir: Nunukan, 23 September 2009
- Jenis Kelamin: Perempuan
- Suku: Buton
- Pekerjaan: Pelajar
- Alamat: Jalan Sei Patimah RT 20, Nunukan Barat
Kronologi Kejadian
Berdasarkan hasil olah TKP, korban ditemukan di dalam kamar mandi dengan kondisi pintu terkunci dari dalam. Posisi korban dalam keadaan tergantung dengan seutas tali nilon warna putih yang diikat pada balok gelagar kamar mandi. Ditemukan pula beberapa jenis obat milik korban yang terbungkus warna hitam di meja dapur.
Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban.
Menurut keterangan anak korban, almarhum telah lama menderita sakit komplikasi dan sering mengalami kondisi kesehatan yang menurun. Korban tinggal bersama dua anaknya, sementara istrinya sedang pulang kampung ke Sulawesi Tenggara dalam rangka menghadiri acara pernikahan keluarga.
Sekitar pukul 04.00 WITA, salah satu anak korban sempat mendengar suara seperti ayahnya keluar kamar dan terdengar teriakan, namun tidak terlalu diperhatikan karena masih mengantuk. Pada pukul 07.40 WITA, saat hendak mandi, anak korban mendapati pintu kamar mandi terkunci dari dalam. Setelah mengintip melalui celah pintu, terlihat korban sudah dalam keadaan tergantung.
Tindakan Kepolisian
Aparat kepolisian telah melakukan:
- Mendatangi dan mengamankan TKP
- Memasang garis polisi (police line)
- Melakukan olah TKP
- Membawa korban ke RSUD Nunukan untuk dilakukan visum et repertum
- Memintai keterangan para saksi
Pihak kepolisian menyatakan bahwa kasus ini masih dalam penanganan l




