Ketua Umum LKGSAI Ikut Sukseskan Kegiatan Donor Darah di Wonorejo Kediri
Wonorejo, Kediri — Kegiatan donor darah yang digelar oleh LKGSAI bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) di Desa Wonorejo, Kabupaten Kediri, berlangsung sukses dan penuh antusiasme. Dalam kegiatan kemanusiaan ini, Ketua Umum LKGSAI, Edi Munadi, turut hadir sekaligus ikut mendonorkan darahnya sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.
Acara yang diadakan di balai pertemuan Desa Wonorejo tersebut diikuti oleh puluhan warga, relawan, serta anggota LKGSAI dari berbagai kecamatan di Kabupaten Kediri. Sejak pagi, masyarakat terlihat antusias mengikuti proses pendaftaran hingga pemeriksaan kesehatan oleh petugas PMI. Kegiatan berjalan lancar berkat dukungan penuh dari perangkat desa, pengurus LKGSAI, dan tim medis PMI.
Dalam sambutannya, Ketua Umum LKGSAI menyampaikan bahwa donor darah adalah salah satu wujud aksi nyata organisasi dalam mendukung kegiatan sosial dan kemanusiaan. Ia menegaskan bahwa LKGSAI tidak hanya bergerak dalam bidang sosial dan bela negara, tetapi juga aktif membangun kepedulian di tingkat desa hingga provinsi.
“Donor darah ini adalah bentuk gotong royong kemanusiaan. Setetes darah yang kita berikan dapat membantu menyelamatkan nyawa orang lain. Karena itu, LKGSAI akan terus mendorong kegiatan seperti ini di berbagai wilayah,” ujar Edi Munadi.
Selain Ketua Umum, beberapa pengurus LKGSAI Kabupaten Kediri juga ikut berpartisipasi. Mereka mengapresiasi antusiasme masyarakat Wonorejo yang sangat luar biasa. Menurut panitia, jumlah peserta donor kali ini meningkat dibanding kegiatan sebelumnya, menunjukkan semakin tumbuhnya kesadaran masyarakat akan pentingnya donor darah.
Petugas PMI Kediri juga menyampaikan terima kasih atas kerja sama dan dukungan LKGSAI. Mereka berharap kolaborasi ini bisa terus dilanjutkan agar kebutuhan stok darah di Kabupaten Kediri tetap terpenuhi, terutama untuk kebutuhan darurat di rumah sakit.
Kepala Desa Wonorejo dalam kesempatan ini mengapresiasi langkah positif LKGSAI dan PMI. Ia berharap kegiatan seperti ini menjadi agenda rutin sehingga masyarakat terbiasa berpartisipasi dalam aksi sosial yang bermanfaat bagi banyak orang.
Kegiatan donor darah di Desa Wonorejo ini tidak hanya memberikan manfaat kesehatan bagi para pendonor, tetapi juga memperkuat tali silaturahmi antara organisasi, pemerintah desa, serta masyarakat. LKGSAI menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan warga dan memberi dampak positif bagi daerah.
Dengan adanya kegiatan ini, masyarakat Desa Wonorejo menunjukkan bahwa kepedulian terhadap sesama dapat diwujudkan melalui aksi sederhana namun bermakna. LKGSAI dan PMI berencana melanjutkan sinergi tersebut dalam kegiatan kemanusiaan lainnya di masa mendatang.




