Pelayanan Puskesmas Kampung Suaran,berau kaltimTidak Memadai, Pasien Ditangani di Mobil Pelangsir Sawit
tim kgsai.Berau, Kalimantan Timur – Pelayanan kesehatan di Puskesmas Kampung Suaran, Kabupaten Berau, mendapat sorotan tajam dari masyarakat. Pasalnya, pasien yang membutuhkan perawatan justru ditangani di atas mobil pelangsir buah kelapa sawit, sementara ruangan Puskesmas tidak digunakan sebagaimana mestinya.
Kondisi ini menimbulkan keresahan di kalangan warga yang merasa tidak mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak. Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekecewaannya terhadap sistem pelayanan di Puskesmas tersebut.
“Seharusnya kami sebagai masyarakat mendapatkan pelayanan di dalam Puskesmas, bukan di luar atau di atas kendaraan yang tidak layak. Ini menunjukkan bahwa fasilitas kesehatan di kampung kami belum diperhatikan dengan serius,” ujarnya.
Tidak hanya itu, masalah lain yang menjadi perhatian adalah penggunaan ambulans. BBM untuk operasional ambulans Puskesmas Kampung Suaran dibebankan kepada pasien dengan biaya sebesar Rp 300.000. Biaya tersebut bahkan harus ditanggung oleh Ketua LPM Suaran, yang seharusnya menjadi tanggung jawab pihak terkait.
Masyarakat pun mempertanyakan keberadaan program Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut, termasuk PT Berau Coal. Warga berharap ada perhatian lebih dari perusahaan-perusahaan besar dalam mendukung fasilitas dan pelayanan kesehatan di Kampung Suaran.
“Kami tahu PT Berau Coal dan perusahaan lainnya memiliki program CSR, tapi mengapa kondisi Puskesmas di kampung kami masih seperti ini? Seharusnya ada dana yang dialokasikan untuk peningkatan fasilitas kesehatan, termasuk pelayanan dan operasional ambulans,” keluh seorang warga.
Masyarakat berharap ada tindak lanjut dari pemerintah daerah dan perusahaan yang beroperasi di Berau untuk segera menangani masalah ini. Transparansi dalam penggunaan dana kesehatan, baik dari APBD maupun CSR perusahaan, perlu diawasi agar masyarakat Kampung Suaran mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih baik.
