LANGKA NYA BBM BERSUBSIDI DAN GAS ELPIJI 3 KG karna ulah pemain lokal,Kabupaten karimun Provinsi Kepulauan Riau,
Masyarakat di Kabupaten karimun Provinsi Kepulauan Riau, mengeluhkan kelangkaan Liquified Petroleum Gas (LPG) subsidi ukuran tiga kilogram.
Hal itu menurut warga sudah terjadi hampir tiap hari dalam kurun waktu 2 tahun belakangan ini . Kesulitan mendapatkan gas melon dan BBM bersubsidi di karimun ini menurut pemantauan ndoy seorang aktivis KGS dikarimun, karna marak nya pemain lokal dalam menyeludupkan BBM dan elpiji 3 kg tersebut keluar daerah karimun seperti penyalai dan pulau guntung melalui jalur laut, seperti disebuah GUDANG atau TOKO disatu daerah , terdapat sangat banyak stok elpiji dan BBM didalam dirigen 30liter , yg diduga akan diselundupkan keluar.
terkait hal itu ndoy menyampaikan secara khusus kepada DISPERINDAG karimun untuk membentuk tim khusus agar pemain ini ditumpas habis , siapa pun di belakang mereka ,, kita sikat semua, begitu penjelasan ndoy seorang anggota DPP KGS yg bertugas di karimun kepada redaksi.
karna kasihan melihat emak-emak dikarimun gusar di tengah bulan puasa… mana harga sembako semakin menggila dikarimun ini, pendapatan sulit walau beberapa pejabat daerah karimun sibuk dengan menghamburkan anggaran daerah untuk mempekaya diri mereka sendiri maupun golongan tanpa memikirkan nasib masyarakat karimun yg 60 % lebih sangat dalam keadaan kekurangan..
semoga lah kadis perindag pak ( Bashori ) dan kabid ESDM pak ( V. Purba ) menanggapi apa yg disampai kan oleh saya,
siapa pun pemain nya atau beking mereka kita sikat semua, ujar sang aktivis yg sangat vokal dan terbilang berani dalam mengkritik pemerinah di karimun ini, (N)
