Tim LKGSAI Kalimantan Selatan Apresiasi Polda Kalsel dalam Pemberantasan Jaringan Narkotika
Tim LKGSAI Kalimantan Selatan Apresiasi Polda Kalsel dalam Pemberantasan Jaringan Narkotika
Banjarmasin – Tim LKGSAI Kalimantan Selatan menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Polda Kalimantan Selatan dalam mengungkap puluhan kasus tindak pidana narkotika dan memusnahkan barang bukti hasil pengungkapan jaringan peredaran narkoba yang diperkirakan bernilai sekitar Rp311 miliar.
Berdasarkan keterangan Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Pol. Rusyanto Yudha Hermawan, selama periode pengungkapan, Polda Kalsel berhasil mengungkap 26 kasus tindak pidana narkotika di wilayah Banjarmasin, Banjarbaru, dan Kabupaten Banjar. Dari pengungkapan tersebut, aparat mengamankan 39 tersangka, terdiri atas 35 laki-laki dan 4 perempuan.
Salah satu pengungkapan terbesar terjadi pada 17 Juli 2026, ketika Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Selatan menangkap dua tersangka berinisial KA dan RN di area parkir Hotel Roditha Banjarmasin. Dari keduanya, petugas menyita 31.995,84 gram sabu atau hampir 32 kilogram yang disamarkan dalam kemasan teh asal Tiongkok dan dimasukkan ke dalam tas.
Menurut pihak kepolisian, kedua tersangka diduga merupakan bagian dari jaringan narkotika internasional yang dikenal sebagai jaringan Fredy Pratama. Selain itu, penyelidikan juga mengungkap dugaan keterkaitan dengan jaringan peredaran narkotika lintas provinsi yang mencakup wilayah Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, hingga Kalimantan Selatan.
Tim LKGSAI Kalimantan Selatan menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas aparat kepolisian dalam memberantas peredaran gelap narkotika. LKGSAI menilai upaya tersebut merupakan bentuk nyata perlindungan terhadap masyarakat, khususnya generasi muda, dari bahaya penyalahgunaan narkoba.
“LKGSAI siap bersinergi dengan aparat penegak hukum melalui edukasi kepada masyarakat, penyampaian informasi yang bertanggung jawab, serta mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan peredaran narkotika sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujar perwakilan Tim LKGSAI Kalimantan Selatan.
LKGSAI juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan, tidak ragu melaporkan dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika kepada pihak berwenang, serta mendukung langkah aparat dalam memutus mata rantai peredaran narkoba di Indonesia.
budi kalsel lkgsai
