TIM LKGSAI PROVINSI JAMBI TEMUKAN KONDISI MEMPRIHATINKAN DI SMPN 1 KABUPATEN BUNGO: DIDUGA ADA PENYIMPANGAN DANA SEKOLAH
TIM LKGSAI PROVINSI JAMBI TEMUKAN KONDISI MEMPRIHATINKAN DI SMPN 1 KABUPATEN BUNGO: DIDUGA ADA PENYIMPANGAN DANA SEKOLAH
Bungo, 22 Oktober 2025 — Tim Lembaga Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia (LKGSAI) Provinsi Jambi melakukan kunjungan lapangan ke SMP Negeri 1 Kabupaten Bungo, setelah menerima berbagai laporan dari masyarakat dan wali murid terkait kondisi fasilitas sekolah yang sangat memprihatinkan serta dugaan ketidaksesuaian dalam pengelolaan dana sekolah.
Dalam kunjungan tersebut, tim menemukan sejumlah permasalahan serius yang perlu segera mendapatkan perhatian dari Pemerintah Kabupaten Bungo dan Dinas Pendidikan setempat. Berdasarkan hasil pantauan langsung, sebagian bangunan sekolah mengalami kerusakan parah — atap bocor, dinding retak, serta lantai yang rusak dan tidak layak digunakan.
Selain itu, fasilitas penunjang kegiatan belajar seperti meja, kursi, dan papan tulis terlihat sudah usang dan tidak layak pakai. Beberapa ruang kelas tampak sempit, lembap, dan kurang pencahayaan, sehingga tidak memenuhi standar kenyamanan dan keselamatan bagi para siswa.
Yang paling mengkhawatirkan, fasilitas sanitasi (WC sekolah) berada dalam kondisi sangat buruk — tidak layak digunakan dan jauh dari standar kebersihan. Kondisi ini tentu berdampak langsung terhadap kesehatan para siswa dan guru.
Ketua Tim LKGSAI Provinsi Jambi menyatakan bahwa temuan tersebut memperkuat laporan masyarakat dan wali murid.
“Kami datang bukan untuk mencari kesalahan, tetapi untuk memastikan hak anak-anak bangsa mendapatkan pendidikan di tempat yang layak. Kondisi SMPN 1 Kabupaten Bungo sangat memprihatinkan dan tidak sesuai dengan semangat pemerataan pendidikan nasional,” ujar Ketua Tim.
Yang lebih mengejutkan, hasil wawancara dengan pihak sekolah dan operator menunjukkan tidak tersedianya perangkat administrasi seperti laptop dan komputer, padahal dalam Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) disebutkan adanya pengadaan dua unit laptop Core i7 senilai sekitar Rp17 juta serta pembelian komputer baru. Barang tersebut tidak pernah tampak keberadaannya di sekolah.
Temuan ini semakin diperkuat dengan hasil pengamatan tambahan: papan informasi penggunaan Dana BOS hanya menampilkan data tahun 2020, sementara tahun 2021 hingga 2025 tidak tercantum sama sekali. Hal ini menimbulkan pertanyaan besar — ke mana dana BOS selama empat tahun terakhir digunakan?
Salah satu wali murid juga menuturkan,
“Dua hari setelah rapat wali murid kelas 7, kami diminta iuran Rp25.000 untuk beli cat sekolah. Lalu, saat rapat kelas 8 dan 9, ada lagi iuran Rp10.000 untuk bayar sampah, gaji satpam, dan perbaikan WC serta alat drumband,” ujarnya dengan nada kecewa.
Melihat berbagai temuan tersebut, LKGSAI Provinsi Jambi mendesak Pemerintah Kabupaten Bungo, Dinas Pendidikan, dan Inspektorat untuk segera melakukan audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap pengelolaan keuangan SMPN 1 Kabupaten Bungo, termasuk menelusuri realisasi anggaran pengadaan fasilitas yang tidak terealisasi di lapangan.
LKGSAI Merekomendasikan:
Mengalokasikan kembali anggaran perbaikan fasilitas dan sanitasi sekolah agar kegiatan belajar dapat berlangsung aman dan nyaman.
Melakukan audit transparan terhadap seluruh penggunaan dana sekolah, terutama pengadaan barang dan jasa dalam RKAS.
Menindak tegas pihak-pihak yang terlibat apabila terbukti melakukan penyimpangan anggaran.
Memberikan pembinaan khusus kepada pihak sekolah agar pengelolaan dana dilakukan secara transparan dan akuntabel.
“Kami tidak ingin kasus seperti ini terus berulang di dunia pendidikan. Dana pendidikan harus sampai ke tujuan — untuk anak-anak, bukan untuk kepentingan pribadi,” tegas Ketua Tim LKGSAI Provinsi Jambi.
LKGSAI menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses penyelesaian masalah ini hingga ada tindakan nyata dari pihak berwenang. Diharapkan SMPN 1 Kabupaten Bungo dapat segera menjadi sekolah yang layak, aman, dan nyaman, agar para siswa dapat belajar dengan tenang dan berprestasi di lingkungan yang mendukung.
Jambi lkgsai



