Sejarah dan Profil Gunung Kelud Kediri, Jawa Timur
Gunung Kelud adalah salah satu gunung berapi paling aktif di Indonesia. Terletak di perbatasan Kabupaten Kediri, Blitar, dan Malang, gunung tipe stratovolcano ini memiliki ketinggian sekitar 1.731 meter di atas permukaan laut (mdpl). Selain terkenal karena keindahan alamnya, Gunung Kelud juga memiliki sejarah panjang letusan dahsyat yang memengaruhi kehidupan masyarakat di sekitarnya.
Lokasi & Kondisi Geografi
Gunung Kelud berdiri di jalur pegunungan vulkanik Jawa Timur. Posisi geografis yang menghubungkan tiga kabupaten membuat kawasan ini vital dalam hal mitigasi erupsi, jalur evakuasi, serta pengembangan wisata alam.
Aktivitas Vulkanik & Sejarah Letusan
Dalam catatan sejarah, Gunung Kelud telah mengalami lebih dari 30 letusan sejak tahun 1000 Masehi. Letusannya terkenal bersifat eksplosif dan berbahaya, karena:
- Memuntahkan material vulkanik dalam jumlah besar
- Aliran lahar yang dapat mengalir jauh melalui sungai-sungai
- Dampak abu yang bisa mencapai ratusan kilometer
Letusan terakhir terjadi pada 13 Februari 2014, ditandai dengan ledakan besar yang mengirimkan abu vulkanik hingga ke Jawa Tengah dan sebagian Jawa Barat. Meskipun merusak, letusan ini juga meninggalkan bentuk baru pada kawahnya.
Kawah dan Fenomena Alam
Kawah Gunung Kelud sering kali terisi air membentuk danau kawah yang warnanya dapat berubah-ubah. Sebelum 2007 terdapat danau kawah yang dalam, namun setelah proyek sistem pembuangan air dan letusan 2014, bentuk kawah berubah menjadi lebih terbuka dan mudah dikunjungi.
Daya Tarik Wisata
Gunung Kelud termasuk salah satu objek wisata alam unggulan Jawa Timur. Beberapa daya tariknya antara lain:
- Pemandangan pegunungan hijau dan lembah yang menyejukkan
- Jalur pendakian yang bisa diakses oleh pendaki pemula maupun profesional
- Formasi batuan vulkanik yang unik hasil aktivitas geologi
- Kawah Kelud yang menjadi ikon wisata
- Cocok untuk kegiatan trail run, pendakian ringan, dan fotografi
Akses menuju puncak juga relatif mudah melalui jalur wisata yang sudah dikelola.
Status & Sistem Pemantauan
Sebagai gunung berapi aktif, Gunung Kelud diawasi ketat oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Informasi aktivitas gunung terus diperbarui untuk membantu kesiapsiagaan masyarakat dan pemerintah daerah.
Legenda Gunung Kelud: Lembu Suro & Dewi Kilisuci
Gunung Kelud memiliki legenda terkenal tentang Lembu Suro, sosok raja siluman berkepala sapi yang jatuh cinta pada Dewi Kilisuci. Sang dewi menolak lamaran Lembu Suro dengan memberikan syarat mustahil. Merasa dikhianati, Lembu Suro akhirnya mengucapkan kutukan:
“Kediri bakal dadi kali, Blitar bakal dadi latar…”
Kutukan ini kemudian sering dihubungkan oleh masyarakat dengan letusan-letusan besar Gunung Kelud.
purnomo sh ..ketua dpd lkgsai jatim
