LKGSAI Desak Penutupan Cafe DJ Pare, Diduga Tanpa Izin
LKGSAI Desak Penutupan Cafe DJ Pare, Diduga Tanpa Izin
Kediri — Lembaga Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia (LKGSAI) mendesak pemerintah daerah melalui Satpol PP dan instansi perizinan untuk segera melakukan pemeriksaan dan penertiban terhadap sebuah tempat hiburan yang dikenal masyarakat sebagai Cafe DJ di Pare.
Tempat tersebut berlokasi di Ruko Surya Mandiri, Jl. Pahlawan Kusuma Bangsa Blok B7–B8, Puhrejo, Tulungrejo, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri.
Berdasarkan hasil pemantauan tim serta informasi masyarakat sekitar, tempat tersebut diduga beroperasi tanpa kejelasan perizinan serta melakukan penjualan minuman keras yang belum dapat dipastikan legalitasnya. Selain itu, tim juga menemukan indikasi adanya pengunjung yang diduga masih di bawah umur memasuki lokasi tersebut.
Ketua Umum LKGSAI, Edi Munadi, menyampaikan bahwa kondisi ini menimbulkan keresahan warga, terlebih menjelang datangnya bulan suci puasa yang membutuhkan suasana lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif.
“Kami menerima laporan masyarakat dan telah melakukan pemantauan. Kami mendesak aparat terkait untuk segera turun melakukan pemeriksaan. Jika terbukti melanggar, kami meminta tempat tersebut ditutup sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Sebagai dasar rujukan, LKGSAI mengacu pada:
- Peraturan Daerah Kabupaten Kediri Nomor 6 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum.
- Peraturan Daerah Kabupaten Kediri Nomor 3 Tahun 2021 sebagai perubahan atas Perda tersebut.
LKGSAI menilai ketentuan tersebut menjadi dasar bagi aparat penegak Perda untuk melakukan tindakan apabila ditemukan pelanggaran terkait operasional usaha, peredaran minuman beralkohol, maupun ketertiban sosial.
Dalam waktu dekat, LKGSAI berencana menyampaikan laporan resmi kepada pihak berwenang guna memastikan penanganan dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
LKGSAI berharap pemerintah daerah dapat segera menindaklanjuti laporan tersebut demi menjaga ketertiban masyarakat serta menciptakan suasana kondusif menjelang momentum keagamaan yang akan datang.
—tim gerak cepat lkgsai
