Kerusakan lingkungan ada disekitar kita,,brebes jateng
Kerusakan lingkungan ada disekitar kita,,
Tambang pasir di Bantaran sungai cisanggarung perbatasan provinsi Jawa Tengah dan Jawa Barat . Lokasi masuk areal Desa Cibendung kecanatan Banjarharjo kabupaten Brebes Povinsi Jawa Tebgah Jum’at 5 Desember 2025 pukul 09.01 Wib
Penambangan pasir sungai masih beroperasi hingga hari ini, siang tadi admin sebentar menyempatkan diri melihat kegiatan aktivitas penambangan pasir sungai, setelah dari tugu perbatasan, kita masuk jalan hutan menuju bantaran sungai dan terlihat ada aktivitas penambangan pasir di lokasi ini.
Terlihat aktivitas Para pekerja secara manual yang setiap harinya mengeruk dan mengumpulkan pasir dari pinggir sungai juga di kedalaman sungai untuk dimuat ke dalam bak mobil dumtruk yang terparkir di bibir sungai.
Penambangan pasir sungai dibawah kawasan bantaran jembatan Leuwi Asem masuk perbatasan Jateng dan Jabar masih berlangsung setiap harinya, terlihat para pekerja penambang pasir dengan cara manual, mengisi setiap truk pasir yang datang silih berganti, mobil drum truk terlihat terparkir dan sedang menunggu penuh muatannya dibeberapa titik tersebar di pinggir sungai. Setelah terisi penuh, sopir pun berangkat untuk mengantar pasir pesanan maupun mengisi pangkalan ke arah Jawa Barat juga kadang melewati desa Cibendung menuju barat atau timur wilayah kecamatan Banjarharjo.
Entah mungkin sempat ramai berkaitan dengan masalah perijinan tambang galian pasir ini, yang sebelumnya sempat ramai, menggunakan alat berat juga membuat akses jalan dari sungai menuju jalan hutan tembus ke bantaran sungai ini,
nampak tidak seramai dulu, penambangan manual terus berjalan.
Sekarang makin sedikit pekerja juga mobil yang biasa berlalu lalang memuat pasir di tempat ini, masih kisaran puluhan , Para pekerja pun mengeluh, karena pendapatan berkurang, satu hari biasanya bisa mengisi 3 dumtruk satu regu atau kelompoknya, kini satu hari aja hanya bisa memuat satu sampai dua mobil dumtruk, karena tidak seramai dulu.
Tak nampak papan izin proyek galian C,,
Terlepas masalah izin tambang, ada dan tidak ada, masih samar atau abu abu,,,?”
yang jelas jalan Desa Cibendung pun terkena dampaknya, ketika banyak hilir mudik mobil dumtruk keluar masuk desa, infrastruktur jalan desa pun terkena imbasnya. Sementara apakah ada konsensus untuk warga desa yang dilewatinya. Kekayaan alam dikeruk hanya untuk kepentingan segelintir orang, jadi rekening berjalan oknum pengkhianat rakyat, ,
namun kerusakan akan dirasakan dari generasi ke generasi,
masih adakah yang peduli,, ?”
Bukan menguntungkan satu pihak tapi merugikan warga masyarakat, meraup untung sendiri, bisnis menggiurkan, sementara kerusakan jalan desa sapa yang tanggung jawab, kompensasi dan hak warga untuk melindungi kekayaan pribumi,,
Bencana dan kerusakan tidak hanya di sosial media, jauh di sana, namun lihat apa yang terjadi disekitar kita, warga kadang apatis, cuek dan mau dibohongi, yang terkena dampak dan imbasnya adalah desanya sendiri,,, asap, debu, jalan licin berlumpur, kerusakan jalan, kenyamanan lalu lintas desa, korban laka lantas, Dana desa habis untuk memperbaiki jalan desa,, kerusakan tiap hari, akan dinikmati dari generasi ke generasi,,
Masih kah,, mau dibodohi,,?”
brebesberes
jateng
gubernurjateng
Aktivislingkunganhidup
banjarharjomembangun
dpc brebes lkgsai







