KEPALA PASAR ASINUA INDRAYATI, S.SI. DORONG PEDAGANG JAGA KEBERSIHAN LINGKUNGAN PASAR
DPD LKGSAI SULAWESI TENGGARA LAKUKAN PENGAWASAN LAPANGAN, DUKUNG PASAR BERSIH DAN NYAMAN
KONAWE, 14 OKTOBER 2026 — Kebersihan lingkungan pasar menjadi salah satu perhatian penting dalam menciptakan kenyamanan bagi pedagang maupun masyarakat yang beraktivitas setiap hari. Kepala Pasar Asinua, Indrayati, S.Si., mengajak seluruh pedagang, khususnya pedagang sayur, untuk meningkatkan kesadaran dan berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan pasar.
Hal tersebut menjadi perhatian Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Provinsi Sulawesi Tenggara Lembaga Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia (LKGSAI) saat melakukan pengawasan lapangan di Pasar Asinua, Kecamatan Unaaha, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara.
Dalam kesempatan tersebut, Indrayati, S.Si., menyampaikan bahwa kebersihan pasar tidak dapat dibebankan hanya kepada petugas kebersihan maupun pengelola pasar. Diperlukan kerja sama seluruh pedagang agar area jual beli tetap bersih, tertata, dan nyaman bagi para pembeli.
“Peran aktif seluruh pedagang sangat diperlukan, terutama pedagang sayur yang setiap hari menghasilkan sisa sayuran. Sampah harus dikelola dengan baik agar tidak berserakan di lorong maupun lantai pasar,” demikian pesan yang disampaikan terkait pentingnya menjaga kebersihan Pasar Asinua.
EMPAT LANGKAH PENTING MENJAGA KEBERSIHAN PASAR
Untuk mendukung terciptanya lingkungan pasar yang bersih dan sehat, terdapat sejumlah langkah yang perlu diterapkan secara konsisten.
1. Pengelolaan sampah sayuran setiap hari
Pedagang diharapkan menyediakan wadah atau karung khusus untuk menampung sisa sayuran. Sampah tidak boleh dibiarkan berserakan di sekitar lapak, lorong pasar, maupun lantai tempat masyarakat berbelanja.
2. Kerja bakti secara rutin
Pengelola pasar bersama para pedagang dapat menjadwalkan kerja bakti secara berkala, terutama di area los sayur dan tempat yang berpotensi menjadi titik penumpukan sampah. Pembersihan juga perlu dilakukan setelah aktivitas perdagangan selesai.
3. Menjaga kebersihan saluran drainase
Pedagang diimbau tidak membuang sisa daun, potongan sayuran, maupun sampah lainnya ke dalam selokan. Saluran drainase yang terjaga dapat membantu mencegah penyumbatan, genangan air, dan munculnya bau tidak sedap.
4. Bersinergi dengan pengelola dan pemerintah daerah
Pedagang, pengelola pasar, dan pemerintah daerah diharapkan terus berkoordinasi dalam mendukung program penataan, pemeliharaan, serta pembangunan fasilitas pasar. Kesadaran membuang sampah pada tempatnya menjadi bagian penting dalam mewujudkan pasar yang tertib dan nyaman.
LKGSAI DORONG SINERGI UNTUK PEMBANGUNAN DAERAH
DPD LKGSAI Sulawesi Tenggara menilai bahwa pengawasan lapangan dan kepedulian terhadap fasilitas publik merupakan bagian dari kontrol sosial yang perlu dilakukan secara konstruktif. Pasar sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat membutuhkan perhatian bersama, baik dari sisi kebersihan, penataan lingkungan, maupun pemeliharaan fasilitas umum.
Koordinasi dengan pemerintah daerah juga diharapkan terus diperkuat agar kebutuhan masyarakat dapat menjadi perhatian dalam perencanaan pembangunan jangka panjang Kabupaten Konawe.
Pembangunan tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur berskala besar, tetapi juga mencakup pemeliharaan fasilitas publik yang digunakan masyarakat setiap hari. Pasar yang bersih dan tertata dapat mendukung aktivitas perdagangan serta meningkatkan kenyamanan masyarakat.
Sebelumnya, pada 20 Agustus 2025, Bupati Konawe Yusran Akbar diberitakan meluncurkan operasi pasar untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok, seperti gula, bawang, dan minyak goreng, dengan harga di bawah harga pasar melalui subsidi daerah. Program tersebut merupakan salah satu bentuk perhatian terhadap daya beli masyarakat, sedangkan upaya menjaga kebersihan pasar menjadi bagian penting lainnya dalam mendukung aktivitas ekonomi warga.
KARYA BAKTI JADI BENTUK KEPEDULIAN BERSAMA
Kegiatan karya bakti berupa pembersihan los-los dan lingkungan Pasar Asinua dapat menjadi langkah nyata untuk menumbuhkan budaya hidup bersih. Kegiatan tersebut diharapkan melibatkan pengelola pasar, pedagang, petugas kebersihan, serta unsur masyarakat sesuai kebutuhan dan koordinasi setempat.
DPD LKGSAI Sulawesi Tenggara juga mendorong agar upaya menjaga kebersihan tidak hanya dilakukan ketika ada kegiatan tertentu, melainkan menjadi kebiasaan sehari-hari.
Melalui pengawasan dan komunikasi yang baik, LKGSAI berharap pengelolaan Pasar Asinua semakin tertib, bersih, dan nyaman sehingga masyarakat dapat berbelanja dengan lebih aman dan pedagang dapat menjalankan aktivitas usahanya dengan baik.
Kebersihan pasar merupakan tanggung jawab bersama. Dengan semangat gotong royong dan koordinasi yang berkelanjutan, Pasar Asinua diharapkan menjadi lingkungan perdagangan yang semakin baik bagi masyarakat Kabupaten Konawe.
LIPUTAN: TIM LKGSAI — KOMANDO GARUDA SAKTI ALIANSI INDONESIA
LKGSAI — Bersinergi, Mengawasi, dan Mengabdi untuk Masyarakat.
