Uncategorized
Silaturahmi Calon DPC Pasuruan LKGSAI, Siap Kembangkan Sayap Organisasi di Jawa Timur
Silaturahmi Calon DPC Pasuruan LKGSAI, Siap Kembangkan Sayap Organisasi di Jawa Timur
Keluarga besar LKGSAI terus memperkuat soliditas dan semangat kebersamaan dalam membangun organisasi yang lebih maju dan berkembang. Dalam agenda silaturahmi calon DPC Pasuruan, jajaran pengurus dan tim DPD Jawa Timur menunjukkan kekompakan serta komitmen untuk terus mengembangkan sayap organisasi LKGSAI di seluruh wilayah Jawa Timur.
Ketua dan tim menyampaikan bahwa kekuatan organisasi terletak pada persatuan, loyalitas, serta kerja sama seluruh anggota demi satu tujuan bersama, yaitu membawa LKGSAI semakin maju, dikenal luas, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan, DPD Jawa Timur optimis pembentukan dan penguatan DPC di berbagai daerah akan berjalan dengan baik dan semakin solid.
Slogan:
“Bersama LKGSAI, kita kuat, kita solid, dan kita maju bersama menuju masa depan yang lebih baik.”
Apa bisa tahan?
Tentu tidak. Semangat dan kekompakan LKGSAI akan terus bergerak maju untuk membangun organisasi yang besar, kuat, dan berwibawa di Jawa Timur maupun seluruh Indonesia.
Harga Solar Eceran Tembus Rp16 Ribu, Aktivitas Kapal Motor Tambang di Kubu Raya Lumpuh Total
Harga Solar Eceran Tembus Rp16 Ribu, Aktivitas Kapal Motor Tambang di Kubu Raya Lumpuh Total
KUBU RAYA, 16 MEI 2026
Aktivitas transportasi air Kapal Motor Tambang di Dermaga Rasau Jaya, Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, dipastikan lumpuh total mulai Minggu, 17 Mei 2026. Berhentinya operasional massal ini dipicu oleh kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar serta melonjaknya harga solar di tingkat pengecer hingga mencapai Rp16.000 per liter.
Berdasarkan investigasi lapangan pada Sabtu (16/5/2026), puluhan kapal motor tambang yang melayani berbagai rute perairan tampak bersandar tanpa aktivitas di dermaga. Para pengusaha transportasi air mengaku terpukul karena tingginya biaya operasional tidak sebanding dengan tarif penumpang yang hingga kini belum mengalami penyesuaian.
Kelumpuhan total ini berdampak pada seluruh trayek utama di wilayah perairan Kubu Raya, antara lain:
Rute Rasau Jaya – Batu Ampar – Teluk Batang: Melibatkan KM Arif Azzam Jaya, KM Nabila 05, KM Bintang Fortuna, dan KM Laut Perkasa.
Rute Padang Tikar – Rasau Jaya: Melibatkan KM Sinar Indah, KM Sri Indah, KM Jaga Hati, KM Pesisir, dan KM Polewali 07.
Rute Sungai Pandan – Rasau Jaya: Melibatkan KM Alisa dan KM Pandan Jaya.
Rute Rasau Jaya – Paket 5: Melibatkan KM Semangat Bahagia, KM Sulawesi, KM Bintang Mas, dan KM Bintang Ramadhan.
Salah seorang pengusaha muda pemilik motor tambang yang enggan disebutkan namanya mengeluhkan kondisi dilematis yang dihadapi para pelaku usaha.
“Solar adalah kebutuhan utama kami. Dengan harga solar eceran yang menyentuh Rp16.000 per liter, biaya operasional kami membengkak drastis. Sementara di sisi lain, tarif angkutan penumpang tidak ada kenaikan. Ini sangat memberatkan,” ujarnya.
Mewakili para pengusaha kapal motor tambang di Rasau Jaya, ia mendesak Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dan instansi terkait untuk segera turun tangan memberikan keadilan dan solusi nyata bagi keberlangsungan transportasi wilayah pesisir.
Para pengusaha menuntut adanya perhatian khusus berupa pembenahan regulasi tarif angkutan umum yang sesuai dengan kondisi ekonomi saat ini, serta kepastian pasokan BBM subsidi agar jalur urat nadi perekonomian masyarakat pesisir Kubu Raya tidak lumpuh berkepanjangan.
Kontak Media:Abah M.Asruf Aziz.SE,
LKGSAI
LKGSAI Tegaskan Tidak Bertanggung Jawab atas KTA Kedaluwarsa dan Surat Tugas Tidak Aktif
LKGSAI Tegaskan Tidak Bertanggung Jawab atas KTA Kedaluwarsa dan Surat Tugas Tidak Aktif
Pare, Jawa Timur — Ketua Umum LKGSAI, Edi Munadi, memberikan penegasan terkait penggunaan Kartu Tanda Anggota (KTA) yang sudah tidak berlaku serta surat tugas organisasi.
Dalam keterangannya, Edi Munadi menyampaikan bahwa pihak organisasi tidak bertanggung jawab atas segala bentuk penggunaan KTA yang telah melewati masa berlaku maupun dipermasalahkan oleh pihak lain di luar ketentuan yang telah ditetapkan.
Ia juga menegaskan bahwa surat tugas yang sudah tidak aktif atau tidak diperpanjang tidak lagi menjadi bagian dari tanggung jawab organisasi, sehingga tidak dapat digunakan sebagai dasar dalam kegiatan apa pun di lapangan.
“Setiap anggota wajib memperhatikan masa berlaku KTA dan surat tugas. Jika sudah habis masa berlakunya, segera lakukan perpanjangan sesuai prosedur yang berlaku,” demikian penegasan Ketua Umum.
Pihak organisasi mengimbau seluruh anggota di berbagai daerah untuk lebih tertib administrasi guna menghindari kesalahpahaman maupun potensi permasalahan di kemudian hari.
Dengan adanya penegasan ini, LKGSAI berharap seluruh jajaran dapat menjaga nama baik organisasi serta tetap mengikuti aturan yang telah ditetapkan secara resmi.
Ketua Umum LKGSAI Himbau Seluruh Anggota Perpanjang KTA Baru Tahun 2026
Ketua Umum LKGSAI Himbau Seluruh Anggota Perpanjang KTA Baru Tahun 2026
Ketua Umum LKGSAI, Edi Munadi, menghimbau kepada seluruh anggota LKGSAI di seluruh Indonesia agar segera melakukan perpanjangan Kartu Tanda Anggota (KTA) keluaran baru tahun 2026.
Himbauan tersebut disampaikan sebagai langkah penertiban administrasi dan pengaktifan kembali data keanggotaan agar seluruh anggota tetap tercatat resmi dalam organisasi.
“Bagi anggota yang masa berlaku KTA-nya sudah habis atau mati, silakan segera melakukan perpanjangan. Hal ini penting untuk kelengkapan administrasi dan identitas resmi anggota LKGSAI,” ujar Edi Munadi.
Selain itu, pihak pengurus juga meminta seluruh jajaran DPD dan DPC untuk membantu proses pendataan serta perpanjangan KTA di masing-masing wilayah agar berjalan tertib dan cepat.
Program KTA baru tahun 2026 ini diharapkan dapat memperkuat soliditas dan legalitas anggota dalam menjalankan tugas serta kegiatan organisasi di berbagai daerah.
Ketua umum juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota yang selama ini tetap menjaga kekompakan dan nama baik LKGSAI di tengah masyarakat.
