Bupati Langkat Ditangkap KPK, Profil Wakil Bupati Tiorita Br. Surbakti, S.H. Jadi Sorotan
Langkat – Penangkapan Bupati Langkat, Syah Afandin, dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada awal Juli 2026 membuat perhatian publik tertuju kepada Wakil Bupati Langkat, Tiorita Br. Surbakti, S.H., yang kini menjadi figur penting dalam keberlangsungan pemerintahan daerah.
Tiorita Br. Surbakti resmi dilantik sebagai Wakil Bupati Langkat pada 20 Februari 2025 mendampingi Syah Afandin, setelah pasangan tersebut memenangkan Pilkada Langkat 2024.
Perempuan kelahiran 29 Juni 1969 ini dikenal sebagai politikus Partai Golkar sekaligus aktivis organisasi perempuan di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Selain aktif di dunia politik, ia juga memiliki pengalaman memimpin berbagai organisasi kemasyarakatan dan pemberdayaan perempuan.
Dalam perjalanan organisasinya, Tiorita pernah menjabat sebagai Ketua Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG) Kabupaten Langkat periode 2019–2024, Ketua Himpunan Wanita Karya (HWK) Kabupaten Langkat sejak 2020, serta Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Langkat periode 2019–2024. Di bidang politik, ia juga dipercaya sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Langkat sejak tahun 2020.
Dari sisi pendidikan, Tiorita mengawali pendidikannya di SD Negeri 050600 Kuala, kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Kuala, lulus dari SMA Farmasi pada tahun 1988, dan selanjutnya meraih gelar Sarjana Hukum (S.H.).
Nama Tiorita kembali menjadi perhatian publik setelah ia tampak menangis saat memberikan keterangan kepada awak media usai menghadiri acara nonton bareng Piala Dunia 2026 di Jentera Malay, Rumah Dinas Bupati Langkat, Jumat (3/7/2026).
Dengan suara bergetar, Tiorita menyampaikan bahwa dirinya menghormati proses hukum yang sedang berlangsung dan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah terhadap Syah Afandin.
“Saya menghormati asas praduga tak bersalah. Saya hanya bisa berdoa, khususnya untuk Kabupaten Langkat, semoga Pak Bupati selalu berada dalam lindungan Allah SWT,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa terakhir kali bertemu dengan Syah Afandin dua hari sebelum OTT KPK berlangsung, yakni saat peringatan Hari Bhayangkara. Tiorita turut mengajak masyarakat serta keluarga Bupati agar tetap tabah menghadapi situasi tersebut.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat, Amril, memastikan pelayanan publik dan roda pemerintahan di Kabupaten Langkat tetap berjalan normal meskipun Bupati Langkat tengah menjalani proses hukum. Hingga saat ini, KPK masih terus melakukan penyidikan terkait perkara yang menjerat Syah Afandin.
Perkembangan kasus ini diperkirakan akan terus menjadi perhatian masyarakat, mengingat posisi strategis Wakil Bupati Tiorita Br. Surbakti dalam menjaga stabilitas pemerintahan Kabupaten Langkat selama proses hukum terhadap Bupati berlangsung.
(Red)
