komandogaruda
Posts by :
Keadilan yang Dipertanyakan: Kasus Dato Abat dan Dugaan Pemalsuan Dokumen yang Tak Kunjung Jelas,PASER KALTIM
PASER, KALIMANTAN TIMUR –
Tanda tanya besar kini kian mencuat di benak masyarakat terkait penegakan hukum dan keadilan di negeri ini. Apakah benar keadilan berlaku untuk seluruh rakyat tanpa pandang bulu, ataukah hanya berpihak kepada mereka yang memiliki kekuatan finansial dan pengaruh besar? Pertanyaan itu mencuat tajam seiring lambannya penanganan kasus yang dialami Dato Abat dan keluarganya di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur.
Kasus yang melibatkan dugaan tindak pidana pemalsuan dokumen dan penyerobotan lahan itu kini memasuki babak yang membingungkan publik. Laporan yang telah lama dilayangkan oleh pihak keluarga Dato Abat kepada aparat penegak hukum hingga kini belum menunjukkan perkembangan berarti. Lambannya proses penegakan hukum ini memicu berbagai spekulasi di masyarakat, terutama adanya dugaan beking kuat dari oknum-oknum tertentu yang diduga berada di balik jaringan mafia pembebasan lahan.
Salah satu anggota keluarga Dato Abat, ketika ditemui oleh tim media, mengungkapkan kekecewaan dan keprihatinan mendalam atas ketidakjelasan proses hukum tersebut.
“Saat ini kami masih menunggu upaya para aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti laporan kami terkait dugaan pemalsuan dokumen. Kami pun heran, karena ketika kami menuntut hak atas lahan kami yang dibebaskan dan digarap oleh perusahaan tambang, malah kami yang diperlakukan seperti kriminal,” ujarnya.
Menurutnya, pihak keluarga hanya memperjuangkan hak atas tanah yang mereka klaim secara sah milik mereka, namun justru berbalik menjadi pihak yang dituduh melanggar hukum.
“Kami dilaporkan telah menghalangi kegiatan pertambangan, padahal kami hanya menuntut kejelasan atas lahan kami yang diambil tanpa kejelasan. Yang lebih miris, laporan dari pihak perusahaan langsung diproses dengan cepat hingga menjadikan keluarga kami sebagai tersangka, sementara laporan kami mengenai dugaan pemalsuan dokumen tidak kunjung ditindaklanjuti,” tambahnya.
Fenomena ini menimbulkan dugaan kuat di masyarakat bahwa ada oknum berpengaruh yang “bermain di belakang layar” untuk melindungi para pelaku dugaan mafia tanah. Beberapa pihak bahkan menduga keterlibatan orang-orang besar atau berpangkat tinggi yang membuat hukum seolah sulit menembus benteng kekuasaan tersebut.
“Kami tidak ingin berprasangka, tapi fakta di lapangan menunjukkan ada ketimpangan besar dalam perlakuan hukum. Kalau rakyat kecil melapor, kasusnya jalan di tempat. Tapi kalau perusahaan besar melapor, proses hukumnya bisa begitu cepat,” kata salah satu tokoh masyarakat Paser yang ikut mengikuti perkembangan kasus ini.
Keluarga Dato Abat kini masih menunggu hasil tindak lanjut laporan mereka dari pihak kepolisian serta menantikan respons resmi dari pemerintah pusat, setelah sebelumnya mereka mengirimkan surat permohonan perhatian terhadap kasus tersebut.
“Kami sangat berterima kasih karena pemerintah pusat melalui surat balasan yang kami terima telah memberikan perhatian dan tanggapan positif atas persoalan yang kami alami. Kami kini menunggu jadwal pertemuan resmi untuk membahas langkah selanjutnya,” ujar keluarga Dato Abat.
Kasus ini menjadi sorotan tajam di kalangan masyarakat Paser, terutama karena dianggap sebagai potret nyata lemahnya penegakan hukum di tingkat daerah, serta indikasi adanya ketidakadilan struktural antara masyarakat kecil dan pemilik modal besar. Publik berharap agar aparat penegak hukum dapat menunjukkan ketegasan dan profesionalitas dalam menangani perkara ini, tanpa pandang bulu dan tanpa intervensi dari pihak manapun.
Jika kasus ini terus berlarut tanpa kejelasan, maka kepercayaan masyarakat terhadap lembaga penegak hukum akan semakin tergerus. Harapan besar kini tertuju pada langkah-langkah konkrit pemerintah dan aparat hukum agar dapat menegakkan keadilan yang sebenar-benarnya, bukan keadilan yang hanya berpihak kepada mereka yang kuat.
TIM ANDRIL +62 821-4168-4196
DUA ANGGOTA LKGSAI DI PRABUMULIH AKAN KEMBANGKAN RODA ORGANISASI BERSAMA KETUA DPC BAPAK KAMAL
Prabumulih — Semangat kebersamaan dan pengabdian terhadap lembaga kembali ditunjukkan oleh para anggota Lembaga Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia (LKGSAI) yang berada di wilayah Prabumulih. Dua aktivis yang dikenal aktif dan berdedikasi tinggi, yakni Bapak Heri dan Ibu Kusuma, kini tengah berperan besar dalam membantu dan mengembangkan roda organisasi di bawah kepemimpinan Ketua DPC LKGSAI Prabumulih, Bapak Kamal.
Dalam berbagai kesempatan, Bapak Heri dan Ibu Kusuma menegaskan bahwa komitmen mereka terhadap perjuangan lembaga bukan hanya sebatas kata-kata, melainkan diwujudkan melalui kerja nyata di lapangan. Mereka terus bersinergi bersama Ketua DPC dalam melaksanakan berbagai program kerja yang telah disusun dan diarahkan langsung oleh Ketua Umum LKGSAI.
LKGSAI Prabumulih sendiri dikenal sebagai salah satu DPC yang aktif, responsif, dan memiliki kemampuan menyelesaikan berbagai persoalan sosial yang muncul di tengah masyarakat. Di bawah koordinasi Bapak Kamal, DPC LKGSAI Prabumulih telah banyak menangani dan menyelesaikan berbagai permasalahan, mulai dari persoalan sosial masyarakat, bantuan hukum, hingga pendampingan terhadap warga yang membutuhkan advokasi. Semua langkah tersebut dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan tetap berpegang pada arahan serta visi besar lembaga untuk mengedepankan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Keberadaan dua aktivis ini, Bapak Heri dan Ibu Kusuma, menjadi angin segar bagi DPC LKGSAI Prabumulih. Dengan pengalaman dan kepedulian mereka terhadap masyarakat, keduanya diharapkan mampu memperkuat barisan anggota, memperluas jaringan kerja sama antarwilayah, serta menumbuhkan rasa percaya diri bagi seluruh anggota dalam menjalankan misi lembaga.
Ketua DPC, Bapak Kamal, menyampaikan apresiasinya atas semangat dan loyalitas yang ditunjukkan oleh para anggota, terutama Bapak Heri dan Ibu Kusuma. Menurutnya, keberhasilan lembaga bukan hanya ditentukan oleh satu atau dua orang, melainkan hasil dari kerja sama, keikhlasan, dan kebersamaan seluruh anggota dalam menjalankan amanah organisasi.
“LKGSAI bukan sekadar wadah, tapi juga rumah bagi kita semua untuk berjuang bersama. Di sinilah tempat kita mengabdi, membantu masyarakat, dan membuktikan bahwa lembaga ini benar-benar hadir untuk kepentingan rakyat,” ujar Bapak Kamal dalam salah satu kesempatan pertemuan internal.
Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang tinggi, DPC LKGSAI Prabumulih diharapkan terus tumbuh menjadi lembaga yang kuat, solid, dan menjadi teladan bagi DPC lainnya di seluruh Indonesia. Semua anggota diajak untuk tetap menjaga kekompakan, mengutamakan pelayanan terhadap masyarakat, serta menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan dan persatuan bangsa sebagaimana cita-cita luhur yang selalu digaungkan oleh Ketua Umum LKGSAI.
Prabumulih kini menjadi salah satu wilayah yang diperhitungkan dalam struktur organisasi LKGSAI karena memiliki semangat juang yang tinggi dan kerja nyata di lapangan. Dukungan dari masyarakat pun terus mengalir sebagai bentuk kepercayaan terhadap kinerja DPC LKGSAI yang terus berbenah dan berinovasi demi mewujudkan lembaga yang benar-benar bermanfaat bagi semua golongan tanpa pandang bulu..
TIM LKGSAI

PENGUMUMAN PERTEMUAN LKGSAI KEDIRI.jatim
PENGUMUMAN PERTEMUAN LKGSAI KEDIRI
Segenap pengurus dan anggota Lembaga Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia (LKGSAI) yang berada di wilayah Kediri dan sekitarnya diharapkan untuk merapat pada hari Rabu, pukul 15.00 WIB, bertempat di Hotel Surya Beso, Pare – Kediri.
Pertemuan ini akan dihadiri langsung oleh Ketua Umum bersama Kepala Divisi Organisasi, dalam rangka konsolidasi dan penguatan struktur kelembagaan di wilayah Kediri Raya.
Mari bersama-sama kita wujudkan semangat:
“Maju Bersama, Jaga Soliditas dan Loyalitas”
demi kemajuan LKGSAI di seluruh Indonesia.
Salam Maju Bersama!
LKGSAI – Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia
Berikut versi caption singkat untuk media sosial (misalnya Facebook atau Instagram):
📣 Pertemuan LKGSAI Kediri!
Rabu, pukul 15.00 WIB di Hotel Surya Beso, Pare – Kediri. Tgl 22 oktober 2025
Hadir langsung Ketum & Kadiv Organisasi.
Ayo jaga soliditas dan loyalitas! 💪
#LKGSAI #MajuBersama #GarudaSakti #SoliditasTanpaBata
Terbentuknya Pengurus DPD dan DPC Bali, Menambah Kekuatan Jaringan LKGSAI di Indonesia
Terbentuknya Pengurus DPD dan DPC Bali, Menambah Kekuatan Jaringan LKGSAI di Indonesia
Terbentuknya pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Lembaga Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia (LKGSAI) di Provinsi Bali menjadi langkah penting dalam memperluas jaringan dan memperkuat struktur organisasi LKGSAI di seluruh Indonesia.
Kepengurusan DPD LKGSAI Bali kini resmi dinahkodai oleh Bapak Ardy sebagai Ketua DPD yang baru. Dalam arahannya, beliau menegaskan bahwa seluruh anggota dan simpatisan LKGSAI di wilayah Bali diharapkan dapat bersatu kembali, mempererat silaturahmi, dan bersama-sama membangun kembali semangat perjuangan organisasi.
Dengan terbentuknya pengurus baru ini, diharapkan LKGSAI Bali dapat menjadi motor penggerak dalam melaksanakan berbagai program sosial, kemasyarakatan, dan pengawasan terhadap kebijakan publik sesuai dengan visi dan misi organisasi.
Bapak Ardy juga menginstruksikan kepada seluruh anggota di Bali untuk membuka diri bagi siapa saja yang ingin bergabung dan berpartisipasi aktif dalam mengembangkan LKGSAI di Pulau Dewata. Semangat kebersamaan dan gotong royong menjadi dasar bagi kebangkitan kembali LKGSAI di Bali.
Tambang Galian C Diduga Ilegal Di Talang Padang Pasmah Air Keruh Yang Beroperasi Bebas, Aparat Tutup Mata?
Tambang Galian C Diduga Ilegal Di Talang Padang Pasmah Air Keruh Yang Beroperasi Bebas, Aparat Tutup Mata?
Empat Lawang – Dugaan aktivitas tambang ilegal jenis batuan kembali Beroperasi yang sebelumnya pernah berhenti beroperasi di Desa Talang Padang, Kabupaten Empat Lawang, Provinsi Sumatera Selatan.18 Oktober 2025
Ironisnya, kegiatan yang diduga tanpa izin pemerintah daerah atau legalitas yang sah ini tetap berjalan mulus seolah-olah tak tersentuh aparat penegak hukum (APH).
Hasil investigasi tim media Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia (KGSAI) dan Lembaga Investigasi Negara ( LIN ).Menemukan adanya aktivitas tambang galian C atau Tambang batuan dan mesin pemecah batu (Crusher) di bantaran sungai Desa Talang Padang, Menurut Aprianto Lokasi Galian C tersebut telah melanggar Amdal, karena berdampingan dengan pemukiman dan persawahan milik warga yang seharusnya jarak minimal 500 meter dari Pemukiman. Tegasnya
Tim pun mencoba untuk mengkonfirmasi pimpinan Perusahaan ataupun pekerja yang berada dilokasi, namun tidak ada satupun pekerja yang bisa memberikan keterangan terkait Galian C atau Tambang jenis Batuan ini, Perusahaan ini diketahui milik PT. Sukses Sarrie Kintano. Yang beralamat di Jl. Pasar 16 No.494/427 Ilir Timur Satu, Palembang, Provinsi Sumatera Selatan
Keterangan dari warga sekitar mengaku resah karena aktivitas tambang batuan itu telah merusak lingkungan, jalan, hingga berdampak langsung pada kesehatan. Debu dari kegiatan penambangan serta lalu lintas truk pengangkut material yang berada tak jauh dari lokasi.
“Setiap hari debunya masuk ke Pemukiman dan sekolah. Jalan masyarakat juga hancur karena dilintasi truk-truk berat,” keluh seorang warga.
Masyarakat menyayangkan minimnya tindakan tegas dari aparat. Padahal, aktivitas galian C yang diduga ilegal ini jelas merugikan masyarakat dan negara. Mereka menduga ada pembiaran, bahkan permainan antara penambang dengan oknum aparat sehingga kegiatan ini bisa terus berjalan.
Aktivitas tambang ini, publik menunggu langkah tegas aparat penegak hukum,Pemerintah Daerah dan Dinas terkait, untuk segera menghentikan aktivitas tambang yang diduga ilegal di bantaran sungai Pasmah Air Keruh dan mengusut tuntas siapa saja yang bermain di baliknya.
Sampai Berita ini diterbitkan belum ada keterangan resmi dari perusahaan maupun dari Aparat Penegak Hukum
Miko Rolis
Terbentuknya Tim Kepulauan Nias LKGSAI: Langkah Strategis Menuju Penguatan Organisasi di Sumatera Utara
Terbentuknya Tim Kepulauan Nias LKGSAI: Langkah Strategis Menuju Penguatan Organisasi di Sumatera Utara
Terbentuknya Tim Kepulauan Nias Lembaga Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia (LKGSAI) menandai sebuah langkah penting dan strategis dalam upaya memperluas jangkauan serta memperkuat struktur kelembagaan di wilayah Sumatera Utara. Pembentukan tim ini bukan sekadar formalitas, tetapi merupakan bentuk nyata dari semangat pengabdian dan tanggung jawab moral seluruh jajaran LKGSAI dalam mewujudkan visi besar lembaga, yaitu menghadirkan organisasi yang solid, berwibawa, dan mampu menjadi mitra strategis bagi masyarakat maupun pemerintah daerah.
Tim Kepulauan Nias dibentuk dengan tujuan utama untuk membantu DPD dan DPP LKGSAI dalam mempercepat proses pembentukan DPC di seluruh wilayah Sumatera Utara, terutama di kawasan kepulauan yang memiliki potensi besar namun selama ini masih belum terjangkau secara maksimal oleh struktur kelembagaan pusat. Dengan hadirnya tim ini, diharapkan proses konsolidasi, koordinasi, dan pembinaan organisasi dapat berjalan lebih cepat, efektif, dan menyeluruh.
LKGSAI menyadari bahwa wilayah Kepulauan Nias memiliki posisi yang sangat strategis baik secara geografis maupun sosial. Potensi sumber daya alam, kekayaan budaya, serta semangat gotong royong masyarakatnya merupakan modal besar untuk mendukung kemajuan lembaga dan pembangunan daerah. Oleh karena itu, tim Kepulauan Nias akan menjadi ujung tombak dalam memperkuat jaringan kerja LKGSAI di tingkat daerah, menjembatani komunikasi antara masyarakat, pemerintah, dan struktur organisasi pusat.
Selain berperan dalam pembentukan dan pembinaan DPC-DPC, tim ini juga akan aktif membantu berbagai program sosial, hukum, dan kemasyarakatan yang menjadi fokus utama lembaga. LKGSAI percaya bahwa keberhasilan organisasi tidak hanya diukur dari banyaknya struktur yang terbentuk, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang bisa diberikan kepada masyarakat luas.
Dengan semangat kebersamaan dan dedikasi tinggi, seluruh anggota Tim Kepulauan Nias berkomitmen untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, loyalitas, dan integritas. Dukungan penuh dari DPD Sumatera Utara dan DPP LKGSAI menjadi motivasi besar bagi tim untuk terus bekerja keras demi tercapainya tujuan bersama, yaitu menjadikan LKGSAI sebagai lembaga yang kuat, mandiri, dan berperan aktif dalam pembangunan bangsa.
Melalui terbentuknya Tim Kepulauan Nias ini, diharapkan LKGSAI semakin dikenal luas dan dipercaya oleh masyarakat sebagai lembaga yang hadir membawa solusi, bukan sekadar simbol. Semangat perjuangan, persatuan, dan pengabdian akan terus dikibarkan di bumi Nias dan seluruh wilayah Sumatera Utara, menuju LKGSAI yang lebih maju, berkembang, dan berintegritas tinggi.
lkgsai nias
SUSUNAN PENGURUS DPC LKGSAI KABUPATEN BANYUWANGI
SUSUNAN PENGURUS DPC LKGSAI KABUPATEN BANYUWANGI
Di bawah kepemimpinan Bapak Krisna sebagai Ketua DPC Lembaga Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia (LKGSAI) Kabupaten Banyuwangi, kini kepengurusan resmi terbentuk dan siap menjalankan roda organisasi dengan semangat baru.
Adapun susunan kepengurusan DPC LKGSAI Kabupaten Banyuwangi adalah sebagai berikut:
- Ketua: Krisna
- Sekretaris: Angga
- Bendahara: Sri Wahyuni
Selain itu, beberapa jajaran pengurus lainnya juga telah bergabung dan menyatakan komitmen untuk bekerja keras, berkontribusi nyata, serta menjaga marwah organisasi di Kabupaten Banyuwangi.
Dengan semangat kebersamaan dan dedikasi tinggi, seluruh jajaran DPC LKGSAI Banyuwangi bertekad untuk memperkuat struktur organisasi, memperluas jaringan, serta menjadi mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam memperjuangkan keadilan sosial dan pembangunan daerah.
“Maju Bersama Banyuwangi, Kibarkan Panji LKGSAI untuk Kepentingan Rakyat!”
