Pengangkatan Ketua DPD Partai Amanat Demokrasi Indonesia Kota Kediri
Kediri – Dalam momentum bersejarah peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 pada 17 Agustus 2025, Wakil Presiden Partai Amanat Demokrasi Indonesia (PADI) Edi Munadi secara resmi meresmikan dan melantik Imam Solikin, S.E. sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PADI Kota Kediri.
Acara pengangkatan ini berlangsung khidmat dan penuh semangat nasionalisme, disaksikan oleh jajaran pengurus pusat, pengurus wilayah, tokoh masyarakat, serta simpatisan partai. Pelantikan ini diharapkan menjadi tonggak awal penguatan struktur kepengurusan PADI di daerah, guna memperluas jangkauan dan meningkatkan pelayanan partai kepada masyarakat.
Dalam sambutannya, Edi Munadi menegaskan bahwa pelantikan di momentum Hari Kemerdekaan ini menjadi simbol tekad PADI untuk berjuang demi kemajuan bangsa.
“Pengangkatan ini bukan hanya seremonial, tetapi komitmen untuk memperkuat peran partai dalam memperjuangkan aspirasi rakyat, khususnya di Kota Kediri. Semoga Pak Imam solikin dapat memimpin DPD dengan amanah dan dedikasi tinggi,” ujar Edi Munadi.
Sementara itu, Imam Solikin menyampaikan rasa terima kasih dan kesiapannya untuk mengemban amanah tersebut. Ia berkomitmen membangun soliditas internal partai, memperkuat hubungan dengan masyarakat, serta memajukan program-program yang berpihak pada kepentingan rakyat.
Dengan kepemimpinan baru ini, DPD PADI Kota Kediri optimistis dapat berkontribusi lebih besar dalam pembangunan daerah, sejalan dengan visi dan misi partai.
Cekcok rumah tangga Berujung tiga Nyawa Melayang Di Segah
Polres Berau Tragedi memilukan mengguncang kampung punan Mahkam Kecamatan Segah Pada Minggu 10 Agustus Sekitar pukul 07:00 WITA Seorang ibu yang sedang hamil enam bulan bersama dua anaknya akibat penganiayaan yang di Lakukan suaminya sendiri
Kapolres Berau AKBP khainul Basyar melalui kasih humas AKP Ngatijan Mengungkap kan peristiwa itu terungkap setelah Ayah korban (61) , mendengar suara Benturan Dari Rumah anaknya yg Berada di samping kediamannya Saat mendatangi rumah saksi melihat kedua cucu ya sudah tergeletak tak Berdaya di Dalam kamar Sementara anak perempuannya NV (32), terkapar di Depan kamar mandi Dengan Luka parah ujungnya melihat kejadian tersebut saksi Langsung Berteriak meminta pertolongan warga Datang Segera Mengamankan pelaku J (33) , ke Rumahnya warga kemudian Mengevakuasi para korban ke RSUD dr Abdul Rivai Tanjung Redeb Dan puskesmas Tepian Buah namun Nyawa mereka tidak tertolong korban NJ (5) meninggal di TKP korban NS (4) DAN NV meninggal dalam perjalanan menuju fasilitas kesehatan imbuhnya Hasil pemeriksaan awal penunjukan bahwa sang istri yang tengah mengandung enam bulan mengalami Luka tusuk di perut Luka tebas di Leher serta Lebam di beberapa bagian tubuh kedua anaknya juga mengalami Luka tebas di kepala punggung dan tangan dari pengakuan tersangka motif pembunuhan dipicu oleh pertengkaran rumah tangga pelaku sudah kami amankan untuk menjalani proses hukum tegas Ngatijan ia mengimbau masyarakat untuk Lebih peka terhadap tanda tanda kekerasan dalam rumah tangga dan segera melapor jika menemukan potensi ancaman keselamatan Kami akan menindak tegas setiap pelaku kekerasan apalagi yang mengakibatkan hilang ya yawa tandas ya humas polres Berau ) penulis Hendra Sitorus
Sosok Sudar Aji Resmi Bergabung di LKGSAI sebagai Kadiv Pengembangan dan ESDM
Sosok wajah yang tidak asing di dunia pembangunan Indonesia, Sudar Aji, kini resmi bergabung dengan Lembaga Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia (LKGSAI). Dikenal sebagai salah satu tokoh pengembang di bidang pembangunan dan arsitektur, Sudar Aji telah menorehkan banyak karya besar yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.
Dengan segudang pengalaman dan prestasi, Sudar Aji mendaftar langsung sebagai Kepala Divisi Pengembangan dan Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) di LKGSAI. Kehadirannya diharapkan mampu membawa semangat baru dalam membangun jaringan anggota yang siap menciptakan pembangunan di desa masing-masing.
“Tujuan saya bergabung di LKGSAI adalah agar kita bisa bersama-sama membangun, tidak hanya di kota besar, tetapi juga di desa-desa. Pembangunan yang merata adalah kunci kemajuan bangsa,” ujar Sudar Aji.
LKGSAI optimis, dengan pengalaman dan visi besar Sudar Aji, program pengembangan infrastruktur dan sumber daya akan semakin terarah dan bermanfaat untuk masyarakat di seluruh Indonesia.
Persentase Lansia 2025 Meningkat, Ketua DPD LSM Garuda Sakti Indonesia Soroti Tantangan Masa Depan
Jakarta, 12 Agustus 2025 — Data Statistik Penduduk Lanjut Usia 2025 menunjukkan, jumlah penduduk berusia 60 tahun ke atas di Indonesia mencapai 10,48 persen. Fakta ini diungkapkan oleh Ketua DPD LSM Garuda Sakti Indonesia, Ahmad Zain, kepada wartawan pada Selasa (12/8/2025).
Zain menjelaskan bahwa peningkatan jumlah lansia tidak hanya terjadi pada kelompok usia 60 tahun ke atas, tetapi juga pada lansia tua berusia 80 tahun ke atas. “Berdasarkan proyeksi, jumlah lansia usia 80 tahun ke atas akan terus bertambah hingga mencapai 426 juta jiwa pada tahun 2050 mendatang,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa seiring bertambahnya jumlah lansia, rasio ketergantungan lansia juga mengalami kenaikan. Pada tahun 2025, rasio ketergantungan lansia di Indonesia tercatat sebesar 16,09 persen. Artinya, setiap 100 penduduk usia produktif harus menanggung beban 16 penduduk lansia.
“Peningkatan ini menjadi tantangan bagi pemerintah dan masyarakat, khususnya dalam penyediaan fasilitas kesehatan, jaminan sosial, dan dukungan kesejahteraan bagi para lansia,” tegas Zain.
Menurutnya, jika tidak diantisipasi dengan kebijakan yang tepat, fenomena penuaan penduduk ini dapat berdampak pada produktivitas nasional dan beban anggaran negara di masa mendatang.
Silaturahmi dan Pembahasan Program Pendidikan Bersama Ketua DPD LKGSAI DKI Jakarta
Jakarta — Dalam rangka mempererat hubungan dan memperkuat sinergi program, saya berkesempatan bersilaturahmi dengan Bang Ahmad Zainuri, Ketua DPD LKGSAI DKI Jakarta Komando Garuda Sakti, di Sekretariat DPD LKGSAI DKI Jakarta. Pertemuan ini berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan.
Dalam diskusi tersebut, kami membicarakan program penting yang menyasar anak-anak usia sekolah yang putus sekolah maupun anak usia sekolah yang belum mengenyam pendidikan formal. Tujuan utama program ini adalah memberikan kesempatan agar mereka bisa kembali bersekolah melalui jalur pendidikan non-formal, yaitu di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Hasanah yang saya kelola.
Bang Ahmad Zainuri menyambut baik inisiatif ini dan menegaskan bahwa LKGSAI DKI Jakarta siap mendukung upaya yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan. Menurutnya, pendidikan adalah salah satu kunci utama untuk membangun generasi penerus yang cerdas, berkarakter, dan memiliki masa depan cerah.
Kami sepakat untuk segera menyusun langkah-langkah teknis, mulai dari pendataan calon peserta didik, sosialisasi program di tingkat kelurahan dan RW, hingga pelaksanaan pembelajaran. Harapannya, program ini dapat menjangkau sebanyak mungkin anak yang membutuhkan, sehingga mereka mendapatkan kesempatan yang sama untuk meraih masa depan lebih baik.
Dengan adanya kolaborasi antara LKGSAI DKI Jakarta dan PKBM Hasanah ini, diharapkan akan lahir lebih banyak program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, terutama di bidang pendidikan, demi mewujudkan Indonesia yang lebih maju dan berdaya saing.
Srikandi LKGSAI Depok Gelar Kegiatan Pemberian Vitamin A di Posyandu RW 04 Pasir Putih
Depok, 11 Agustus 2025 — Tim Srikandi DPC LKGSAI Kabupaten Depok mengadakan kegiatan pemberian Vitamin A kepada balita di Posyandu RW 04, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Sawangan, Depok. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan dan mendapat dukungan langsung dari para kader Posyandu setempat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Lurah Pasir Putih, Bapak [Nama Lurah], serta Ketua RW 04, Bapak [Nama RW], yang bersama-sama memberikan dukungan moral kepada para kader dan warga.
Ketua DPC LKGSAI Kabupaten Depok menyampaikan bahwa kegiatan sosial seperti ini merupakan wujud kepedulian organisasi terhadap kesehatan masyarakat, khususnya generasi penerus. “LKGSAI Kabupaten Depok akan terus bergerak maju dan hadir di tengah masyarakat melalui program-program nyata yang bermanfaat,” ujarnya.
Dengan adanya sinergi antara LKGSAI, pemerintah setempat, dan warga, diharapkan kesehatan balita dapat terjaga dengan baik, sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga di wilayah Pasir Putih.
Kodim 0809/Kediri bersama Pemda Gelar Panen Raya Dukung Swasembada Pangan Nasional
KEDIRI – Kodim 0809/Kediri kembali menggelar Panen raya padi yang dilakukan di lahan Perswahan Dusun Gresikan Desa Balongjeruk, Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri Jawa Timur. Selasa (12/8/2025). Kegiatan panen raya itu dalam rangka mendukung program swasembada pangan nasional tahun 2025.
Hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0809/Kediri Letkol Inf Ragil Jaka Utama.,S.Hub. Int., M.H, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Kediri/Plt. Kadistan Kab. Kediri Bapak Sukadi SE,MM, Wakil Ketua DPRD Kab. Kediri Bapak Sigit Sosiawan S,Sos,Kejaksaan Negeri Kab. Kediri Bapak Rafi, Pasiter Kodim 0809/ Kediri Kapten Inf Arif Nurwahyudi, Danramil jajaran Kodim 0809/Kediri, BPP Kec. Kunjang Bapak Zeni L, Camat Kunjang Bapak Hadi Subagia, SH, MH, Kapolsek Kunjang AKP Udi Waluyo (Kapolsek Kunjang, Danramil 0809/23 Kunjang Lettu Inf. Rudi Hartono, Kepala Deda Balong Jeruk Bapak Supi’i, Kades se Kecamatan Kunjang dan Poktan Subur Makmur Gresikan Desa Balongjeruk.
Dandim 0809/Kediri Letkol Inf Ragil Jaka Utama, S.Hub. Int., M.H dalam sambutannya menyampaikan bahwa Tujuan utama dalam kegiatan ini adalah untuk membantu Program Pemerintah dalam mewujudkan program swasembada pangan nasional sehingga dapat membantu kebutuhan masyarakat khususnya di wilayah Kabupaten Kediri.
Kegiatan panen padi ini dengan mewujudkan sistem pertanian terpadu sesuai tipologi wilayah guna mendukung pemerintah dalam rangka Ketahanan Pangan Nasional”.
Semoga melalui panen padi bersama ini dapat bermanfaat untuk seluruh rakyat indonesia khususnya Kabupaten Kediri,” ujar Dandim.
Sementara itu dalam sambutannya Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Kediri/Plt. Kadistan Kab. Kediri Bapak Sukadi SE,MM mengucapkan Terimakasih kepada Dandim 0809/Kediri yang sudah mengawal program swasembada pangan pemerintah Republik Indonesia.
Alhamdulillah harga gabah kering saat ini sudah mencapai Rp 7.600. dalam rangka meningkatkan kesuburan tanah didesa, kami juga menganggarkan dana desa sebesar 30 juta untuk mendukung bantuan Pupuk untuk petani, tahun 2025 ini program kami dari dinas pertanian akan membuat sumur summersibel sebanyak 98 titik yang akan tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Kediri.
Lebih lanjut Sukadi mengatakan bahwa Tugas kami sangat berat tanpa bantuan dari TNI Polri, untuk itu kami mengucapkan terima kasih,” pungkasnya.
Acara dilanjutkan dengan penyerahan bantuan benih padi dan Panen Padi secara simbolis kepada Poktan Subur Makmur Gresikan Desa Balongjeruk dan Panen Padi secara simbolis oleh Dandim dan tamu undangan.(pen0809)
Nunukan, Kalimantan Utara — Dalam wawancara bersama media LKGSAI, Komandan Kodim 0911/Nunukan, Letkol Inf Tony Prasetyo, menegaskan bahwa apel siaga Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang digelar bukan sekadar seremonial. Menurutnya, kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen dan kesiapan penuh seluruh personel dalam bertindak cepat bila sewaktu-waktu bencana terjadi.
“Apel siaga ini bertujuan untuk mempersatukan visi, menyatukan tekad, serta menguatkan koordinasi antara unsur TNI, Polri, dan pemerintah daerah Kabupaten Nunukan. Kita harus selalu siap kapan pun dibutuhkan. Sinergi ini menjadi satu kesatuan yang kokoh dalam menghadapi ancaman bencana, baik Karhutla maupun bencana alam lainnya,” tegasnya.
Ia menjelaskan, peran aktif seluruh unsur sangat diperlukan mengingat luasnya wilayah Kabupaten Nunukan yang sebagian besar merupakan hutan dan lahan rawan terbakar. Letkol Inf Tony juga menyoroti tantangan geografis wilayah Nunukan yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, sehingga pengendalian Karhutla memerlukan strategi khusus.
Fokus pada Pencegahan Letkol Inf Tony menekankan bahwa pencegahan adalah langkah terbaik dibandingkan penanggulangan ketika kebakaran sudah terlanjur terjadi. Pihaknya bersama unsur terkait akan terus melakukan patroli terpadu, sosialisasi kepada masyarakat, serta penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran hutan atau lahan.
“Selain kesiapan personel dan peralatan, edukasi kepada masyarakat adalah kunci. Kita ingin menumbuhkan kesadaran bersama bahwa menjaga hutan berarti menjaga kehidupan kita sendiri,” ujarnya.
Dengan sinergi lintas instansi, kesiapan personel, dan peran aktif masyarakat, Letkol Inf Tony optimistis bahwa ancaman Karhutla di wilayah Nunukan dapat ditekan seminimal mungkin, demi kelestarian lingkungan dan keselamatan bersama.
Nunukan lkgsai , 12 Agustus 2025 — Dalam rangka mengantisipasi potensi terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara, Kodim 0911/Nunukan menggelar apel gelar kesiagaan yang dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0911/Nunukan, Letkol Inf Tony Prasetyo. Kegiatan ini berlangsung di Lapangan Kodim 0911/Nunukan dan dihadiri oleh unsur TNI, Polri, serta jajaran Pemerintah Daerah.
Apel kesiagaan ini merupakan langkah nyata TNI AD, khususnya Kodim 0911/Nunukan, untuk selalu siap siaga membantu pemerintah daerah dalam upaya pencegahan dan penanggulangan bencana, khususnya Karhutla yang kerap mengancam lingkungan, kesehatan masyarakat, dan perekonomian daerah.
Dalam kesempatan wawancara dengan media LKGSAI, Letkol Inf Tony Prasetyo menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah bentuk komitmen dan kesiapan penuh seluruh personel dalam bertindak cepat jika sewaktu-waktu bencana terjadi.
“Apel siaga ini bertujuan untuk mempersatukan visi, menyatukan tekad, serta menguatkan koordinasi antara unsur TNI, Polri, dan pemerintah daerah Kabupaten Nunukan. Kita harus selalu siap kapan pun dibutuhkan. Sinergi ini menjadi satu kesatuan yang kokoh dalam menghadapi ancaman bencana, baik Karhutla maupun bencana alam lainnya,” tegasnya.
Menurutnya, peran aktif seluruh unsur sangat dibutuhkan mengingat luasnya wilayah Kabupaten Nunukan yang sebagian besar terdiri dari hutan dan lahan rawan terbakar. Kondisi geografis yang berbatasan langsung dengan negara tetangga juga menjadi tantangan tersendiri dalam pengendalian Karhutla.
Upaya Pencegahan Lebih Utama Letkol Inf Tony Prasetyo menekankan bahwa pencegahan merupakan langkah terbaik dibandingkan penanggulangan ketika kebakaran sudah terjadi. Untuk itu, pihaknya bersama unsur terkait akan terus melakukan patroli terpadu, sosialisasi kepada masyarakat, dan penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran hutan atau lahan.
“Selain kesiapan personel dan peralatan, edukasi kepada masyarakat adalah kunci. Kita ingin menumbuhkan kesadaran bersama bahwa menjaga hutan berarti menjaga kehidupan kita sendiri,” tambahnya.
Sinergi Multi Pihak Apel gelar kesiagaan ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari personel TNI Kodim 0911/Nunukan, Polres Nunukan, BPBD, Dinas Kehutanan, Manggala Agni, hingga relawan dan masyarakat peduli api. Kehadiran seluruh pihak ini menunjukkan bahwa penanggulangan Karhutla bukan hanya tugas satu institusi, tetapi tanggung jawab bersama.
Pemerintah Kabupaten Nunukan mengapresiasi langkah cepat dan terukur Kodim 0911/Nunukan dalam menginisiasi apel kesiagaan ini. Bupati Nunukan yang turut hadir menyampaikan bahwa pihaknya akan terus memperkuat koordinasi lintas sektor, terutama dalam penyediaan sarana prasarana, dukungan logistik, dan pelatihan teknis bagi personel gabungan.
Harapan ke Depan Melalui apel kesiagaan ini, diharapkan seluruh pihak dapat bergerak secara cepat, terkoordinasi, dan efektif saat menghadapi ancaman Karhutla. Kerja sama yang solid antarinstansi di tingkat kabupaten hingga desa diyakini akan mampu meminimalkan dampak yang ditimbulkan, sekaligus menjaga kelestarian hutan dan lingkungan hidup di Kabupaten Nunukan.
Dengan kesiapan yang matang, sinergi yang kuat, dan semangat pengabdian, Kodim 0911/Nunukan bersama seluruh unsur terkait bertekad menjaga Bumi perbatasan tetap hijau, aman, dan bebas dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.
KPK Ungkap Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024, Kerugian Negara Lebih dari Rp 1 Triliun
Jakarta — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan dugaan korupsi dalam penentuan kuota haji 2024 dengan kerugian negara yang diperkirakan mencapai lebih dari Rp 1 triliun.
“Dalam perkara ini (kuota haji), hitungan awal dugaan kerugian negaranya lebih dari Rp 1 triliun,” kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, di Gedung Merah Putih, Jakarta, Senin (11/8/2025).
Budi menjelaskan, hingga saat ini KPK belum menetapkan tersangka karena proses penyidikan masih memerlukan pemeriksaan terhadap berbagai pihak terkait. “Nanti kami akan update, karena tentu dalam proses penyidikan ini KPK perlu memeriksa juga pihak-pihak yang mengetahui perkara ini,” ujarnya.
Sebelumnya, KPK menyatakan bahwa kasus dugaan korupsi ini terjadi pada era Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dan telah dinaikkan ke tahap penyidikan. Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, mengatakan peningkatan status tersebut dilakukan setelah ditemukan bukti permulaan yang cukup.
“Terkait perkara haji, KPK telah menaikkan status penyelidikan terkait penentuan kuota dan penyelenggaraan ibadah haji pada Kementerian Agama tahun 2023 sampai dengan 2024 ke tahap penyidikan,” kata Asep, di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Sabtu (9/8/2025) dini hari.
Asep menegaskan, peningkatan status perkara ini disertai penerbitan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) umum. Dalam penanganannya, KPK menerapkan Pasal 2 ayat (1) dan/atau Pasal 3 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), juncto Pasal 55 Ayat (1) KUHP.
KPK juga memastikan akan memanggil kembali sejumlah saksi, termasuk mantan Menteri Agama, untuk dimintai keterangan terkait konstruksi perkara ini.