Pisah Sambut Komandan Lanal Nunukan, Perkuat Sinergi dan Pengamanan Perbatasan NKRI
Pisah Sambut Komandan Lanal Nunukan, Perkuat Sinergi dan Pengamanan Perbatasan NKRI
Nunukan — Markas Komando Pangkalan TNI AL (Lanal) Nunukan menggelar acara pisah sambut Komandan Lanal pada 4 April 2026, dalam suasana penuh khidmat dan kebersamaan. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menjaga kesinambungan kepemimpinan serta memperkuat sinergi lintas instansi dalam menjaga wilayah perbatasan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Dalam acara tersebut, Komandan Lanal Nunukan yang baru, Kolonel Laut (P) Slamet Ariyadi, menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas dedikasi pejabat sebelumnya, Kolonel Laut (P) Primayantha Maulana Malik, yang dinilai telah berhasil menjalankan tugas dengan baik serta membangun fondasi kuat selama masa kepemimpinannya di wilayah perbatasan.
Dalam sambutannya, Komandan baru menekankan pentingnya memperkuat sinergi antar instansi, baik TNI, Polri, pemerintah daerah, maupun unsur masyarakat, guna menjaga stabilitas keamanan di wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia.
Acara tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting daerah, di antaranya Bupati Nunukan Haji Irwan Sabri, jajaran DPRD Nunukan, unsur Forkopimda, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta berbagai organisasi kemasyarakatan. Hadir pula Komandan Kodim 0911/Nunukan, Kapolres Nunukan, Kepala Bea Cukai, Ketua Pengadilan Negeri, Kejaksaan Negeri, Imigrasi, KSOP, hingga kalangan pengusaha lokal.
Beberapa tokoh pengusaha yang turut hadir antara lain Haji Anca selaku Ketua Asosiasi SPBU PT Cahaya Nunukan, serta Haji Suardi dan Haji Rustan Jaya.
Dalam kesempatan tersebut, Komandan lama menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak atas dukungan selama dirinya bertugas kurang lebih 1 tahun 1 bulan bersama keluarga besar Lanal Nunukan. Ia juga menyampaikan kebanggaan atas capaian Lanal Nunukan yang berhasil masuk dalam nominasi Lanal terbaik dalam menjaga perairan perbatasan NKRI di wilayah Indonesia–Malaysia pada April 2025 hingga 2026.
Sementara itu, Komandan baru memperkenalkan diri serta memohon dukungan dari seluruh elemen untuk melanjutkan program-program sinergi yang telah dibangun sebelumnya.
Dalam sambutannya, Bupati Nunukan, Haji Irwan Sabri, juga menyoroti persoalan kelangkaan BBM di wilayah Nunukan dan Sebatik. Ia menegaskan bahwa permasalahan tersebut menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
Pemerintah Kabupaten Nunukan, lanjutnya, akan merekomendasikan kepada pihak terkait, termasuk Pertamina, agar dilakukan penambahan kuota BBM guna memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah perbatasan, khususnya di Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara.
Permasalahan kelangkaan BBM ini diharapkan menjadi perhatian bersama, mengingat dampaknya yang sangat signifikan terhadap aktivitas ekonomi dan kehidupan masyarakat di wilayah perbatasan.
Acara pisah sambut ini tidak hanya menjadi seremonial pergantian jabatan, namun juga memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kedaulatan, keamanan, dan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan Indonesia.
Penulis: Ratu Sitti Samriyani
LKGSAI Nunukan, Kalimantan Utara
