Wakil Ketua LKGSAI Jawa Timur Paparkan Pengelolaan Limbah B3 Medis di IBI Trenggalek
Wakil Ketua LKGSAI Jawa Timur Paparkan Pengelolaan Limbah B3 Medis di IBI Trenggalek
Trenggalek – Wakil Ketua Lembaga Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia (LKGSAI) Jawa Timur mengisi paparan dan sosialisasi mengenai pengelolaan limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) medis dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Trenggalek.
Dalam pemaparannya, Wakil Ketua LKGSAI Jatim menekankan pentingnya pemahaman dan kepatuhan tenaga kesehatan, khususnya para bidan, terhadap tata kelola limbah B3 medis yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Limbah medis yang tidak dikelola dengan benar berpotensi menimbulkan dampak serius bagi kesehatan masyarakat serta mencemari lingkungan.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kapasitas para bidan dalam memilah, menyimpan, serta menyalurkan limbah medis kepada pihak pengelola yang berizin, sehingga risiko pencemaran dapat ditekan secara maksimal.
LKGSAI Jawa Timur menegaskan bahwa program edukasi dan sosialisasi pengelolaan limbah B3 medis ini tidak berhenti di Trenggalek saja. Ke depan, program serupa akan terus dijalankan secara berkelanjutan di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur sebagai bentuk komitmen LKGSAI dalam mendukung kesehatan lingkungan dan keselamatan masyarakat.
Melalui sinergi antara LKGSAI dan organisasi profesi kesehatan seperti IBI, diharapkan tercipta sistem pengelolaan limbah medis yang lebih tertib, aman, dan bertanggung jawab di seluruh wilayah Jawa Timur.



