Ratusan Hektare Hutan di Gunung Tukung Gundul: Diduga Libatkan Oknum Instansi dan Warga
8
Brebes, Jawa Tengah – Kerusakan hutan secara besar-besaran terjadi di kawasan Gunung Tukung, wilayah Desa Parerja, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes. Ratusan hektare hutan yang sebelumnya dipenuhi pohon jati dan berbagai jenis pohon rawa, kini berubah menjadi hamparan tanah gundul yang terlihat jelas dari kejauhan.
Pantauan warga dan pemerhati lingkungan menunjukkan bahwa kawasan yang dulunya hijau kini telah kehilangan tutupan pohon secara signifikan. Pohon jati berukuran besar yang menjadi ikon hutan Banjarharjo sudah hampir tidak dijumpai lagi. Lahan perbukitan yang dulunya rimbun kini hanya menyisakan tanah kering dan bekas potongan kayu.
Pembalakan Liar Diduga Melibatkan Oknum Instansi
Sejumlah warga menuturkan bahwa kerusakan ini bukan terjadi dalam waktu singkat. Aktivitas pembalakan dan pengangkutan kayu diduga berlangsung bertahun-tahun tanpa penindakan tegas. Bahkan, warga menduga adanya keterlibatan oknum dari beberapa instansi yang diduga memberi celah bagi para pelaku untuk leluasa menebang dan menjual kayu.
“Kalau tidak ada yang membekingi, tidak mungkin kayu jati sebanyak itu bisa keluar dari hutan,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Selain oknum instansi, beberapa warga sekitar juga diduga ikut terlibat dalam proses penebangan, baik sebagai pelaku maupun sebagai pihak yang memfasilitasi penjualan kayu.
Kerusakan Mulai Mengancam Keselamatan Warga
Penggundulan hutan tersebut kini menimbulkan kekhawatiran serius. Tanah yang kehilangan vegetasi dikhawatirkan akan memicu:
- Longsor saat intensitas hujan tinggi
- Banjir bandang di wilayah pemukiman
- Hilangnya habitat satwa liar
- Berkurangnya sumber air tanah
Tokoh masyarakat setempat menyatakan bahwa kondisi ini perlu segera ditangani sebelum menimbulkan bencana ekologis yang lebih besar.
Desakan untuk KLHK dan Aparat Penegak Hukum
Warga meminta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Polri, serta pemerintah Kabupaten Brebes untuk segera turun tangan melakukan penyelidikan.
Mereka menuntut:
- Investigasi menyeluruh terkait pihak-pihak yang diduga terlibat dalam pembalakan liar.
- Penindakan tegas terhadap oknum instansi maupun warga yang terbukti merusak hutan.
- Penghentian total aktivitas penebangan ilegal.
- Program reboisasi dan pemulihan lingkungan di kawasan Gunung Tukung.
Warga berharap laporan ini segera ditindaklanjuti, mengingat kerusakan yang terjadi telah mencapai skala yang sangat mengkhawatirkan.
