Ketua Umum LKgsai Bersama DPD Jambi Sampaikan Pengajuan Kerja Sama di Bank Tanah Indonesia
Dalam pertemuan tersebut, LKgsai menyoroti banyaknya lahan yang tidak produktif dan tidak termanfaatkan dengan baik. Ketua Umum menegaskan bahwa keberadaan tanah terbengkalai seharusnya bisa dialihkan menjadi lahan produktif, yang dapat mendukung ketahanan pangan, perkebunan rakyat, serta kegiatan ekonomi masyarakat.
Selain itu, pihak LKgsai juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap maraknya tanah yang justru digunakan sebagai lahan tambang ilegal. Aktivitas tambang tersebut dinilai tidak hanya merugikan negara dari sisi pemasukan, tetapi juga menimbulkan kerusakan lingkungan yang cukup parah serta mengganggu kehidupan sosial masyarakat sekitar.
Melalui kerja sama dengan Bank Tanah Indonesia, LKgsai berharap dapat terlibat aktif dalam proses pendataan, pengelolaan, hingga pemanfaatan lahan-lahan yang selama ini terbengkalai. Dengan demikian, tanah tersebut dapat kembali bernilai guna, mendukung program pemerintah, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.
Ketua Umum LKgsai menambahkan bahwa pihaknya siap bersinergi dengan pemerintah maupun lembaga terkait untuk mengawal proses ini agar benar-benar terlaksana sesuai aturan, transparan, dan memberikan manfaat bagi bangsa dan negara.
tim lkgsai
