Ketua DPD Jambi LKgsai Silaturahmi ke Bank Tanah Indonesia, Bahas Masalah Pertanahan dan Tambang Ilegal
Ketua DPD Jambi LKgsai Silaturahmi ke Bank Tanah Indonesia, Bahas Masalah Pertanahan dan Tambang Ilegal
Jakarta – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Jambi Lembaga Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia (LKgsai) melakukan silaturahmi ke kantor Bank Tanah Indonesia. Pertemuan ini dilakukan untuk menyampaikan berbagai persoalan yang tengah terjadi di Provinsi Jambi, khususnya yang berkaitan dengan permasalahan tanah dan aktivitas tambang.
Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPD Jambi LKgsai menegaskan bahwa banyak sekali laporan masyarakat terkait sengketa lahan yang belum terselesaikan. Tidak hanya itu, ditemukan pula aktivitas pertambangan di wilayah Jambi yang diduga beroperasi tanpa mengantongi izin resmi atau dokumen kepemilikan lahan yang sah.
“Masalah tanah di Jambi sangat kompleks, mulai dari konflik lahan masyarakat dengan perusahaan, tanah terlantar, hingga maraknya aktivitas tambang yang berjalan tanpa surat izin. Hal ini harus menjadi perhatian serius, karena menyangkut hak masyarakat dan juga kerusakan lingkungan,” ungkap Ketua DPD Jambi LKgsai.
LKgsai berharap Bank Tanah Indonesia dapat hadir sebagai solusi dalam menyelesaikan persoalan tersebut, baik dengan mengoptimalkan fungsi tanah terlantar untuk kepentingan masyarakat maupun menertibkan lahan yang dikuasai tanpa dasar hukum jelas.
“Silaturahmi ini adalah langkah awal untuk membangun sinergi antara LKgsai dengan Bank Tanah. Kami ingin setiap permasalahan tanah di Jambi bisa mendapatkan solusi yang adil dan transparan,” tambahnya.
Pertemuan ini juga menyinggung pentingnya pengawasan bersama agar aktivitas tambang yang tidak memiliki izin resmi dapat dihentikan, sekaligus memberikan kepastian hukum bagi masyarakat yang terdampak.
