LKGSAI Gelar Persiapan Program Stop Anarkis dan Bahaya Narkoba di Jakarta
LKGSAI Gelar Persiapan Program Nasional: Stop Anarkis dan Bahaya Narkoba untuk Indonesia
Jakarta – Lembaga Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia (LKGSAI) terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga persatuan dan membangun kesadaran masyarakat. Bertempat di Jakarta, Ketua Umum LKGSAI bersama jajaran pimpinan daerah mengadakan pertemuan penting guna mematangkan persiapan kegiatan program nasional bertajuk “Stop Anarkis dan Bahaya Narkoba untuk Indonesia”.
Hadir dalam pertemuan tersebut Ketua DPC Kabupaten Tangerang, Ketua DPC Jakarta Selatan, Ketua DPC Cilegon, serta Ketua DPC Kabupaten Bekasi. Suasana pertemuan berlangsung penuh semangat dan rasa kebersamaan. Para pimpinan daerah tersebut sepakat untuk memperkuat sinergi dalam menyukseskan program besar yang akan menyentuh langsung masyarakat di berbagai lapisan.
Ketua Umum LKGSAI dalam sambutannya menegaskan bahwa Indonesia sedang menghadapi dua ancaman serius, yakni maraknya penyalahgunaan narkoba dan masih adanya potensi tindakan anarkis di tengah masyarakat. Menurutnya, kedua hal ini harus dicegah sejak dini agar tidak merusak masa depan generasi bangsa.
“Narkoba adalah musuh besar yang merusak moral, kesehatan, dan masa depan anak bangsa. Begitu juga dengan anarkisme, yang hanya akan membawa perpecahan dan merusak persatuan. Melalui kegiatan ini, LKGSAI ingin mengingatkan masyarakat bahwa menjaga keamanan dan menjauhi narkoba adalah bentuk pengabdian nyata kita untuk Indonesia,” tegas Ketua Umum.
Para Ketua DPC yang hadir juga menyampaikan komitmen masing-masing wilayah dalam mendukung gerakan ini. Ketua DPC Tangerang menekankan pentingnya memberikan edukasi kepada generasi muda agar tidak mudah terjerumus dalam pergaulan bebas yang berujung pada narkoba.
Sementara itu, Ketua DPC Jakarta Selatan menyebut bahwa kegiatan ini tidak hanya akan berupa sosialisasi, tetapi juga aksi nyata dengan melibatkan masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta aparat setempat. “Kami ingin LKGSAI hadir sebagai garda depan yang menebarkan semangat damai dan hidup sehat tanpa narkoba,” ujarnya.
Ketua DPC Cilegon menambahkan bahwa gerakan Stop Anarkis juga sangat penting untuk membangun citra bangsa yang damai dan beradab. “Kami ingin masyarakat memahami bahwa menyampaikan aspirasi itu hak, tetapi jangan dengan cara-cara anarkis. LKGSAI berdiri untuk mengajak semua pihak memilih jalan damai,” katanya.
Dari Kabupaten Bekasi, Ketua DPC menegaskan bahwa pihaknya siap menggerakkan seluruh jajaran untuk menjadi pelopor gerakan ini di wilayahnya. “Bekasi siap ikut berjuang bersama LKGSAI dalam menolak narkoba dan anarkisme. Ini bukan hanya program organisasi, tetapi panggilan moral untuk menyelamatkan bangsa,” ucapnya.
Pertemuan ditutup dengan doa bersama dan semangat kebersamaan bahwa LKGSAI akan terus hadir di tengah masyarakat, membawa pesan damai, persatuan, dan kepedulian terhadap masa depan generasi bangsa. Melalui program Stop Anarkis dan Bahaya Narkoba untuk Indonesia, LKGSAI berharap mampu memberikan kontribusi nyata dalam menjaga keutuhan bangsa serta melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter.
