LKGSAI Resmi Bentuk DPD Kalimantan Utara dan DPC Nunukan, Siap Berantas Narkoba, Pungli, dan Mafia Tanah
LKGSAI Resmi Bentuk DPD Kalimantan Utara dan DPC Nunukan, Siap Berantas Narkoba, Pungli, dan Mafia Tanah
Nunukan, 15 Juli 2025 — Semangat baru hadir di Kalimantan Utara dengan resmi terbentuknya Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Nunukan Lembaga Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia (LKGSAI). Momentum ini menjadi tonggak penting dalam upaya memperluas gerakan sosial dan pengawalan hukum LKGSAI di wilayah perbatasan Indonesia.
Dalam acara pelantikan dan pengukuhan yang berlangsung penuh semangat, Ketua DPC Nunukan, Adi Sastra, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas diterbitkannya Surat Keputusan (SK) dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LKGSAI. Dengan dukungan penuh dari 30 pengurus inti DPC Nunukan, Adi menyatakan siap menjalankan seluruh program kerja yang telah dirancang dan diturunkan oleh DPP.
“Kami bahagia dan bangga karena SK resmi dari DPP telah kami terima. Ini menjadi tanggung jawab besar yang akan kami jalankan dengan penuh integritas. Saya bersama seluruh pengurus DPC Nunukan berkomitmen penuh untuk melaksanakan program-program DPP demi kemaslahatan masyarakat Kabupaten Nunukan,” tegas Adi dalam sambutannya.
Sementara itu, Ketua DPD LKGSAI Kalimantan Utara dalam pernyataannya menegaskan bahwa kehadiran LKGSAI di Kalimantan Utara bukan hanya sebagai simbol organisasi, melainkan sebagai kekuatan nyata dalam melindungi rakyat dari kejahatan sistemik seperti peredaran narkoba, pungutan liar (pungli), mafia tanah, dan berbagai bentuk ketidakadilan lainnya.
“Kami tidak akan tinggal diam. DPD Kalimantan Utara akan terus bergandengan tangan bersama seluruh DPC se-Kalimantan Utara untuk menumpas segala bentuk kejahatan yang merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat. LKGSAI hadir bukan untuk kompromi, tapi untuk berjuang bersama rakyat,” tegas Ketua DPD.
LKGSAI juga menyerukan sinergi dengan aparat penegak hukum, tokoh adat, tokoh agama, dan pemuda dalam menjalankan misi sosial dan advokasi hukum yang bersih dan profesional. Langkah ini dianggap strategis untuk menciptakan Kalimantan Utara yang bersih dari mafia dan kejahatan terorganisir, terlebih mengingat letak wilayah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga serta rawan penyelundupan dan peredaran narkotika.
Dalam akhir sambutannya, Ketua DPC dan DPD menyampaikan salam perjuangan khas LKGSAI:
“Salam Maju… Apa Bisa Tahan!”
Dengan semangat yang berkobar, struktur kepengurusan LKGSAI di Kalimantan Utara kini resmi terbentuk dan siap menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan keadilan sosial, hukum, dan kemanusiaan di Bumi Benuanta.
