Panen Perdana di Kampung Wanam, Papua Selatan, Jadi Simbol Kebangkitan Pertanian Timur Indonesia
Panen Perdana di Kampung Wanam, Papua Selatan, Jadi Simbol Kebangkitan Pertanian Timur Indonesia
Merauke, Papua Selatan — Momentum bersejarah terjadi di Kampung Wanam, Distrik Ilwayab, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, dengan dilaksanakannya panen perdana pada lahan sawah cetak seluas 4 hektare. Panen ini bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan menjadi simbol awal kebangkitan pertanian dari wilayah timur Indonesia.
Dalam panen perdana ini, para petani berhasil memanen gabah kering sebanyak 2,5 hingga 2,8 ton per hektare. Capaian ini tergolong cukup menjanjikan, mengingat sistem tanam yang digunakan masih berupa tanam hambur. Ke depan, produktivitas pertanian di wilayah ini diyakini dapat meningkat signifikan dengan penerapan sistem tanam jajar legowo, pemupukan tepat waktu, serta perawatan berbasis teknologi pertanian modern.
Pengurus DPC Lembaga Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia turut hadir dan menyatakan dukungan penuh terhadap program ketahanan pangan nasional yang dijalankan melalui perluasan dan intensifikasi lahan pertanian di kawasan timur Indonesia.
“Kami sangat mendukung program pangan ini. Pertanian adalah kekuatan bangsa. Mari kita bertani dan bangkitkan potensi Indonesia dari timur,” ujar salah satu pengurus.
Panen ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi para petani lokal serta membuka peluang pengembangan pertanian berkelanjutan di Papua Selatan. Pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan terus mendorong peningkatan kapasitas petani melalui pelatihan, pendampingan teknologi, dan dukungan sarana prasarana pertanian.
