KECELAKAAN MAUT DI KONAWE: SOPIR MOBIL CARRY TEWAS DI TEMPAT
Konawe, 24 Maret 2025 — Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Jalan Poros Konawe-Kolaka, tepatnya di Desa Kumapo, Kecamatan Onembute, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, pada Senin dini hari (24/03/2025) sekitar pukul 03.15 WITA. Insiden tersebut melibatkan sebuah mobil dump truk dengan nomor polisi DB 8479 AP dan sebuah mobil minibus jenis Carry bernomor polisi DT 8812 GE, yang mengakibatkan sopir mobil Carry tewas di lokasi kejadian.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Mochammad Risal Najamuddin, pria berusia 30 tahun yang mengemudikan mobil Carry bermuatan ikan basah. Sementara dump truk yang terlibat dalam kecelakaan tersebut dikemudikan oleh Hendri Herdiansyah, yang diketahui melaju dari arah Kolaka menuju Kendari.
Kapolsek Onembute, IPTU Andi Abd Gafur, saat dikonfirmasi oleh beberapa awak media, membenarkan adanya peristiwa nahas tersebut. Ia menjelaskan kronologi kejadian yang diduga berawal dari sopir mobil Carry yang mengantuk, sehingga kendaraan oleng ke jalur berlawanan dan bertabrakan langsung dengan dump truk yang datang dari arah berlawanan.
“Kecelakaan terjadi di Jalan Poros Konawe-Kolaka, tepatnya di Desa Kumapo. Mobil Carry bermuatan ikan basah yang dikemudikan korban datang dari arah Kendari. Diduga sopir dalam kondisi mengantuk sehingga hilang kendali dan bertabrakan dengan dump truk dari arah berlawanan,” ungkap IPTU Andi Abd Gafur.
Akibat benturan keras tersebut, korban Mochammad Risal Najamuddin mengalami luka parah dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Jenazah korban kemudian dievakuasi oleh petugas bersama warga sekitar ke fasilitas medis terdekat.
Beberapa saksi mata di lokasi kejadian menyebutkan bahwa sebelum kecelakaan terjadi, mobil Carry yang memuat ikan tersebut melaju sendiri di jalan yang sepi. Salah satu warga yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan, kemungkinan besar sopir kelelahan dan mengantuk karena mengemudi pada waktu dini hari.
“Sopir mobil Carry itu jalan sendiri, mungkin dia capek atau mengantuk. Tiba-tiba kami dengar suara tabrakan keras,” tutur seorang warga di sekitar lokasi.
Saat ini, pihak Kepolisian Sektor Onembute telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memintai keterangan dari sejumlah saksi. Kasus kecelakaan ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti terjadinya insiden maut tersebut.
IPTU Andi Abd Gafur juga mengimbau kepada seluruh pengendara untuk lebih berhati-hati, terutama saat melintas di jalan-jalan sepi dan pada waktu malam hingga dini hari. Ia mengingatkan pentingnya istirahat yang cukup sebelum berkendara guna menghindari risiko kecelakaan akibat kelelahan dan mengantuk.
