POLSEK KENJERAN GELAR MINGGU KASIH DI GEREJA NAZARETH, PERKUAT SINERGI POLRI DAN JEMAAT
POLSEK KENJERAN GELAR MINGGU KASIH DI GEREJA NAZARETH, PERKUAT SINERGI POLRI DAN JEMAAT
SURABAYA — Lembaga Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia (LKGSAI) menyampaikan kegiatan Polsek Kenjeran, Polres Pelabuhan Tanjung Perak, yang menggelar program Minggu Kasih di Gereja Protestan Nazareth, Jalan Wiratno No. 40, Kompleks TNI AL, Kelurahan Sukolilo Baru, Kecamatan Bulak, Surabaya, Minggu (25/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.45 hingga 09.30 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Kenjeran, Kompol Yuyus Andriastanto, S.H., M.H., sebagai upaya mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat, khususnya dengan tokoh agama serta jemaat gereja.
Kedatangan Kapolsek Kenjeran disambut oleh Pendeta Ferdinand Onesimus Marbun, S.Si., Teol. Turut hadir Kanit Binmas Ipda Tonny Arisandy, sejumlah personel Polsek Kenjeran, pengurus gereja, serta jemaat Gereja Protestan Nazareth.
Minggu Kasih Menjadi Ruang Komunikasi dan Silaturahmi
Dalam kegiatan tersebut, Kompol Yuyus Andriastanto menegaskan bahwa program Minggu Kasih bukan sekadar kunjungan kepolisian, melainkan juga menjadi sarana membangun komunikasi, memperkuat silaturahmi, dan menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.
Menurutnya, terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif membutuhkan dukungan serta keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama dan komunitas jemaat gereja.
“Melalui Minggu Kasih, kami ingin membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat, termasuk tokoh agama dan jemaat gereja. Kami berharap dukungan serta kerja sama seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kenjeran,” ujar Kompol Yuyus.
Pendekatan humanis melalui kegiatan keagamaan seperti ini diharapkan dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian sekaligus menciptakan hubungan yang harmonis di tengah keberagaman kehidupan sosial.
Kapolsek Imbau Masyarakat Waspadai Hoaks
Selain mempererat hubungan dengan masyarakat, Kapolsek Kenjeran juga mengingatkan jemaat dan pengurus gereja agar lebih bijak dalam menerima serta menyebarkan informasi, terutama informasi yang beredar melalui media sosial.
Ia mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai kabar yang belum jelas sumber dan kebenarannya. Setiap informasi perlu diperiksa terlebih dahulu sebelum dibagikan kepada orang lain agar tidak menimbulkan keresahan, kesalahpahaman, maupun gangguan terhadap situasi kamtibmas.
Kompol Yuyus juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan layanan kepolisian apabila membutuhkan bantuan atau hendak melaporkan gangguan keamanan.
“Apabila masyarakat membutuhkan bantuan kepolisian atau ingin melaporkan gangguan kamtibmas, silakan menghubungi layanan hotline 110. Kami berharap masyarakat tidak ragu menyampaikan laporan agar dapat segera ditindaklanjuti sesuai prosedur,” tambahnya.
Perkuat Toleransi dan Kebersamaan
Kegiatan Minggu Kasih berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kebersamaan. Setelah penyampaian pesan-pesan kamtibmas, acara dilanjutkan dengan ramah tamah antara jajaran Polsek Kenjeran, pengurus gereja, dan jemaat, kemudian ditutup dengan foto bersama.
Pengurus Gereja Protestan Nazareth menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap program Minggu Kasih dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.
Sinergi antara kepolisian dan tokoh agama dinilai penting dalam membangun lingkungan yang aman, memperkuat toleransi, serta menjaga kerukunan antarwarga.
Melalui kegiatan ini, Polsek Kenjeran menunjukkan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga melalui pendekatan persuasif, dialogis, dan humanis.
Diharapkan, komunikasi yang terjalin antara Polri dan masyarakat dapat semakin kuat sehingga berbagai persoalan kamtibmas dapat diantisipasi dan ditangani secara bersama-sama demi terciptanya wilayah Kenjeran yang aman, damai, dan kondusif.
(Mr Abu Nawas)
