DPD LKGSAI Jatim Dukung Pemdes Wates Siapkan CFD, Dorong UMKM dan Ekonomi Masyarakat
KEDIRI, 9 September 2026 — Pemerintah Desa (Pemdes) Wates, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, terus mematangkan persiapan pembukaan Car Free Day (CFD) yang ditargetkan mulai digelar pada 27 September 2026.
Rencana tersebut mendapat dukungan dari Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia (DPD LKGSAI) Jawa Timur) di bawah kepemimpinan Ketua DPD LKGSAI Jawa Timur, Purnomo, S.H.
LKGSAI turut dilibatkan dalam mendukung persiapan dan pelaksanaan CFD bersama Pemerintah Desa Wates dan panitia penyelenggara. Sinergi tersebut diharapkan dapat membantu memastikan kegiatan berjalan tertib, aman, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Kehadiran CFD di Wates menjadi momentum yang telah lama dinantikan masyarakat. Wacana penyelenggaraan kegiatan tersebut bahkan telah digagas sejak sekitar lima tahun lalu.
Kepala Desa Wates, Darmawan Amril Nurmam, mengatakan persiapan CFD telah dilakukan sekitar dua bulan terakhir. Pemdes bersama panitia terus melakukan koordinasi dan pertemuan guna mematangkan konsep maupun teknis pelaksanaan.
“Pemantapan terus kita lakukan dan juga terus komunikasi. Karena ini kegiatan yang mulia, jangan sampai kegiatan ini gagal,” ujar Darmawan, Rabu (9/9/2026).
Pemdes Wates juga telah melakukan proses perizinan dan memperoleh dukungan dari sejumlah dinas terkait.
Rencananya, CFD akan dipusatkan di kawasan Bundaran Wates, kemudian jalurnya memanjang ke arah barat hingga timur SPBU Wates. Jalur yang disiapkan memiliki panjang kurang lebih satu kilometer.
CFD direncanakan berlangsung setiap Minggu pagi mulai pukul 06.00 WIB hingga selesai. Namun, untuk pelaksanaan perdana, waktu tersebut masih dapat disesuaikan dengan kondisi di lapangan karena sekaligus menjadi tahap uji coba.
Dorong Pertumbuhan UMKM
Selain menjadi ruang publik untuk olahraga, rekreasi, dan berkumpulnya masyarakat, CFD Wates juga diarahkan menjadi salah satu sarana untuk menggerakkan perekonomian warga.
Pemdes Wates berharap kegiatan tersebut dapat memberikan ruang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memasarkan produk mereka.
“Tujuannya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, supaya warga punya tempat untuk berjualan dan masyarakat dari luar juga datang ke Wates,” kata Darmawan saat ditemui di kantor desa.
Antusiasme pelaku UMKM terhadap rencana CFD tersebut mulai terlihat. Lebih dari 100 pelaku usaha disebut telah menyatakan ketertarikannya untuk ikut berjualan dalam kegiatan tersebut.
LKGSAI Siap Bersinergi
Keterlibatan DPD LKGSAI Jawa Timur dalam persiapan CFD Wates menjadi bagian dari komitmen organisasi untuk ikut mendorong kegiatan yang memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat.
Di bawah kepemimpinan Purnomo, S.H., DPD LKGSAI Jawa Timur diharapkan dapat terus membangun sinergi dengan pemerintah daerah, pemerintah desa, serta berbagai elemen masyarakat dalam mendukung kegiatan positif dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
CFD Wates diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan mingguan, tetapi dapat berkembang menjadi ruang publik sekaligus ikon baru Desa Wates yang mampu menarik masyarakat dari berbagai wilayah serta membuka peluang ekonomi bagi warga setempat.
Dengan persiapan yang terus dilakukan, Pemdes Wates bersama panitia dan seluruh pihak yang terlibat menargetkan pelaksanaan perdana pada 27 September 2026 dapat berjalan lancar dan menjadi awal dari kegiatan CFD yang berkelanjutan.
